alexametrics
23.9 C
Pontianak
Saturday, May 21, 2022

Menhub Evaluasi Kepulangan PMI dari Aruk dan Entikong

PONTIANAK – Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi melakukan evaluasi terkait persiapan penyambutan kedatangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan Warga Negara Asing (WNA) yang masuk ke Indonesia melalui PLBN Aruk (Kabupaten Sambas) dan Entikong (Kabupaten Sanggau) di Kalbar.

“Kami memang datang secara khusus atas perintah Presiden untuk memastikan lintas batas baik melalui udara, darat dan laut itu berjalan dengan baik termasuk di PLBN Aruk dan PLBN Entikong yang ada di Kalimantan Barat ini. Apa lagi kita tahu di beberapa PLBN yang ada di Kalbar ini merupakan titik perjumpaan dengan Malaysia yang rentangnya sangat panjang,” kata Budi Karya Sumadi di Sanggau, Minggu.

Baca Juga :  Subhan; Pekerja Migran Harus Dicek Teliti

Kunjungan Kerja Menhub bersama anggota Komisi V DPR RI, Lasarus beserta rombongan menyambangi langsung Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di PLBN Aruk Kabupaten Sambas dan PLBN Entikong di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.
Terkait hal itu ujar Budi Karya, pemerintah Indonesia harus mampu mendata jumlah PMI/WNI dan WNA yang melintas batas dengan suatu kualifikasi kesehatan mereka dengan baik.

“Hal itu dilakukan karena kita tidak ingin adanya varian baru Covid-19 yaitu jenis MU dan Lambda SARS CoV-2. Dan pemerintah Indonesia tidak ingin masyarakat terpapar varian baru itu,” ujar Budi Karya.

Ia menambahkan terkait hal itu, pemerintah Indonesia langsung melakukan evaluasi termasuk dengan melakukan peninjauan langsung ke PLBN Aruk dan PLBN Entikong. Dari peninjauan itu beberapa permasalahan sudah langsung dapat didata dan akan diambil bagaimana solusi agar permasalah tersebut dapat menunjang kerja yang lebih baik lagi. (ant)

PONTIANAK – Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi melakukan evaluasi terkait persiapan penyambutan kedatangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan Warga Negara Asing (WNA) yang masuk ke Indonesia melalui PLBN Aruk (Kabupaten Sambas) dan Entikong (Kabupaten Sanggau) di Kalbar.

“Kami memang datang secara khusus atas perintah Presiden untuk memastikan lintas batas baik melalui udara, darat dan laut itu berjalan dengan baik termasuk di PLBN Aruk dan PLBN Entikong yang ada di Kalimantan Barat ini. Apa lagi kita tahu di beberapa PLBN yang ada di Kalbar ini merupakan titik perjumpaan dengan Malaysia yang rentangnya sangat panjang,” kata Budi Karya Sumadi di Sanggau, Minggu.

Baca Juga :  Saleh Kurap Ditangkap di Sungai Kakap

Kunjungan Kerja Menhub bersama anggota Komisi V DPR RI, Lasarus beserta rombongan menyambangi langsung Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di PLBN Aruk Kabupaten Sambas dan PLBN Entikong di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.
Terkait hal itu ujar Budi Karya, pemerintah Indonesia harus mampu mendata jumlah PMI/WNI dan WNA yang melintas batas dengan suatu kualifikasi kesehatan mereka dengan baik.

“Hal itu dilakukan karena kita tidak ingin adanya varian baru Covid-19 yaitu jenis MU dan Lambda SARS CoV-2. Dan pemerintah Indonesia tidak ingin masyarakat terpapar varian baru itu,” ujar Budi Karya.

Ia menambahkan terkait hal itu, pemerintah Indonesia langsung melakukan evaluasi termasuk dengan melakukan peninjauan langsung ke PLBN Aruk dan PLBN Entikong. Dari peninjauan itu beberapa permasalahan sudah langsung dapat didata dan akan diambil bagaimana solusi agar permasalah tersebut dapat menunjang kerja yang lebih baik lagi. (ant)

Most Read

Artikel Terbaru

/