alexametrics
25 C
Pontianak
Sunday, May 29, 2022

Willy Sang Polisi Milenial, Edukasi Masyarakat Lewat Youtube

Wajahnya tak asing di jagat sosial media, aksinya ‘memberi pelajaran’ pengendara bandel sering menjadi viral dan trending di sosial media. Bagi pengendara bandel di jalan raya, Willy adalah ‘Polisi Resek’, namun lebih banyak warga yang melabelinya sebagai ‘Pahlawan Lalulintas’.

Shando Safela, Pontianak

Willy Septas adalah seorang polisi muda yang bertugas di Polsekwas Pelabuhan Dwikora Pontianak. Dia telah mengabdi sebagai penegak hukum selama 15 tahun. Bagi masyarakat awam, Willy hanyalah petugas polisi biasa yang menjalani tugas sehari-hari sebagai pengayom masyarakat.

Namun, bagi anak muda usia milenial, Willy adalah sosok penegak hukum yang gaul dan melek tehnologi. Wajah Willy sering muncul di sosial media seperti Youtube, Facebook dan grup aplikasi percakapan Whatsapp. Video aksinya menertibkan pengguna jalan yang bandel kadang tergolong nekat.

Willy kerap dimarahi warga yang tidak terima jika diberi peringatan. Bahkan, tak sedikit yang ‘menuduh’ Willy akan melakukan pungli di jalan. Semua itu dihadapinya dengan santai, sambil merekam semua percakapan dengan pengendara, Willy tetap senyum kepada warga yang galak kepadanya.

Baca Juga :  DPRD Kalbar Tak Ujuk-Ujuk Setujui Rp250 Miliar
Willy bersama pengendara yang tak disipilin berlalu lintas.

Willy tetap sabar memberi penjelasan tentang keselamatan berlalu lintas di jalan raya. Mulai dari wajibnya penggunaan helm berlogo SNI, hingga tata cara berlalu lintas yang benar di jalan raya. Jika bertemu pengendara yang ngeyel, Willy punya cara untuk memberinya pelajaran, yaitu dengan cara berselfie memegang kertas berisi aturan yang dilanggar pengendara. Sungguh cara yang kreatif.
Semua aksinya ia rekam dan disiarkannya kembali di channel pribadinya ‘Willy Bendot’ di Youtube.

“Saya berusaha memanfaatkan luasnya efek sosial media untuk mensosialisasikan himbauan polisi. Dengan video-video yang sering saya rekam, saya berharap masyarakat bisa paham dengan aturan lalu lintas demi keselamatan berkendara di jalan raya,” kata Willy saat ditemui Pontianak Post.

Baca Juga :  Jenazah Ihsan Adhlan Hakim, Penumpang Sriwijaya Air SJ-182 Tiba di Pontianak

“Ugal-ugalan atau berlagak seperi koboy di jalanan, bukanlah cara yang baik untuk mendekatkan diri dengan Tuhan,” sindir Willy yang pernah ditabrak pengendara yang tidak terima ia berhentikan.

“Senang bisa dikenal masyarakat, tapi lebih senang lagi bisa melakukan sesuatu yang bermanfaat setiap hari, walaupun sehari hanya sekali,”

Dalam sebuah video yang di unggah di Youtube, aksi Willy ditonton hampir 500 ribu orang. Meski bertugas di Polsekwas Pelabuhan Pontianak, Willy dikenal masyarakat hingga ke pelosok Kalbar. Namun, menjadi tenar bukanlah tujuan Willy. Diluar jam tugas pun, Willy aktif memberi himbauan di jalan raya. Semuanya dilakukannya dengan ikhlas.

“Senang bisa dikenal masyarakat, tapi lebih senang lagi bisa melakukan sesuatu yang bermanfaat setiap hari, walaupun sehari hanya sekali,” tutup Willy.**

Wajahnya tak asing di jagat sosial media, aksinya ‘memberi pelajaran’ pengendara bandel sering menjadi viral dan trending di sosial media. Bagi pengendara bandel di jalan raya, Willy adalah ‘Polisi Resek’, namun lebih banyak warga yang melabelinya sebagai ‘Pahlawan Lalulintas’.

Shando Safela, Pontianak

Willy Septas adalah seorang polisi muda yang bertugas di Polsekwas Pelabuhan Dwikora Pontianak. Dia telah mengabdi sebagai penegak hukum selama 15 tahun. Bagi masyarakat awam, Willy hanyalah petugas polisi biasa yang menjalani tugas sehari-hari sebagai pengayom masyarakat.

Namun, bagi anak muda usia milenial, Willy adalah sosok penegak hukum yang gaul dan melek tehnologi. Wajah Willy sering muncul di sosial media seperti Youtube, Facebook dan grup aplikasi percakapan Whatsapp. Video aksinya menertibkan pengguna jalan yang bandel kadang tergolong nekat.

Willy kerap dimarahi warga yang tidak terima jika diberi peringatan. Bahkan, tak sedikit yang ‘menuduh’ Willy akan melakukan pungli di jalan. Semua itu dihadapinya dengan santai, sambil merekam semua percakapan dengan pengendara, Willy tetap senyum kepada warga yang galak kepadanya.

Baca Juga :  Gagalkan Penyelundupan, 27 Warga Indonesia Ditahan di Sarawak
Willy bersama pengendara yang tak disipilin berlalu lintas.

Willy tetap sabar memberi penjelasan tentang keselamatan berlalu lintas di jalan raya. Mulai dari wajibnya penggunaan helm berlogo SNI, hingga tata cara berlalu lintas yang benar di jalan raya. Jika bertemu pengendara yang ngeyel, Willy punya cara untuk memberinya pelajaran, yaitu dengan cara berselfie memegang kertas berisi aturan yang dilanggar pengendara. Sungguh cara yang kreatif.
Semua aksinya ia rekam dan disiarkannya kembali di channel pribadinya ‘Willy Bendot’ di Youtube.

“Saya berusaha memanfaatkan luasnya efek sosial media untuk mensosialisasikan himbauan polisi. Dengan video-video yang sering saya rekam, saya berharap masyarakat bisa paham dengan aturan lalu lintas demi keselamatan berkendara di jalan raya,” kata Willy saat ditemui Pontianak Post.

Baca Juga :  DPRD Kalbar Tak Ujuk-Ujuk Setujui Rp250 Miliar

“Ugal-ugalan atau berlagak seperi koboy di jalanan, bukanlah cara yang baik untuk mendekatkan diri dengan Tuhan,” sindir Willy yang pernah ditabrak pengendara yang tidak terima ia berhentikan.

“Senang bisa dikenal masyarakat, tapi lebih senang lagi bisa melakukan sesuatu yang bermanfaat setiap hari, walaupun sehari hanya sekali,”

Dalam sebuah video yang di unggah di Youtube, aksi Willy ditonton hampir 500 ribu orang. Meski bertugas di Polsekwas Pelabuhan Pontianak, Willy dikenal masyarakat hingga ke pelosok Kalbar. Namun, menjadi tenar bukanlah tujuan Willy. Diluar jam tugas pun, Willy aktif memberi himbauan di jalan raya. Semuanya dilakukannya dengan ikhlas.

“Senang bisa dikenal masyarakat, tapi lebih senang lagi bisa melakukan sesuatu yang bermanfaat setiap hari, walaupun sehari hanya sekali,” tutup Willy.**

Most Read

Artikel Terbaru

/