alexametrics
29 C
Pontianak
Thursday, May 26, 2022

Rapat Dewan Pengurus Lengkap Kadin Kalbar Dilakukan Secara Voting Terbuka

PONTIANAK- Rapat Dewan Pengurus Lengkap Kamar Dagang dan Industri Indonesia (RDPL Kadin) Kalimantan Barat di Jalan Perdana, Kecamatan Pontianak Selatan berlangsung alot, Minggu (23/5).

Meski demikian, rapat pleno pengurus Kadin Kalbar yang dihadiri 50 anggota tersebut, telah menentukan sikap dengan mengambil keputusan berdasar suara terbanyak.
Ketua Umum Kadin Kalimantan Barat, Joni Isnaini, mengatakan, sesuai dengan undangan dari Kadin Pusat bahwa pelaksanaan munas dilaksanakan 2 sampai 4 Juni 2021 mendatang.

Joni menyatakan, untuk mengikuti agenda munas tersebut, ada mekanisme di dalam AD/ART yang harus dipenuhi, yakni melaksanakan rapat pleno dengan pengurus lengkap. Mulai dari ketua, pengurus harian termasuk komisi-komisi yang ada.

“Proses hari ini memang berjalan alot. Karena memang ada mekanisme yang harus ditempuh untuk menentukan peserta utusan,” kata Joni ditemui di kantornya.

Baca Juga :  Soal Desakan Cabut Aturan Wajib PCR, Gubernur: Saya Tetap Pertahankan

Joni memaparkan, bahwa dalam rapat pleno yang dihadiri 50 peserta dari 69 pengurus, 35 peserta menyatakan bahwa pemilihan peserta utusan diserahkan dengan cara voting terbuka. Sementara 15 peserta menyatakan pemilihan harus dilakukan secara tertutup.

Karena suara terbanyak adalah voting terbuka, Joni menambahkan, maka proses pemilihan peserta utusan menyepakati untuk menyerahkan sepenuhnya kepada ketua umum Kadin Kalbar untuk menentukan Voters dalam Munas Kadin VIII di Bali.

“Dalam pleno ada riak-riak atau perbedaan pendapat itu biasa dan itu dinamika organisasi,” ucapnya.

Joni menuturkan, setelah melaksanakan rapat pleno, Kadin Kalbar selanjutnya akan mendaftar sebagai peserta kepada panitia munas Kadin di Bali.

“Setelah pendaftaran nanti, kami akan nyatakan sikap kepada calon ketua umum mana suara Kadin Kalbar akan diberikan. Yang jelas, kami siap bersinergi dengan semua calon ketua umum untuk membangun daerah,” pungkas Joni. (adg)

Baca Juga :  Ngerem Mendadak, Pengendara Motor Tewas

PONTIANAK- Rapat Dewan Pengurus Lengkap Kamar Dagang dan Industri Indonesia (RDPL Kadin) Kalimantan Barat di Jalan Perdana, Kecamatan Pontianak Selatan berlangsung alot, Minggu (23/5).

Meski demikian, rapat pleno pengurus Kadin Kalbar yang dihadiri 50 anggota tersebut, telah menentukan sikap dengan mengambil keputusan berdasar suara terbanyak.
Ketua Umum Kadin Kalimantan Barat, Joni Isnaini, mengatakan, sesuai dengan undangan dari Kadin Pusat bahwa pelaksanaan munas dilaksanakan 2 sampai 4 Juni 2021 mendatang.

Joni menyatakan, untuk mengikuti agenda munas tersebut, ada mekanisme di dalam AD/ART yang harus dipenuhi, yakni melaksanakan rapat pleno dengan pengurus lengkap. Mulai dari ketua, pengurus harian termasuk komisi-komisi yang ada.

“Proses hari ini memang berjalan alot. Karena memang ada mekanisme yang harus ditempuh untuk menentukan peserta utusan,” kata Joni ditemui di kantornya.

Baca Juga :  Dosen dan Mahasiswa IKIP Mesti Terlibat Menjadi Konselor

Joni memaparkan, bahwa dalam rapat pleno yang dihadiri 50 peserta dari 69 pengurus, 35 peserta menyatakan bahwa pemilihan peserta utusan diserahkan dengan cara voting terbuka. Sementara 15 peserta menyatakan pemilihan harus dilakukan secara tertutup.

Karena suara terbanyak adalah voting terbuka, Joni menambahkan, maka proses pemilihan peserta utusan menyepakati untuk menyerahkan sepenuhnya kepada ketua umum Kadin Kalbar untuk menentukan Voters dalam Munas Kadin VIII di Bali.

“Dalam pleno ada riak-riak atau perbedaan pendapat itu biasa dan itu dinamika organisasi,” ucapnya.

Joni menuturkan, setelah melaksanakan rapat pleno, Kadin Kalbar selanjutnya akan mendaftar sebagai peserta kepada panitia munas Kadin di Bali.

“Setelah pendaftaran nanti, kami akan nyatakan sikap kepada calon ketua umum mana suara Kadin Kalbar akan diberikan. Yang jelas, kami siap bersinergi dengan semua calon ketua umum untuk membangun daerah,” pungkas Joni. (adg)

Baca Juga :  Fokus Penanganan Stunting di Empat Daerah Baru

Most Read

Artikel Terbaru

/