alexametrics
23 C
Pontianak
Wednesday, June 29, 2022

Perbanyak Vaksinasi, Level PPKM Jangan Lagi Masuk Zona Atas

PONTIANAK-Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) jangan lagi masuk pada level bahaya, hingga terjadi pengetatan beberapa waktu lalu. PPKM level 2 atau 1 masih harus dipertahankan kabupaten/kota dengan cara memperbanyak program vaksin ke masyarakat.

“Cukup terkejut kita. Ini juga warning bahwa sebanyak 11 kabupaten di Kalimantan Barat naik menjadi PPKM level tiga, yang sebelumnya PPKM level dua. Beberapa daerah tersebut misalnya Sambas, Mempawah, Sanggau, Ketapang, Sintang, Kapuas Hulu, Bengkayang, Landak, Sekadau, Melawi dan Kubu Raya,” kata Edy R.Yacoeb Ketua Komisi V DPRD Kalbar.

Dia meminta daerah-daerah tersebut tetap masuk ke PPKM zona level satu atau level dua. Misalnya Kabupaten Kayong Utara, Kota Pontianak dan Kota Singkawang harus tetap mempertahankan status PPKM level bukan ke zona bahaya.

Baca Juga :  Bumil Covid-19 Kini Beruangan Khusus

“Sebab, seperti kebiasaan masuk ke level atas, maka biasanya terjadi lagi pembatasan. Ini tentunya akan berpengaruh terhadap roda gerak ekonomi masyarakat,” tukasnya.

Dia pun meminta penetapan level PPKM pada satu wilayah yang dipengaruhi program capaian vaksinasi masyarakat harus dipercepat. Jangan lagi angkanya berada di bawah 40 persen.

“Saya optimis, gebrakan beberapa daerah akan terus memberikan program vaksinasi gratis kepada masyarakatnya. Ayo ajak terus masyarakat lakukan vaksin secara sukarela demi tercapainya Herd Immunity,” ujarnya.

Beberapa kabupaten dan kota di Kalbar capaian program vaksinasi di atas rata-rata. Misalnya Pontianak dan Singkawang, capaian vaksinasi pertama sudah di atas 40 persen. Pontianak sudah mencapai 61,76 persen untuk vaksinasi pertama. Lalu Singkawang 43,03 persen vaksinasi pertama.

Baca Juga :  Sekjen Kemenkes Vaksinasi Lansia di Mempawah

“Kami berharap kabupaten atau kota lain juga mencontoh daerah yang mencapai program vaksinasi di atas rata-rata. Saya optimis semua daerah bisa lakukan,” tukasnya.

Mantan Wakil Walikota Singkawang ini menambahkan program vaksin COVID-19 adalah solusi supaya level daerah tidak naik ke atas. Makanya dari itu, masyarakat dan seluruh komponen masyarakat jangan takut atau ragu untuk ikut vaksin.(den)

PONTIANAK-Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) jangan lagi masuk pada level bahaya, hingga terjadi pengetatan beberapa waktu lalu. PPKM level 2 atau 1 masih harus dipertahankan kabupaten/kota dengan cara memperbanyak program vaksin ke masyarakat.

“Cukup terkejut kita. Ini juga warning bahwa sebanyak 11 kabupaten di Kalimantan Barat naik menjadi PPKM level tiga, yang sebelumnya PPKM level dua. Beberapa daerah tersebut misalnya Sambas, Mempawah, Sanggau, Ketapang, Sintang, Kapuas Hulu, Bengkayang, Landak, Sekadau, Melawi dan Kubu Raya,” kata Edy R.Yacoeb Ketua Komisi V DPRD Kalbar.

Dia meminta daerah-daerah tersebut tetap masuk ke PPKM zona level satu atau level dua. Misalnya Kabupaten Kayong Utara, Kota Pontianak dan Kota Singkawang harus tetap mempertahankan status PPKM level bukan ke zona bahaya.

Baca Juga :  7 Juta Warga Perkebunan dan Desa Produktif Divaksin

“Sebab, seperti kebiasaan masuk ke level atas, maka biasanya terjadi lagi pembatasan. Ini tentunya akan berpengaruh terhadap roda gerak ekonomi masyarakat,” tukasnya.

Dia pun meminta penetapan level PPKM pada satu wilayah yang dipengaruhi program capaian vaksinasi masyarakat harus dipercepat. Jangan lagi angkanya berada di bawah 40 persen.

“Saya optimis, gebrakan beberapa daerah akan terus memberikan program vaksinasi gratis kepada masyarakatnya. Ayo ajak terus masyarakat lakukan vaksin secara sukarela demi tercapainya Herd Immunity,” ujarnya.

Beberapa kabupaten dan kota di Kalbar capaian program vaksinasi di atas rata-rata. Misalnya Pontianak dan Singkawang, capaian vaksinasi pertama sudah di atas 40 persen. Pontianak sudah mencapai 61,76 persen untuk vaksinasi pertama. Lalu Singkawang 43,03 persen vaksinasi pertama.

Baca Juga :  Riding Pagi Siang Berbagi, Kolaborasi Dompet Ummat dan Komunitas Weekend Berkendara

“Kami berharap kabupaten atau kota lain juga mencontoh daerah yang mencapai program vaksinasi di atas rata-rata. Saya optimis semua daerah bisa lakukan,” tukasnya.

Mantan Wakil Walikota Singkawang ini menambahkan program vaksin COVID-19 adalah solusi supaya level daerah tidak naik ke atas. Makanya dari itu, masyarakat dan seluruh komponen masyarakat jangan takut atau ragu untuk ikut vaksin.(den)

Most Read

Artikel Terbaru

/