alexametrics
31.7 C
Pontianak
Sunday, May 22, 2022

Penutupan Pasar Tradisional Hoax

PONTIANAK-Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Kota Pontianak Haryadi mengungkap, informasi tentang penutupan pasar tradisional yang beredar akibat dampak dari mewabahnya virus covid-19 adalah hoax. Akibat hal tersebut banyak masyarakat menjadi resah. Agar keresahan dikalangan masyarakat mereda, iapun telah menurunkan surat tentang klarifikasi kabar bohong itu.

“Beredar kabar tentang penutupan pasar tradisional di media sosial. Itu kabar tidak benar. Hoax, membuat resah masyarakat,” tegas Haryadi kepada Pontianak Post, Sabtu (21/3).

Agar keresahan dikalangan masyarakat tidak semakin menjadi. Iapun membuat surat yang dikeluarkan Dinas Koperasi Usaha mikro dan Perdagangan Pontianak.

Ada empat poin penting dalam surat tersebut. Yaitu penutupan pasar tradisional di Kota Pontianak tidak dibenarkan. Hingga saat ini pengoperasian pasar tradisional masih berjalan dengan baik. Kemudian lanjutnya, masyarakat dapat tetap berbelanja di pasar tradisional untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga :  Profesor Italia Klaim Virus Korona Bisa Hilang Tanpa Vaksin

Diharapkan dalam memenuhi kebutuhan pokok, masyarakat tidak kalap belanja. Karena hingga saat ini, persediaaan bahan kebutuhan pokok masih mencukupi hingga enam bulan ke depan.

Karena wabah Corona telah masuk ke Pontianak, iapun mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan kebersihan diri dan menjaga kebersihan dari pasar rakyat itu sendiri. Dalam upaya menjaga kebersihan di lingkungan pasar tradisional, pihaknya juga telah membuat satu tempat cuci tangan lengkap dengan hand sanitizer ditiap pasar tradisional.(iza)

PONTIANAK-Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Kota Pontianak Haryadi mengungkap, informasi tentang penutupan pasar tradisional yang beredar akibat dampak dari mewabahnya virus covid-19 adalah hoax. Akibat hal tersebut banyak masyarakat menjadi resah. Agar keresahan dikalangan masyarakat mereda, iapun telah menurunkan surat tentang klarifikasi kabar bohong itu.

“Beredar kabar tentang penutupan pasar tradisional di media sosial. Itu kabar tidak benar. Hoax, membuat resah masyarakat,” tegas Haryadi kepada Pontianak Post, Sabtu (21/3).

Agar keresahan dikalangan masyarakat tidak semakin menjadi. Iapun membuat surat yang dikeluarkan Dinas Koperasi Usaha mikro dan Perdagangan Pontianak.

Ada empat poin penting dalam surat tersebut. Yaitu penutupan pasar tradisional di Kota Pontianak tidak dibenarkan. Hingga saat ini pengoperasian pasar tradisional masih berjalan dengan baik. Kemudian lanjutnya, masyarakat dapat tetap berbelanja di pasar tradisional untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga :  Mati Suri, Perhotelan Ingin Segera Beroperasi

Diharapkan dalam memenuhi kebutuhan pokok, masyarakat tidak kalap belanja. Karena hingga saat ini, persediaaan bahan kebutuhan pokok masih mencukupi hingga enam bulan ke depan.

Karena wabah Corona telah masuk ke Pontianak, iapun mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan kebersihan diri dan menjaga kebersihan dari pasar rakyat itu sendiri. Dalam upaya menjaga kebersihan di lingkungan pasar tradisional, pihaknya juga telah membuat satu tempat cuci tangan lengkap dengan hand sanitizer ditiap pasar tradisional.(iza)

Most Read

Artikel Terbaru

/