alexametrics
31 C
Pontianak
Sunday, June 26, 2022

Kafilah Kalimantan Barat Masuk 10 Besar MTQN Nasional ke-28 di Padang

Sabet Tiga Piala, Kembalikan Citra Kalbar Sebagai Gudangnya Qori-Qoriah

Kafilah Kalbar masuk 10 besar di ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-28 Tingkat Nasional di Padang, Sumatera Barat. Tiga piala kemenangan berhasil diraih di event dua tahunan ini.

MARSITA RIANDINI, Padang.

SETELAH melewati babak penyisihan dari 15-18 November 2020, tiga peserta Kalbar berhasil bertarung di final. Dua di antaranya memperoleh juara 1, dan satu lainnya juara 3. Rahmawati di cabang tilawah tartil anak-anak putri meraih juara pertama dalam lomba ini. Putri dari pasangan Kasiem dan Masyudi ini berusia 12 tahun dan baru kali pertama bertanding di Tingkat Nasional.

Perwakilan dari Kubu Raya ini bersyukur, kerja kerasnya membuahkan hasil yang menggembirakan. Kasiem, ibu dari Rahmawati mengatakan semangat anaknya telah terlihat sedari balita. Sejak usia tiga tahun ia sudah diperkenalkan Alqur’an.

PEMENANG : Para peserta Kalbar yang meraih juara.

“Saya bersyukur anak saya punya kemauan dalam bidang ini. Menurut saya ini menjadi bagian syiar agama Islam. Apapun hasilnya, itu sudah kehendak Allah,” ulasnya. Ia berharap kemenangan ini semakin mendekatkan anaknya dengan Alqur’an dan tetap menjadi pribadi yang rendah hati. Kasiem turut mendampingi anak keduanya ini saat bertanding di Padang, Sumbar.

Di belakang Rahmawati, menyusul Suaibah yang meraih juara pertama dari cabang tahfiz golongan 20 juz putri. Remaja 18 tahun ini bersyukur, langkahnya di tingkat nasional bisa mengharumkan nama Kalimantan Barat.

Utusan dari Kabupaten Sekadau di tingkat Provinsi Kalbar ini sebelumnya pernah ikut MTQ cabang tahfiz golongan 5 juz. “Ya dari 5 juz langsung naik ke 20 juz. Alhamdulillah semoga ini menjadi berkah bagi saya,” ucap anak dari pasangan M Toib dan Umyani ini.

Selanjutnya ada Malika Khaira Khalqillah yang mengukir prestasi cabang tilawah anak anak putri. Ia meraih juara ketiga. Malika sudah beberapa kali bertanding di tingkat nasional. MTQ kali ini menjadi pengalaman berharga baginya. Dari usia 9 tahun, Malika telah mengharumkan nama Kalbar.

Baca Juga :  Capaian Vaksinasi Berdasar NIK Diprotes Wali Kota Pontianak

Beragam prestasi sudah ditorehkan anak dari pasangan Bambang Sunaryo dan Syarifah Mulyati ini. “Alhamdulillah saya bersyukur. Allah sudah kasih yang terbaik buat saya di ajang MTQN saat ini,” jelas peserta asal Pontianak ini.

Sementara itu, Syarhil Qur’an Putra juara terdiri dari Muhammad Isromi, Saidi, Muhammad Da’i Maftuh berhasil meraih juara Harapan 1. Khairul Bariyah untuk Cabang Tahfiz golongan 1 Juz Ma’attilawah Putri juara harapan 2, Faisal Fadli di Cabang Qiraat Sab’ah Murattal Dewasa Harapan 2. Menyusul Yusuf Mubarak juara Harapan 3 di Cabang Hifzil Qur’an Golongan 30 juz.

Kemenangan ini diumumkan pada malam penutupan MTQ ke 28 Tingkat Nasional, Padang Sumatera Barat yang berlangsung di Masjid Raya Sumbar, Jumat (20/11).

