alexametrics
29 C
Pontianak
Saturday, July 2, 2022

Kalbar Utus Empat Peserta, Musabaqah Hafalan Al-Qur’an dan Hadits

PONTIANAK – Lembaga Pengembangan Musabaqah Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kalbar mengirimkan empat utusan untuk mengikuti Musabaqah Hafalan Al-Qur’an dan Hadits, Pangeran Sultan Abdul ‘Aziz Alu Su’ud Tingkat Nasional XIII Tahun 2021.  Senin (22/3) peserta tiba di lokasi lomba, dan siap tampil hari ini.

Andi Musa, ketua Umum LPTQ Kalbar mengatakan, seharusnya ada lima peserta yang dikirim, namun, peserta atas nama Siti Fatimah Golongan 10 Juz Putri harus mundur dibabak seleksi. “Iya satu orang gugur duluan sebelum berangkat. Ini akan jadi bahan evaluasi kita, dan akan mencari tahu apa penyebabnya untuk perbaikan ke depan,” paparnya Senin (22/3).

Peserta yang dikirim yakni: Norma untuk golongan 15 Juz Putri, Suaibah untuk golongan 20 Juz putri, Yasir untuk golongan 20 Juz Putra,dan Ahmad Farhan Ibnu Mujahid untuk golongan 30 Juz Putra. Targetnya, kata Andi, peserta dapat meraih juara.  “Karena ini adalah lomba, maka target kita adalah selalu berprestasi. Makanya kami selalu memotivasi anak-anak bahwa berangkat mengukir prestasi, pulang membawa prestasi,” jelasnya.

Baca Juga :  Dinkes Fasilitasi Kafilah Kalbar

Menurut Andi, lomba ini merupakan lomba yang sudah ditunjuk oleh penyelenggara. Tidak melewati mekanisme pendaftaran. Peserta akan bersaing dengan peserta lain yang berasal dari seluruh Indonesia, dan beberapa pondok pesantren yang ditunjuk kedutaan Arab Saudi.

Dalam kesempatan ini, LPTQ Kalbar mengirim peserta lapis kedua, atau bukan peserta yang juara pertama saat MTQ 2020 lalu. Ini guna memberikan kesempatan kepada peserta untuk tampil di ajang nasional sebagai bentuk kaderisasi.

“Kalau yang juaranya itu kan berkesempatan tampil di MTQ Padang kemarin, dan persiapan STQ di Maluku Utara,” ungkapnya. Sedangkan peserta atas nama Suaibah, golongan 20 Juz Putri ikut dilibatkan dalam lomba ini karena sudah juara satu saat MTQ Nasional di Padang. Dengan demikian, ia tidak bisa lagi ikut di ajang serupa untuk golongan yang sama (MTQN).

Baca Juga :  Ketua LPTQ Janjikan Bonus Peserta MTQ

“Mudah-mudah peserta bisa tampil maksimal. Kami juga telah memberikan pemusatan latihan sebanyak dua kali untuk persiapan peserta lomba,” paparnya.

Andi berharap dukungan dari masyarakat Kalbar, agar ke empat peserta ini mampu tampil terbaik dan pulang membawa kemenangan. (mrd)

PONTIANAK – Lembaga Pengembangan Musabaqah Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kalbar mengirimkan empat utusan untuk mengikuti Musabaqah Hafalan Al-Qur’an dan Hadits, Pangeran Sultan Abdul ‘Aziz Alu Su’ud Tingkat Nasional XIII Tahun 2021.  Senin (22/3) peserta tiba di lokasi lomba, dan siap tampil hari ini.

Andi Musa, ketua Umum LPTQ Kalbar mengatakan, seharusnya ada lima peserta yang dikirim, namun, peserta atas nama Siti Fatimah Golongan 10 Juz Putri harus mundur dibabak seleksi. “Iya satu orang gugur duluan sebelum berangkat. Ini akan jadi bahan evaluasi kita, dan akan mencari tahu apa penyebabnya untuk perbaikan ke depan,” paparnya Senin (22/3).

Peserta yang dikirim yakni: Norma untuk golongan 15 Juz Putri, Suaibah untuk golongan 20 Juz putri, Yasir untuk golongan 20 Juz Putra,dan Ahmad Farhan Ibnu Mujahid untuk golongan 30 Juz Putra. Targetnya, kata Andi, peserta dapat meraih juara.  “Karena ini adalah lomba, maka target kita adalah selalu berprestasi. Makanya kami selalu memotivasi anak-anak bahwa berangkat mengukir prestasi, pulang membawa prestasi,” jelasnya.

Baca Juga :  Gemarikan Sebagai Sarana Edukasi

Menurut Andi, lomba ini merupakan lomba yang sudah ditunjuk oleh penyelenggara. Tidak melewati mekanisme pendaftaran. Peserta akan bersaing dengan peserta lain yang berasal dari seluruh Indonesia, dan beberapa pondok pesantren yang ditunjuk kedutaan Arab Saudi.

Dalam kesempatan ini, LPTQ Kalbar mengirim peserta lapis kedua, atau bukan peserta yang juara pertama saat MTQ 2020 lalu. Ini guna memberikan kesempatan kepada peserta untuk tampil di ajang nasional sebagai bentuk kaderisasi.

“Kalau yang juaranya itu kan berkesempatan tampil di MTQ Padang kemarin, dan persiapan STQ di Maluku Utara,” ungkapnya. Sedangkan peserta atas nama Suaibah, golongan 20 Juz Putri ikut dilibatkan dalam lomba ini karena sudah juara satu saat MTQ Nasional di Padang. Dengan demikian, ia tidak bisa lagi ikut di ajang serupa untuk golongan yang sama (MTQN).

Baca Juga :  Persiapan MTQ Kalbar di Sekadau, LPTQ Gelar Pelatihan Bimtek E-MTQ

“Mudah-mudah peserta bisa tampil maksimal. Kami juga telah memberikan pemusatan latihan sebanyak dua kali untuk persiapan peserta lomba,” paparnya.

Andi berharap dukungan dari masyarakat Kalbar, agar ke empat peserta ini mampu tampil terbaik dan pulang membawa kemenangan. (mrd)

Most Read

Artikel Terbaru

/