alexametrics
26.7 C
Pontianak
Monday, May 16, 2022

Natal dan Tahun Baru, PLN Siagakan 1.400 Petugas Layanan Teknik

Guna mengantisipasi dampak buruk akibat banjir terutama yang berhubungan dengan listrik, PLN Unit Induk Wilayah Kalbar membentuk posko siaga layanan 24 jam diseluruh Unit layanan.

“Posko layanan 24 jam ini juga kami siagakan dalam rangka menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru. Hal serupa kami lakukan pada tiap-tiap momen perayaan keagamaan dimana terjadi peningkatan pemakaian energi listrik yang cukup signifikan,” ungkap Agung Murdifi, General Manager PLN UIW Kalbar, pada Sabtu (18/12).

Diakuinya, ada 30 posko layanan 24 jam yang dibentuk ; 1 posko di Kantor Wilayah, 1 posko Kantor UP2D, 8 posko di UP3 Pontianak, 7 posko di UP3 Singkawang, 8 posko di UP3 Sanggau, dan 5 posko UP3 Ketapang.

Seluruh Posko Siaga Banjir dan Nataru efektif mulai beroperasi sejak tanggal 18 Desember 2019 hingga 2 Januari 2020. Setiap posko wajib melaporkan kondisi daerah masing-masing secara berkala dan dipantau lewat WA grup yang dibentuk untuk mempermudah komunikasi.

Posko Siaga Banjir bertugas untuk mengantisipasi dampak banjir. Menurut Agung, saat terjadinya banjir, banyak instalasi listrik terendam air.

Baca Juga :  Duplikasi Jembatan Kapuas I Prioritas, Dorong Pengerjaan Tahun Ini

“Petugas posko layanan 24 jam diminta untuk siaga memantau pergerakan air dilokasi yang terdampak banjir. Jika ada instalasi listrik yang terendam air maka petugas harus segera memutuskan aliran listriknya, dan memasukkannya kembali jika kondisi sudah benar-benar kondusif untuk menghindari korban jiwa akibat tersengat aliran listrik,” imbuh Agung.

Sementara itu menurut Senior Manager Distribusi PLN UIW Kalbar, Huslan Husein (Boby), untuk meningkatkan mutu layanan jelang perayaan keagamaan seperti Natal dan tahun baru kali ini, pihaknya telah mempersiapkan 1.400 orang petugas layanan teknik yang tersebar diseluruh Unit layanan, mensiagakan I Unit UPS berkapasitas (100 kVA), 93 unit kendaraan roda empat, 184 unit kendaraan roda dua, 30 unit mobile genset, dan 3 unit tim khusus yang dapat bekerja dalam keadaan bertegangan (PDKB).

Dikatakannya pula, jelang perayaan Natal dan tahun baru, seluruh unit layanan sudah melakukan pemeliharaan instalasi dan jaringan listrik, memangkas pohon dan tanam tumbuh milik warga yang dekat dengan jaringan listrik, serta berkoordinasi dengan aparat dan tokoh masyarakat di sekitar Kantor Unit-unit Layanan.

Baca Juga :  Manjakan Konsumen, Iconnet Tawarkan Layanan Internet Rumahan dengan Harga Bersahabat

“Kami berusaha semaksimal mungkin menjaga keandalan pasokan listrik jelang perayaan natal dan tahun baru. Sehingga masyarakat merasa aman dan nyaman dalam menggunakan listrik,” tutur Boby.

Selanjutnya Boby menghimbau kepada masyarakat untuk merelakan pohon dan tanam tumbuh milik warga yang dekat dengan jaringan listrik untuk dipangkas oleh petugas, serta tidak bermain layang-layang terutama dengan menggunakan tali kawat.

Khusus warga didaerah rawan banjir, Boby juga berpesan, jika menemukan ada instalasi listrik yang terendam air atau ada potensi terjadinya gangguan listrik harap segera melapor ke Contact Center PLN 123 untuk telpon rumah, (0561) 123 untuk ponsel, website www.pln.co.id , Facebook PLN 123, mention Twitter @pln_123, bisa juga lewat aplikasi PLN Mobile, atau datang ke Kantor Layanan PLN terdekat.(Humas pln kalbar)

Guna mengantisipasi dampak buruk akibat banjir terutama yang berhubungan dengan listrik, PLN Unit Induk Wilayah Kalbar membentuk posko siaga layanan 24 jam diseluruh Unit layanan.

