alexametrics
22.8 C
Pontianak
Saturday, August 13, 2022

Bikin Marka Berjarak Seperti Posisi Start Pembalap Berlomba

Zona Hijau Covid 19 di Jalan Raya

Dinas Perhubungan bersama Satlantas Polresta Pontianak membuat marka berjarak untuk kendaraan bermotor. Dua titik lokasi jadi rujukan awal, yaitu di simpang Kantor Pajak Jalan Ahamd Yani dan Jalan Patimura. Untuk pengaplikasian, para pengendara seperti pembalap yang menempati satu persatu marka yang telah disediakan di belakang zebra cross

MIRZA AHMAD MUIN, Pontianak

SEJAK pagi (Selasa) Petugas Dinas Perhubungan dan Satlantas Polresta Kota Pontianak sudah sibuk melakukan pengalihan arus lalu lintas. Hal tersebut dilakukan karena ada pengecatan pembuatan marka berjarak buat pengendara motor.

Marka berjarak itu dibuat pada dua lokasi, yaitu di simpang empat Kantor Pajak Jalan Ahmad Yani dan Jalan Patimura. Hasil pengecatan marka berjarak itu, jika dilihat sekilas mirip seperti posisi start buat pembalap saat akan memulai lomba. Posisinya tepat di belakang garis start (zebra cross). Hanya saja, marka tersebut dibuat bersusun dan berjarak dengan tanda marka berjarak yang dicat berwarna kuning.

Baca Juga :  Tanpa Open House, Ini Suasana Sederhana di Kediaman Wali Kota Pontianak

Kepala Dinas Perhubungan Kota Pontianak, Utin Srilena Candramidi menjelaskan, marka berjarak itu dibuat dalam upaya pencegahan penyebaran virus covid-19 di jalanan. Itu karena ia tidak ingin terdapat klaster baru yang mungkin saja bisa terjadi penularan saat berada di jalan raya.

Dua tempat ini yaitu di simpang Kantor Pajak Jalan Ahmad Yani dan Jalan Patimura dipilih karena melihat kendaraan bermotor lebih sedikit. Artinya jarang terjadi penumpukan kendaraan.

Maka dari itu dua lokasinya dipilih buat menerapkan marka berjarak. Dalam pengawasan nanti, selain dilakukan pemantauan langsung, juga akan dilihat dengan menggunakan CCTV yang telah terpasang di lokasi itu.

“Selain itu kami juga akan menggunakan speaker buat mengingatkan pengendara apabila ditemukan melakukan kesalahan penggunaan marka,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pontianak Kekurangan Guru

Jika pengerjaan Marka berjarak ini sudah selesai dan catnya sudah kering. Maka secepatnya akan digunakan. Dia memprediksi, besok sudah mulai bisa dioperasikan. Ia meyakini, pengendara tak lagi berkerumun. Karena melalui marka ini sangat jelas aturan bagi pengendara motor buat mengatur jaraknya.

Meski demikian ditahap awal ini sosialisasi akan dilakukan. Tujuannya agar pengendara benar-benar paham tentang penggunaan marka berjarak ini. Selain lebih rapi, diyakini penyebaran covid-19 dijalan bisa diminimalisir.

Dalam sosialisasi marka berjarak di dua lokasi ini, pihaknya sambil melihat dan mengkaji. Jika berjalan sesuai harapan bukan tidak mungkin akan dilakukan penambahan marka berjarak. Utamanya dilokasi yang dianggap cocok dan tidak menimbulkan kemacetan.(*)

Zona Hijau Covid 19 di Jalan Raya

Dinas Perhubungan bersama Satlantas Polresta Pontianak membuat marka berjarak untuk kendaraan bermotor. Dua titik lokasi jadi rujukan awal, yaitu di simpang Kantor Pajak Jalan Ahamd Yani dan Jalan Patimura. Untuk pengaplikasian, para pengendara seperti pembalap yang menempati satu persatu marka yang telah disediakan di belakang zebra cross

MIRZA AHMAD MUIN, Pontianak

SEJAK pagi (Selasa) Petugas Dinas Perhubungan dan Satlantas Polresta Kota Pontianak sudah sibuk melakukan pengalihan arus lalu lintas. Hal tersebut dilakukan karena ada pengecatan pembuatan marka berjarak buat pengendara motor.

Marka berjarak itu dibuat pada dua lokasi, yaitu di simpang empat Kantor Pajak Jalan Ahmad Yani dan Jalan Patimura. Hasil pengecatan marka berjarak itu, jika dilihat sekilas mirip seperti posisi start buat pembalap saat akan memulai lomba. Posisinya tepat di belakang garis start (zebra cross). Hanya saja, marka tersebut dibuat bersusun dan berjarak dengan tanda marka berjarak yang dicat berwarna kuning.

Baca Juga :  BP3TKI (UPT BP2MI) Pontianak Musnahkan BMN

Kepala Dinas Perhubungan Kota Pontianak, Utin Srilena Candramidi menjelaskan, marka berjarak itu dibuat dalam upaya pencegahan penyebaran virus covid-19 di jalanan. Itu karena ia tidak ingin terdapat klaster baru yang mungkin saja bisa terjadi penularan saat berada di jalan raya.

Dua tempat ini yaitu di simpang Kantor Pajak Jalan Ahmad Yani dan Jalan Patimura dipilih karena melihat kendaraan bermotor lebih sedikit. Artinya jarang terjadi penumpukan kendaraan.

Maka dari itu dua lokasinya dipilih buat menerapkan marka berjarak. Dalam pengawasan nanti, selain dilakukan pemantauan langsung, juga akan dilihat dengan menggunakan CCTV yang telah terpasang di lokasi itu.

“Selain itu kami juga akan menggunakan speaker buat mengingatkan pengendara apabila ditemukan melakukan kesalahan penggunaan marka,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kunjungi Sanggar, Christiandy Bantu Alat Musik Tradisional

Jika pengerjaan Marka berjarak ini sudah selesai dan catnya sudah kering. Maka secepatnya akan digunakan. Dia memprediksi, besok sudah mulai bisa dioperasikan. Ia meyakini, pengendara tak lagi berkerumun. Karena melalui marka ini sangat jelas aturan bagi pengendara motor buat mengatur jaraknya.

Meski demikian ditahap awal ini sosialisasi akan dilakukan. Tujuannya agar pengendara benar-benar paham tentang penggunaan marka berjarak ini. Selain lebih rapi, diyakini penyebaran covid-19 dijalan bisa diminimalisir.

Dalam sosialisasi marka berjarak di dua lokasi ini, pihaknya sambil melihat dan mengkaji. Jika berjalan sesuai harapan bukan tidak mungkin akan dilakukan penambahan marka berjarak. Utamanya dilokasi yang dianggap cocok dan tidak menimbulkan kemacetan.(*)

Most Read

Artikel Terbaru

/