Hary Agung Tjahyadi, Kepala Biro Kesra Provinsi Kalbar mengatakan ini merupakan upaya maksimal dari sinergisitas peserta, pelatih, pengurus LPTQ dan Pemerintah Daerah. Persiapan yang dilakukan tidak hanya jelang MTQN tetapi telah dilakukan sejak tingkat Kabupaten. Pelatihan terus dilakukan meski dalam keterbatasan terkait dengan pandemi Covid-19.

“Peserta juga menunjukkan keseriusan dalam berlatih,” jelasnya seraya mengucapkan selamat kepada peserta. Kemenangan ini sekaligus meningkatkan prestasi Kalbar, berada di posisi 10 besar pada ajang yang berlangsung tiap dua tahun sekali ini. Dalam ajang ini, tuan rumah Sumatera Barat jadi juara umum.

Hary mengatakan ini menjadi bahan evaluasi ke depannya agar bisa berdaya saing dengan provinsi lain, terutama di cabang lomba yang belum memperoleh kemenangan.

“Ini menjadi bahan evaluasi kita. Melihat kemampuan dari peserta antar provinsi dari penampilan-penampilan para juara dari kategori yang kita tidak memperolehnya, maka ini menjadi tantangan untuk meningkatkan kemampuan di tahun ke depan,” ulasnya.

Namun dia bersyukur, kondisi kafilah dalam keadaan sehat hingga berakhirnya MTQ Tingkat Nasional ini, baik fisik maupun psikis, meskipun berlangsung di masa pandemi. “Alhamdulillah semua sehat baik fisik maupun psikis . Ini yang kita jaga. Ini hasil maksimal yang kita upayakan dan ini kehendak Allah,” katanya.

Baca Juga :  Utusan LPTQ Kalbar Raih Juara di MHQH Tingkat Nasional

Andi Musa, Ketua Umum LPTQ Kalbar bersyukur atas prestasi yang diraih Kafilah Kalbar. “Syukur Alhamdulillah Kafilah Kalbar masuk 10 besar pada urutan ke 10 pada MTQ Nasional XXVIII Tahun 2020 di Padang Sumbar,” jelasnya.

Tiga piala kemenangan ini, kata dia merupakan hasil kerja keras peserta, pelatih dan pengurus LPTQ Kalbar. Terutama dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat Kalbar. Tak luput pula kerja keras peserta lainnya yang sudah masuk di juara harapan 1,2 dan 3.

“Alhamdulillah tiga utusan Kalbar bisa masuk ke final dan telah diketahui posisi juaranya. Kami berterima kasih atas dukungan dari masyarakat, sehingga qori- qoriah Kalbar yang bertarung di MTQ kali ini bisa maksimal bahkan ada yang menjadi juara,” ulasnya.

Kalbar mengirim utusan sebanyak tujuh dari total delapan cabang lomba. Jumlah peserta sebanyak 45 orang. MTQN ini menjadi bahan evaluasi bagi Pengurus LPTQ Kalbar periode 2019-2024. Ke depannya, kata dia, akan dilakukan penguatan dan pembinaan untuk menemukan generasi muda yang berpotensi juara di ajang MTQ ini. Terutama dalam persiapan menuju STQ ke-26 Nasional di Maluku Utara, tahun 2021 dan MTQ N ke-29 di Kalsel, tahun 2022.

“Tentu ini jadi bahan evaluasi kami, agar ke depannya prestasi Kalbar terus meningkat dan mampu mengembalikan kejayaan Kalbar di masa lalu sebagai gudangnya qori-qoriah,” pungkasnya.
Kaharudin, Kepala Bidang Penaiszawa Kanwil Kemenag Kalbar turut berbangga dengan prestasi yang diraih para peserta. “Alhamdulillah. Semoga menjadi penyemangat  kita semua untuk terus berikhtiar dalam meningkatkan prestasi pada tahun-tahun yang akan datang,” pungkasnya. **

 

Sabet Tiga Piala, Kembalikan Citra Kalbar Sebagai Gudangnya Qori-Qoriah

Kafilah Kalbar masuk 10 besar di ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-28 Tingkat Nasional di Padang, Sumatera Barat. Tiga piala kemenangan berhasil diraih di event dua tahunan ini.

