alexametrics
31 C
Pontianak
Saturday, June 25, 2022

Bongkar Sembilan Rumah

SEMBILAN rumah di wilayah Kampung Caping, Kecamatan Pontianak Tenggara yang berdiri di garis sempadan sungai bakal dibongkar oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak. Penataan di wilayah itu dilakukan dalam upaya mempercantik kawasan wisata tepian Sungai Kapuas.

Wali Kota (Wako) Pontianak Edi Rusdi Kamtono menjelaskan, pembongkaran rumah yang berdiri di garis sempadan sungai tersebut merupakan program Pemkot, dalam upaya mengurangi kawasan kumuh pinggiran sungai. Di sekitaran Kampung Caping, kata dia, ada sembilan rumah yang bakal dibongkar. Ia menjelaskan bahwa sebenarnya program tersebut sudah mulai dilakukan sejak 2 tahun lalu secara bertahap. Tujuannya untuk memperindah kawasan tepian sungai sekaligus mendukung program waterfront city.

Akan pembongkaran ini, dipastikan dia bahwa Pemkot tak semena-mena main gusur. Sebelum pembongkaran dilakukan, terlebih dulu mereka melakukan sosialisasi. Edi pun mengingatkan bahwa tak ada uang pengganti biaya pembongkaran rumah dan lahan. Sebab rumah mereka, menurut dia, berdiri di garis sempadan sungai. Namun, Pemkot dipastikan dia, akan menyediakan uang tali asih.

Baca Juga :  Keluarga Harmonis Menunjang Karier

Ia pun tak ingin dalam pembongkaran nanti justru membuat masyarakat susah. Ia mau pembongkaran dapat terselesaikan namun masyarakat juga dapat terelokasi, sehingga tidak terjadi penelantaran.

Rencana yang diungkapkan Wako tersebut dibenarkan salah satu warga yang rumahnya berdiri di garis sempadan sungai. “Informasi memang rumah yang saya tempati ini bakal dibongkar oleh pemerintah,” ujar Ernawati, salah seorang warga kepada Pontianak Post.

Kabar yang didapatkannya, pembongkaran akan dilaksanakan setelah lebaran. Namun ia berharap untuk pembongkaran rumah, juga diberikan ganti rugi. Sebab rumah yang ditempatinya ini juga memiliki Surat Keterangan Tanah (SKT). Ia pun bingung, jika rumah tersebut dibongkar tanpa ganti rugi. Sebab akan kemana pindah, menjadi pikiran utama dalam kepalanya saat ini. (iza)

SEMBILAN rumah di wilayah Kampung Caping, Kecamatan Pontianak Tenggara yang berdiri di garis sempadan sungai bakal dibongkar oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak. Penataan di wilayah itu dilakukan dalam upaya mempercantik kawasan wisata tepian Sungai Kapuas.

Wali Kota (Wako) Pontianak Edi Rusdi Kamtono menjelaskan, pembongkaran rumah yang berdiri di garis sempadan sungai tersebut merupakan program Pemkot, dalam upaya mengurangi kawasan kumuh pinggiran sungai. Di sekitaran Kampung Caping, kata dia, ada sembilan rumah yang bakal dibongkar. Ia menjelaskan bahwa sebenarnya program tersebut sudah mulai dilakukan sejak 2 tahun lalu secara bertahap. Tujuannya untuk memperindah kawasan tepian sungai sekaligus mendukung program waterfront city.

Akan pembongkaran ini, dipastikan dia bahwa Pemkot tak semena-mena main gusur. Sebelum pembongkaran dilakukan, terlebih dulu mereka melakukan sosialisasi. Edi pun mengingatkan bahwa tak ada uang pengganti biaya pembongkaran rumah dan lahan. Sebab rumah mereka, menurut dia, berdiri di garis sempadan sungai. Namun, Pemkot dipastikan dia, akan menyediakan uang tali asih.

Baca Juga :  Sempat Singgah di Meseum Kalbar, Jelajah Nusantara Berakhir di Tugu Libra Merauke

Ia pun tak ingin dalam pembongkaran nanti justru membuat masyarakat susah. Ia mau pembongkaran dapat terselesaikan namun masyarakat juga dapat terelokasi, sehingga tidak terjadi penelantaran.

Rencana yang diungkapkan Wako tersebut dibenarkan salah satu warga yang rumahnya berdiri di garis sempadan sungai. “Informasi memang rumah yang saya tempati ini bakal dibongkar oleh pemerintah,” ujar Ernawati, salah seorang warga kepada Pontianak Post.

Kabar yang didapatkannya, pembongkaran akan dilaksanakan setelah lebaran. Namun ia berharap untuk pembongkaran rumah, juga diberikan ganti rugi. Sebab rumah yang ditempatinya ini juga memiliki Surat Keterangan Tanah (SKT). Ia pun bingung, jika rumah tersebut dibongkar tanpa ganti rugi. Sebab akan kemana pindah, menjadi pikiran utama dalam kepalanya saat ini. (iza)

Most Read

Artikel Terbaru

/