alexametrics
31.7 C
Pontianak
Wednesday, August 10, 2022

2.500 Lampion Hiasi Wajah Kota

PONTIANAK – Kue keranjang berbobot dua ton, replika naga emas, dan patung tikus bakal menghiasi kegiatan Cap Go Meh, yang dimulai 6 Februari 2020 berpusat di Jalan Diponegoro.

Sekretaris Cap Go Meh Pontianak, Djie Sen mengatakan, Cap Go Meh tahun ini juga dihiasi 2.500 lampion di sepanjang Jalan Gajah Mada, Jalan Pahlawan, Jalan Diponegoro, dan Jalan Tanjungpura. “Pemasangan lampu sudah dimulai sejak 2 Januari lalu dan berakhir kemarin (20 Januari),” ungkapnya.

Cap Go Meh semakin semarak karena ada atraksi 23 naga dan 9 grup barongsai. Kemudian festival kuliner di sepanjang Jalan Diponegoro. Ada 60 stan kuliner ukuran 5×5 meter, yang menjual berbagai makanan khas Pontianak dan makanan tren yang digandrungi remaja saat ini.

Baca Juga :  Momen Imlek, Muhaimin Ajak Perkuat Kebhinekaan

Pada 6 Februari 2020, prosesi naga buka mata dilakukan pukul 07.00 di Klenteng Kwan Tie No. “Atraksi naga pada 8 Februari. Malamnya atraksi naga bersinar di Jalan Juanda, Jalan Pattimura dan berakhir di Jalan Budi Karya,” tandasnya.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono meminta tata kelola parkir selama Cap Goh Meh dibenahi. Pungutan tarif parkir mencapai Rp5.000 untuk kendaraan roda dua dikeluhkan masyarakat. “Jangan terjadi lagi pada tahun ini,” katanya.

Edi juga meminta menjaga kebersihan. Pengunjung dan penjaga stan kuliner bisa saling menjaga kebersihan. Edi mengimbau agar permainan petasan tidak dilakukan di daerah padat penduduk. Tetapi pada hari puncak permainan kembang api diberi toleransi di Jalan Gajah Mada dimulai pada pukul delapan sampai dua belas malam.

Baca Juga :  Hendri Cabut Laporan, Hakim Menolak

Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Komarudin mengatakan, akan menurunkan 230 personel, baik TNI maupun Polri untuk mengamankan imlek dan cap goh meh. Kepolisian sudah melakukan pemetaan kawasan wilayah rawan di enam kecamatan. Sejauh ini terpantau kondusif. Tidak ada titik berpotensi rawan. (iza)

PONTIANAK – Kue keranjang berbobot dua ton, replika naga emas, dan patung tikus bakal menghiasi kegiatan Cap Go Meh, yang dimulai 6 Februari 2020 berpusat di Jalan Diponegoro.

Sekretaris Cap Go Meh Pontianak, Djie Sen mengatakan, Cap Go Meh tahun ini juga dihiasi 2.500 lampion di sepanjang Jalan Gajah Mada, Jalan Pahlawan, Jalan Diponegoro, dan Jalan Tanjungpura. “Pemasangan lampu sudah dimulai sejak 2 Januari lalu dan berakhir kemarin (20 Januari),” ungkapnya.

Cap Go Meh semakin semarak karena ada atraksi 23 naga dan 9 grup barongsai. Kemudian festival kuliner di sepanjang Jalan Diponegoro. Ada 60 stan kuliner ukuran 5×5 meter, yang menjual berbagai makanan khas Pontianak dan makanan tren yang digandrungi remaja saat ini.

Baca Juga :  Malam Imlek, 300 Personil Gabungan Siaga

Pada 6 Februari 2020, prosesi naga buka mata dilakukan pukul 07.00 di Klenteng Kwan Tie No. “Atraksi naga pada 8 Februari. Malamnya atraksi naga bersinar di Jalan Juanda, Jalan Pattimura dan berakhir di Jalan Budi Karya,” tandasnya.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono meminta tata kelola parkir selama Cap Goh Meh dibenahi. Pungutan tarif parkir mencapai Rp5.000 untuk kendaraan roda dua dikeluhkan masyarakat. “Jangan terjadi lagi pada tahun ini,” katanya.

Edi juga meminta menjaga kebersihan. Pengunjung dan penjaga stan kuliner bisa saling menjaga kebersihan. Edi mengimbau agar permainan petasan tidak dilakukan di daerah padat penduduk. Tetapi pada hari puncak permainan kembang api diberi toleransi di Jalan Gajah Mada dimulai pada pukul delapan sampai dua belas malam.

Baca Juga :  Dukung Pengamanan

Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Komarudin mengatakan, akan menurunkan 230 personel, baik TNI maupun Polri untuk mengamankan imlek dan cap goh meh. Kepolisian sudah melakukan pemetaan kawasan wilayah rawan di enam kecamatan. Sejauh ini terpantau kondusif. Tidak ada titik berpotensi rawan. (iza)

Most Read

Artikel Terbaru

/