MARSITA RIANDINI, Padang.

SETELAH melewati babak penyisihan dari 15-18 November 2020, tiga peserta Kalbar berhasil bertarung di final. Dua di antaranya memperoleh juara 1, dan satu lainnya juara 3. Rahmawati di cabang tilawah tartil anak-anak putri meraih juara pertama dalam lomba ini. Putri dari pasangan Kasiem dan Masyudi ini berusia 12 tahun dan baru kali pertama bertanding di Tingkat Nasional.

Perwakilan dari Kubu Raya ini bersyukur, kerja kerasnya membuahkan hasil yang menggembirakan. Kasiem, ibu dari Rahmawati mengatakan semangat anaknya telah terlihat sedari balita. Sejak usia tiga tahun ia sudah diperkenalkan Alqur’an.

PEMENANG : Para peserta Kalbar yang meraih juara.

“Saya bersyukur anak saya punya kemauan dalam bidang ini. Menurut saya ini menjadi bagian syiar agama Islam. Apapun hasilnya, itu sudah kehendak Allah,” ulasnya. Ia berharap kemenangan ini semakin mendekatkan anaknya dengan Alqur’an dan tetap menjadi pribadi yang rendah hati. Kasiem turut mendampingi anak keduanya ini saat bertanding di Padang, Sumbar.

Di belakang Rahmawati, menyusul Suaibah yang meraih juara pertama dari cabang tahfiz golongan 20 juz putri. Remaja 18 tahun ini bersyukur, langkahnya di tingkat nasional bisa mengharumkan nama Kalimantan Barat.

Utusan dari Kabupaten Sekadau di tingkat Provinsi Kalbar ini sebelumnya pernah ikut MTQ cabang tahfiz golongan 5 juz. “Ya dari 5 juz langsung naik ke 20 juz. Alhamdulillah semoga ini menjadi berkah bagi saya,” ucap anak dari pasangan M Toib dan Umyani ini.

Selanjutnya ada Malika Khaira Khalqillah yang mengukir prestasi cabang tilawah anak anak putri. Ia meraih juara ketiga. Malika sudah beberapa kali bertanding di tingkat nasional. MTQ kali ini menjadi pengalaman berharga baginya. Dari usia 9 tahun, Malika telah mengharumkan nama Kalbar.

Baca Juga :  Kejati Tetapkan Lima Tersangka Baru

Beragam prestasi sudah ditorehkan anak dari pasangan Bambang Sunaryo dan Syarifah Mulyati ini. “Alhamdulillah saya bersyukur. Allah sudah kasih yang terbaik buat saya di ajang MTQN saat ini,” jelas peserta asal Pontianak ini.

Sementara itu, Syarhil Qur’an Putra juara terdiri dari Muhammad Isromi, Saidi, Muhammad Da’i Maftuh berhasil meraih juara Harapan 1. Khairul Bariyah untuk Cabang Tahfiz golongan 1 Juz Ma’attilawah Putri juara harapan 2, Faisal Fadli di Cabang Qiraat Sab’ah Murattal Dewasa Harapan 2. Menyusul Yusuf Mubarak juara Harapan 3 di Cabang Hifzil Qur’an Golongan 30 juz.

Kemenangan ini diumumkan pada malam penutupan MTQ ke 28 Tingkat Nasional, Padang Sumatera Barat yang berlangsung di Masjid Raya Sumbar, Jumat (20/11).