“Posko layanan 24 jam ini juga kami siagakan dalam rangka menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru. Hal serupa kami lakukan pada tiap-tiap momen perayaan keagamaan dimana terjadi peningkatan pemakaian energi listrik yang cukup signifikan,” ungkap Agung Murdifi, General Manager PLN UIW Kalbar, pada Sabtu (18/12).

Diakuinya, ada 30 posko layanan 24 jam yang dibentuk ; 1 posko di Kantor Wilayah, 1 posko Kantor UP2D, 8 posko di UP3 Pontianak, 7 posko di UP3 Singkawang, 8 posko di UP3 Sanggau, dan 5 posko UP3 Ketapang.

Seluruh Posko Siaga Banjir dan Nataru efektif mulai beroperasi sejak tanggal 18 Desember 2019 hingga 2 Januari 2020. Setiap posko wajib melaporkan kondisi daerah masing-masing secara berkala dan dipantau lewat WA grup yang dibentuk untuk mempermudah komunikasi.

Posko Siaga Banjir bertugas untuk mengantisipasi dampak banjir. Menurut Agung, saat terjadinya banjir, banyak instalasi listrik terendam air.

Baca Juga :  Kadin Kalbar Serahkan 50 Tabung Oksigen Kepada Kodam XII Tanjungpura

“Petugas posko layanan 24 jam diminta untuk siaga memantau pergerakan air dilokasi yang terdampak banjir. Jika ada instalasi listrik yang terendam air maka petugas harus segera memutuskan aliran listriknya, dan memasukkannya kembali jika kondisi sudah benar-benar kondusif untuk menghindari korban jiwa akibat tersengat aliran listrik,” imbuh Agung.

Sementara itu menurut Senior Manager Distribusi PLN UIW Kalbar, Huslan Husein (Boby), untuk meningkatkan mutu layanan jelang perayaan keagamaan seperti Natal dan tahun baru kali ini, pihaknya telah mempersiapkan 1.400 orang petugas layanan teknik yang tersebar diseluruh Unit layanan, mensiagakan I Unit UPS berkapasitas (100 kVA), 93 unit kendaraan roda empat, 184 unit kendaraan roda dua, 30 unit mobile genset, dan 3 unit tim khusus yang dapat bekerja dalam keadaan bertegangan (PDKB).

Dikatakannya pula, jelang perayaan Natal dan tahun baru, seluruh unit layanan sudah melakukan pemeliharaan instalasi dan jaringan listrik, memangkas pohon dan tanam tumbuh milik warga yang dekat dengan jaringan listrik, serta berkoordinasi dengan aparat dan tokoh masyarakat di sekitar Kantor Unit-unit Layanan.

Baca Juga :  PLN Kalbar Gelar Simulasi Tanggap Darurat Kebakaran dan Teror Bom

“Kami berusaha semaksimal mungkin menjaga keandalan pasokan listrik jelang perayaan natal dan tahun baru. Sehingga masyarakat merasa aman dan nyaman dalam menggunakan listrik,” tutur Boby.

Selanjutnya Boby menghimbau kepada masyarakat untuk merelakan pohon dan tanam tumbuh milik warga yang dekat dengan jaringan listrik untuk dipangkas oleh petugas, serta tidak bermain layang-layang terutama dengan menggunakan tali kawat.

Khusus warga didaerah rawan banjir, Boby juga berpesan, jika menemukan ada instalasi listrik yang terendam air atau ada potensi terjadinya gangguan listrik harap segera melapor ke Contact Center PLN 123 untuk telpon rumah, (0561) 123 untuk ponsel, website www.pln.co.id , Facebook PLN 123, mention Twitter @pln_123, bisa juga lewat aplikasi PLN Mobile, atau datang ke Kantor Layanan PLN terdekat.(Humas pln kalbar)

Most Read

Artikel Terbaru

/