alexametrics
31.7 C
Pontianak
Monday, August 8, 2022

Pleno Pemuda Pancasila Kalbar; Lanjutkan Program Firman Muntaco Hingga Akhir Masa Jabatan

PONTIANAK-Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila Provinsi Kalimantan Barat berencana menggelar pleno yang akan dilaksanakan 11 Juli 2020 mendatang.

Salah satu poin utama dalam bahasan pleno tersebut guna mencari putusan bersama, pasca meninggalnya Ketua PP, Firman Muntaco belum lama ini.

Dalam konferensi persnya, di Kantor MPW Pemuda Pancasila, Kalbar, Selasa (23/6), Wakil Ketua MPW Pemuda Pancasila Kalbar, Uti Zulkifli membenarkan bahwa PP Kalbar, akan melaksanakan pleno yang rencana digelar 11 Juli 2020 bertempat di Hotel Ibis, Pontianak.

Dijelaksan dia, diputuskannya pelaksanaan pleno PP Kalbar, setelah tadi malam (40 hari kepergian Firman Muntaco) kawan-kawan PP melakukan rapat kecil-kecilan.

Hasilnya, disepakatilah untuk melaksanakan pleno guna memenuhi aturan dari PP pusat.

Garis besarnya, buat mendiskusikan tentang kekosongan ketua PP Kalbar saat ini, dimana terdapat mekanisme yang mesti dijalankan. Mengenai hasilnya, tergantung kesepakatan teman-teman perwakilan PP daerah di 14 kabupaten kota di Kalbar.

Baca Juga :  Petani-Peternak Milenial "Menantang" Covid-19

“Karena kepengurusan almarhum Firman Muntaco itu, baru akan selesai di 2020 mendatang. Namun beliau terlebih dulu wafat, maka terjadilah kekosongan posisi ketua, dan ini yang akan dibahas dalam pleno nanti,” katanya.

Mengenai rencana pelaksanaan pleno ini, secara umum sudah diketahui oleh pengurus PP di masing-masing daerah. Namun dalam waktu dekat pihaknya juga akan menyurati ke masing-masing daerah, tentang rencana pelaksanaan pleno ini. Iapun mengajak semua kader PP untuk mensuskeskan pleno ini.

Intinya, hasil pleno nanti, merupakan keputusan bersama. Bukan keinginan kelompok-kelompok.

Pada konferensi pers tersebut, turut hadir perwakilan pengurus PP di tiga wilayah, dan Ketua Sapma Kalbar yaitu Kota Pontianak diwakili Amril Agam, Kabupaten Kubu Raya dihadiri Wahyu Harianto, Kabupaten Mempawah diwakili Herman ditambah Ketua Sapma Kalbar, Dodi Setiawan.

Baca Juga :  Pemuda Pancasila Kalbar Kecam Keras Pernyataan Girsang

Dari sampaian mereka sebagai perwakilan yang ditunjuk, secara keseluruhan menyetujui agar PP Kalbar, tetap meneruskan program almarhum Firman Muntaco sampai masa jabatannya habis di 2022 mendatang.

“Dalam suasana kebatinan kami, saat ini memang belum bisa memberikan satu jawaban. Tapi jika melihat AD/RT kepengurusan almarhum di PP Kalbar sudah melewati 50 persen masa jabatan. Karena sudah mencapai 50 persen, kami seluruh anak beliau ingin suasana kebatinan kami mengenang jasa almarhum ini. Keinginan kami melanjutkan program beliau hingga 2022 mendatang. Barulah setelah selesai, kita melaksanakan pemilihan ketua yang baru,” tandas Ketua Sapma Kalbar, Dodi Setiawan(iza)

PONTIANAK-Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila Provinsi Kalimantan Barat berencana menggelar pleno yang akan dilaksanakan 11 Juli 2020 mendatang.

Salah satu poin utama dalam bahasan pleno tersebut guna mencari putusan bersama, pasca meninggalnya Ketua PP, Firman Muntaco belum lama ini.

Dalam konferensi persnya, di Kantor MPW Pemuda Pancasila, Kalbar, Selasa (23/6), Wakil Ketua MPW Pemuda Pancasila Kalbar, Uti Zulkifli membenarkan bahwa PP Kalbar, akan melaksanakan pleno yang rencana digelar 11 Juli 2020 bertempat di Hotel Ibis, Pontianak.

Dijelaksan dia, diputuskannya pelaksanaan pleno PP Kalbar, setelah tadi malam (40 hari kepergian Firman Muntaco) kawan-kawan PP melakukan rapat kecil-kecilan.

Hasilnya, disepakatilah untuk melaksanakan pleno guna memenuhi aturan dari PP pusat.

Garis besarnya, buat mendiskusikan tentang kekosongan ketua PP Kalbar saat ini, dimana terdapat mekanisme yang mesti dijalankan. Mengenai hasilnya, tergantung kesepakatan teman-teman perwakilan PP daerah di 14 kabupaten kota di Kalbar.

Baca Juga :  Muswillub Pemuda Pancasila Lahirkan Figur Layak

“Karena kepengurusan almarhum Firman Muntaco itu, baru akan selesai di 2020 mendatang. Namun beliau terlebih dulu wafat, maka terjadilah kekosongan posisi ketua, dan ini yang akan dibahas dalam pleno nanti,” katanya.

Mengenai rencana pelaksanaan pleno ini, secara umum sudah diketahui oleh pengurus PP di masing-masing daerah. Namun dalam waktu dekat pihaknya juga akan menyurati ke masing-masing daerah, tentang rencana pelaksanaan pleno ini. Iapun mengajak semua kader PP untuk mensuskeskan pleno ini.

Intinya, hasil pleno nanti, merupakan keputusan bersama. Bukan keinginan kelompok-kelompok.

Pada konferensi pers tersebut, turut hadir perwakilan pengurus PP di tiga wilayah, dan Ketua Sapma Kalbar yaitu Kota Pontianak diwakili Amril Agam, Kabupaten Kubu Raya dihadiri Wahyu Harianto, Kabupaten Mempawah diwakili Herman ditambah Ketua Sapma Kalbar, Dodi Setiawan.

Baca Juga :  Pusat Prioritaskan Pembangunan Duplikat Jembatan Kapuas I

Dari sampaian mereka sebagai perwakilan yang ditunjuk, secara keseluruhan menyetujui agar PP Kalbar, tetap meneruskan program almarhum Firman Muntaco sampai masa jabatannya habis di 2022 mendatang.

“Dalam suasana kebatinan kami, saat ini memang belum bisa memberikan satu jawaban. Tapi jika melihat AD/RT kepengurusan almarhum di PP Kalbar sudah melewati 50 persen masa jabatan. Karena sudah mencapai 50 persen, kami seluruh anak beliau ingin suasana kebatinan kami mengenang jasa almarhum ini. Keinginan kami melanjutkan program beliau hingga 2022 mendatang. Barulah setelah selesai, kita melaksanakan pemilihan ketua yang baru,” tandas Ketua Sapma Kalbar, Dodi Setiawan(iza)

Most Read

Artikel Terbaru

/