alexametrics
30 C
Pontianak
Sunday, June 26, 2022

Peringatan Hari Ibu 2019, Dorong Perempuan Berdaya di Segala Sektor

PONTIANAK – Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak bersama TP PKK Pontianak menggelar perayaan Hari Ibu ke-91 di Aula Rumah Dinas Wali Kota Pontianak, pada Kamis (19/12). Di peringatan Hari Ibu tahun ini, mengambil tema perempuan berdaya Indonesia maju.

Ketua Tim Penggerak PKK Pontianak, Yanieta Arbiastutie menjelaskan bahwa peringatan Hari Ibu ke-91 yang jatuh pada 22 Desember, lebih dulu dilaksanakan pihaknya di hari ini (kemarin).

“Saya berharap dengan momentum Hari Ibu, para perempuan bisa terus inovatif dan mandiri,” katanya.

Selain perempuan sebagai pondasi keluarga, ke depan perempuan juga harus bisa mendorong perekonomian keluarga. Untuk menuju ke sana, perempuan harus perduli dengan pendidikan. Karena tingginya pendidikan perempuan secara tidak langsung juga bakal bisa menunjang perekonomian keluarga.

Baca Juga :  SMAN 1 Sambas Juara Pertama Nasional Kuis Ilmupedia Berani Jawab

Di peringatan Hari Ibu ini, lanjut dia ada banyak hal yang menjadi perhatian. Selain persoalan pendidikan, perempuan harus terus berdaya utamanya dalam kewirausahaan. Lalu, temuan pekerja anak dan kekerasan terhadap perempuan dan anak juga menjadi PR ke depan untuk dapat dilakukan pencegahan.

Dia menilai untuk perempuan yang ada di Kota Pontianak saat ini terus ingin memotivasi diri dan berkreasi. Seperti ibu-ibu yang tergabung di PKK tingkat kecamatan dan kelurahan juga dituntut untuk selalu mandiri dan kreatif. Sehingga bisa membantu perekonomian keluarga.

Berbagai program pemberdayaan buat ibu-ibu dari PKK memang telah disediakan untuk di tingkat kecamatan dan kelurahan. Di bidang pendidikan tim PKK Kota Pontianak saat ini telah membina 31 paud. Tingginya kepedulian TP PKK Pontianak di bidang pendidikan karena ingin meningkatkan sumber daya manusia Pontianak yang berkualitas. (iza)

PONTIANAK – Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak bersama TP PKK Pontianak menggelar perayaan Hari Ibu ke-91 di Aula Rumah Dinas Wali Kota Pontianak, pada Kamis (19/12). Di peringatan Hari Ibu tahun ini, mengambil tema perempuan berdaya Indonesia maju.

Ketua Tim Penggerak PKK Pontianak, Yanieta Arbiastutie menjelaskan bahwa peringatan Hari Ibu ke-91 yang jatuh pada 22 Desember, lebih dulu dilaksanakan pihaknya di hari ini (kemarin).

“Saya berharap dengan momentum Hari Ibu, para perempuan bisa terus inovatif dan mandiri,” katanya.

Selain perempuan sebagai pondasi keluarga, ke depan perempuan juga harus bisa mendorong perekonomian keluarga. Untuk menuju ke sana, perempuan harus perduli dengan pendidikan. Karena tingginya pendidikan perempuan secara tidak langsung juga bakal bisa menunjang perekonomian keluarga.

Baca Juga :  Ketuk Palu RPJMD di Tengah Pagebluk Covid-19

Di peringatan Hari Ibu ini, lanjut dia ada banyak hal yang menjadi perhatian. Selain persoalan pendidikan, perempuan harus terus berdaya utamanya dalam kewirausahaan. Lalu, temuan pekerja anak dan kekerasan terhadap perempuan dan anak juga menjadi PR ke depan untuk dapat dilakukan pencegahan.

Dia menilai untuk perempuan yang ada di Kota Pontianak saat ini terus ingin memotivasi diri dan berkreasi. Seperti ibu-ibu yang tergabung di PKK tingkat kecamatan dan kelurahan juga dituntut untuk selalu mandiri dan kreatif. Sehingga bisa membantu perekonomian keluarga.

Berbagai program pemberdayaan buat ibu-ibu dari PKK memang telah disediakan untuk di tingkat kecamatan dan kelurahan. Di bidang pendidikan tim PKK Kota Pontianak saat ini telah membina 31 paud. Tingginya kepedulian TP PKK Pontianak di bidang pendidikan karena ingin meningkatkan sumber daya manusia Pontianak yang berkualitas. (iza)

Most Read

Artikel Terbaru

/