alexametrics
31.7 C
Pontianak
Wednesday, August 10, 2022

Dengan Mata Berkaca-kaca, Sujiwo Berorasi Dihadapan Pendukungnya

PONTIANAK – Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo berorasi dihadapan puluhan pendukungnya, di kediamannya, Sabtu (20/6). Orasi yang dilakukan itu berkaitan dengan keputusannya mengundurkan diri sebagai Wakil Bupati Kubu Raya.

Dengan mata berkaca-kaca, ia menyampaikan kekecewaannya atas perlakuan yang ia terima dari Bupati Kubu Raya.

“Biarkan saya yang mengambil keputusan ini, biarkan saya menjadi korban. Tidak ingin saya masyarakat menjadi korban. Kesemena-menaan bupati, yang selama ini saya tahan, akan saya buktikan semuanya,” ungkap Sujiwo dengan mata berkaca-kaca, diiringi terikan massa pendukung yang memadati jalan di depan kediamannya itu.

Dia juga menyampaikan permohonan maaf kepada para pendukungnya yang setia dengan perjuangannya, serta kepercayaan atas mandat yang telah diberikan.

Baca Juga :  Komitmen Desa Kubu Raya Terapkan Transaksi Nontunai

Dirinya ingin berbuat semaksimal mungkin, namun ruang geraknya dikebiri.

“Untuk pendukung saya, mohon maaf sekali, bukannya tidak mengahrgai, tetapi karena ini pilihan, supaya daerah ini kondusif,” pungkas dia.

Massa pendukung yang memadati jalan pun sesekali massa berteriak, mulai dari ucapan takbir, hingga teriakan meminta Sujiwo untuk mencabut keputusannya.

“Jangan mundur, maju terus,” teriak sejumlah pendukung bersahut-sahut. (sti)

PONTIANAK – Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo berorasi dihadapan puluhan pendukungnya, di kediamannya, Sabtu (20/6). Orasi yang dilakukan itu berkaitan dengan keputusannya mengundurkan diri sebagai Wakil Bupati Kubu Raya.

Dengan mata berkaca-kaca, ia menyampaikan kekecewaannya atas perlakuan yang ia terima dari Bupati Kubu Raya.

“Biarkan saya yang mengambil keputusan ini, biarkan saya menjadi korban. Tidak ingin saya masyarakat menjadi korban. Kesemena-menaan bupati, yang selama ini saya tahan, akan saya buktikan semuanya,” ungkap Sujiwo dengan mata berkaca-kaca, diiringi terikan massa pendukung yang memadati jalan di depan kediamannya itu.

Dia juga menyampaikan permohonan maaf kepada para pendukungnya yang setia dengan perjuangannya, serta kepercayaan atas mandat yang telah diberikan.

Baca Juga :  Cegah Penyebaran Covid-19, Semprot Disinfektan di Asrama Militer Kodam XII Tanjungpura

Dirinya ingin berbuat semaksimal mungkin, namun ruang geraknya dikebiri.

“Untuk pendukung saya, mohon maaf sekali, bukannya tidak mengahrgai, tetapi karena ini pilihan, supaya daerah ini kondusif,” pungkas dia.

Massa pendukung yang memadati jalan pun sesekali massa berteriak, mulai dari ucapan takbir, hingga teriakan meminta Sujiwo untuk mencabut keputusannya.

“Jangan mundur, maju terus,” teriak sejumlah pendukung bersahut-sahut. (sti)

Most Read

Artikel Terbaru

/