alexametrics
27.8 C
Pontianak
Tuesday, July 5, 2022

Telusuri Jejak Ulama Kalbar Melalui Kompetisi Film Pendek

Jejak Dakwah Islam Syekh Al-Maghribi di Tanah Kayong Menghantarkan peserta dari MAN 2 Ketapang sebagai juara 1 dalam Kompetisi Film Pendek Islami yang diadakan Bidang Penerangan Agama Islam Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Kemenag Kalbar. Lomba tingkat Provinsi ini bertajuk Jejak Wali di Nusantara.

Juara 2 dari Perkumpulan Lawang Kekayun Ketapang dengan Judul Kedatangan Habib Husein Alkadri di Negeri Laye. Kemudian juara 3 dari MAN IC Sambas dengan Judul Cahaya Terang dari Utara : Perjalanan H.Muhammad Saleh.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalbar Ridwansyah, turut hadir dalam kegiatan Penilaian yang berlangsung di Hotel Borneo, Pontianak, (19/8). Juri pada seleksi kompetisi Film Pendek Islami ini adalah Dr. H. Wajidi Sayadi, M.Ag, Penilai Ide Gagasan, Kaharudin, S. Ag, Penilai kesesuaian isi dengan tema, Rosadi, S.Ag, M.Si penilai kekuatan pesan, dan Drs. H Salman Busrah sebagai penilai kreativitas serta Delli Borneo sebagai penilai teknik visualisasi dan audio.

Baca Juga :  Wujudkan Pontianak Sebagai Kota Ramah Sepeda

Ridwansyah, Kepala Kanwil Kemenag Kalbar mengatakan kegiatan lomba film pendek ini dalam rangka persiapan penjaringan peserta yang akan diikutsertakan dalam kompetisi tingkat nasional. Pelaksanaannya, kata dia akan berlangsung dalam waktu dekat ini. “Kami berharap peserta ini ada yang dapat kita unggulkan dan menperoleh prestasi di tingkat nasional,” jelasnya.

Disamping itu, kompetisi ini untuk mengangkat sejarah napak tilas ulama nusantara dan juga mengangkat sejarah Kalbar yang memiliki ulama yang sangat dikenal. “Mudah-mudahan menjadi daya tarik wisata religi bagi masyarakat yang ingin melihat lebih dekat dapat berkunjung ke Kalbar,” ucapnya.

Peserta yang ikut pada kompetisi ini berjumlah 10 Kelompok. Diantaranya, Lembaga Simpang Mandiri – Kayong TV – Jejak Wali Dalam Seni dan Tradisi di Bumi Tanjung Pura, MAN 1 Sambas – Menelusuri Jejak Wali Allah Syaikh Nurdin Tekarang, MAN 2 Ketapang – Jejak Dakwah Islam Syekh Al-Magribi di Tanah Kayong, MAN 1 Pontianak – Jejak Wali di Nusantara (Habib Al-Husein), MAN IC sambas – Cahaya Terang dari Utara (Perjalanan H. Muhammad Saleh), MAN 3 Pontianak – Awal Mula Lahirnya Kota Pontianak (Syarif Abdurahman Al-Qadri).

  1. Saddam Asyauki Pontianak – Syekh Ahmad Khatib Sambas, Taruna Tanah Kayong – Intan Dakwah dari Kalimantan, Project Pontianak City – Film Jejak Wali Nusantara (Sayyid Husain Al-Qadri) serta Sandai TV – Kedatangan Habib Husein di Negeri Laye. (mrd)

 

Baca Juga :  Polisi Amankan 79 Penyusup Aksi; Empat Reaktif, Lima Positif Narkoba

 

Jejak Dakwah Islam Syekh Al-Maghribi di Tanah Kayong Menghantarkan peserta dari MAN 2 Ketapang sebagai juara 1 dalam Kompetisi Film Pendek Islami yang diadakan Bidang Penerangan Agama Islam Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Kemenag Kalbar. Lomba tingkat Provinsi ini bertajuk Jejak Wali di Nusantara.

Juara 2 dari Perkumpulan Lawang Kekayun Ketapang dengan Judul Kedatangan Habib Husein Alkadri di Negeri Laye. Kemudian juara 3 dari MAN IC Sambas dengan Judul Cahaya Terang dari Utara : Perjalanan H.Muhammad Saleh.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalbar Ridwansyah, turut hadir dalam kegiatan Penilaian yang berlangsung di Hotel Borneo, Pontianak, (19/8). Juri pada seleksi kompetisi Film Pendek Islami ini adalah Dr. H. Wajidi Sayadi, M.Ag, Penilai Ide Gagasan, Kaharudin, S. Ag, Penilai kesesuaian isi dengan tema, Rosadi, S.Ag, M.Si penilai kekuatan pesan, dan Drs. H Salman Busrah sebagai penilai kreativitas serta Delli Borneo sebagai penilai teknik visualisasi dan audio.

Baca Juga :  Nasutiun Usman Tutup Usia

Ridwansyah, Kepala Kanwil Kemenag Kalbar mengatakan kegiatan lomba film pendek ini dalam rangka persiapan penjaringan peserta yang akan diikutsertakan dalam kompetisi tingkat nasional. Pelaksanaannya, kata dia akan berlangsung dalam waktu dekat ini. “Kami berharap peserta ini ada yang dapat kita unggulkan dan menperoleh prestasi di tingkat nasional,” jelasnya.

Disamping itu, kompetisi ini untuk mengangkat sejarah napak tilas ulama nusantara dan juga mengangkat sejarah Kalbar yang memiliki ulama yang sangat dikenal. “Mudah-mudahan menjadi daya tarik wisata religi bagi masyarakat yang ingin melihat lebih dekat dapat berkunjung ke Kalbar,” ucapnya.

Peserta yang ikut pada kompetisi ini berjumlah 10 Kelompok. Diantaranya, Lembaga Simpang Mandiri – Kayong TV – Jejak Wali Dalam Seni dan Tradisi di Bumi Tanjung Pura, MAN 1 Sambas – Menelusuri Jejak Wali Allah Syaikh Nurdin Tekarang, MAN 2 Ketapang – Jejak Dakwah Islam Syekh Al-Magribi di Tanah Kayong, MAN 1 Pontianak – Jejak Wali di Nusantara (Habib Al-Husein), MAN IC sambas – Cahaya Terang dari Utara (Perjalanan H. Muhammad Saleh), MAN 3 Pontianak – Awal Mula Lahirnya Kota Pontianak (Syarif Abdurahman Al-Qadri).

  1. Saddam Asyauki Pontianak – Syekh Ahmad Khatib Sambas, Taruna Tanah Kayong – Intan Dakwah dari Kalimantan, Project Pontianak City – Film Jejak Wali Nusantara (Sayyid Husain Al-Qadri) serta Sandai TV – Kedatangan Habib Husein di Negeri Laye. (mrd)

 

Baca Juga :  Keburu Diciduk Aparat, Edarkan Sabu di Ngabang Gagal

 

Most Read

Artikel Terbaru

/