Hary Agung Tjahyadi, Kepala Biro Kesra Provinsi Kalbar mengatakan ini merupakan upaya maksimal dari sinergisitas peserta, pelatih, pengurus LPTQ dan Pemerintah Daerah. Persiapan yang dilakukan tidak hanya jelang MTQN tetapi telah dilakukan sejak tingkat Kabupaten. Pelatihan terus dilakukan meski dalam keterbatasan terkait dengan pandemi Covid-19.

“Peserta juga menunjukkan keseriusan dalam berlatih,” jelasnya seraya mengucapkan selamat kepada peserta. Kemenangan ini sekaligus meningkatkan prestasi Kalbar, berada di posisi 10 besar pada ajang yang berlangsung tiap dua tahun sekali ini. Dalam ajang ini, tuan rumah Sumatera Barat jadi juara umum.

Hary mengatakan ini menjadi bahan evaluasi ke depannya agar bisa berdaya saing dengan provinsi lain, terutama di cabang lomba yang belum memperoleh kemenangan.

“Ini menjadi bahan evaluasi kita. Melihat kemampuan dari peserta antar provinsi dari penampilan-penampilan para juara dari kategori yang kita tidak memperolehnya, maka ini menjadi tantangan untuk meningkatkan kemampuan di tahun ke depan,” ulasnya.

Namun dia bersyukur, kondisi kafilah dalam keadaan sehat hingga berakhirnya MTQ Tingkat Nasional ini, baik fisik maupun psikis, meskipun berlangsung di masa pandemi. “Alhamdulillah semua sehat baik fisik maupun psikis . Ini yang kita jaga. Ini hasil maksimal yang kita upayakan dan ini kehendak Allah,” katanya.

Baca Juga :  Sintang Tuan Rumah MTQ, Tim LPTQ dan Pemprov Kalbar Cek Kesiapan

Andi Musa, Ketua Umum LPTQ Kalbar bersyukur atas prestasi yang diraih Kafilah Kalbar. “Syukur Alhamdulillah Kafilah Kalbar masuk 10 besar pada urutan ke 10 pada MTQ Nasional XXVIII Tahun 2020 di Padang Sumbar,” jelasnya.

Tiga piala kemenangan ini, kata dia merupakan hasil kerja keras peserta, pelatih dan pengurus LPTQ Kalbar. Terutama dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat Kalbar. Tak luput pula kerja keras peserta lainnya yang sudah masuk di juara harapan 1,2 dan 3.

“Alhamdulillah tiga utusan Kalbar bisa masuk ke final dan telah diketahui posisi juaranya. Kami berterima kasih atas dukungan dari masyarakat, sehingga qori- qoriah Kalbar yang bertarung di MTQ kali ini bisa maksimal bahkan ada yang menjadi juara,” ulasnya.

Kalbar mengirim utusan sebanyak tujuh dari total delapan cabang lomba. Jumlah peserta sebanyak 45 orang. MTQN ini menjadi bahan evaluasi bagi Pengurus LPTQ Kalbar periode 2019-2024. Ke depannya, kata dia, akan dilakukan penguatan dan pembinaan untuk menemukan generasi muda yang berpotensi juara di ajang MTQ ini. Terutama dalam persiapan menuju STQ ke-26 Nasional di Maluku Utara, tahun 2021 dan MTQ N ke-29 di Kalsel, tahun 2022.

“Tentu ini jadi bahan evaluasi kami, agar ke depannya prestasi Kalbar terus meningkat dan mampu mengembalikan kejayaan Kalbar di masa lalu sebagai gudangnya qori-qoriah,” pungkasnya.
Kaharudin, Kepala Bidang Penaiszawa Kanwil Kemenag Kalbar turut berbangga dengan prestasi yang diraih para peserta. “Alhamdulillah. Semoga menjadi penyemangat  kita semua untuk terus berikhtiar dalam meningkatkan prestasi pada tahun-tahun yang akan datang,” pungkasnya. **

 

Most Read

Artikel Terbaru

/