alexametrics
26 C
Pontianak
Saturday, June 25, 2022

Usung Calon Pilkada, PKB Kalbar Tunggu Petunjuk DPP 

PONTIANAK—Gencarnya partai politik menyiapkan Bakal Calon Kepala Daerah (Bacalonkada) yang bertarung pada 7 kabupaten di Kalimantan Barat, juga menjadi perhatian parpol lain, dengan perolehan suara harus berkoalisi. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) misalnya, tetap melihat situasi dan perkembangan politik sambil terus menjalin komunikasi intens antar partai politik.

Mulyadi Tawik, Ketua DPW PKB Kalimantan Barat mengatakannya belum lama ini. Dia menyatakan bahwa persiapan PKB menghadapi Pilkada tujuh kabupaten (Sambas, Sintang, Kapuas Hulu, Sekadau, Melawi, Bengkayang dan Ketapang) adalah tetap harus berkoalisi dengan parpol lain.

”Kami (DPC PKB) di daerah tidak bisa mengusung sendiri, harus berkoalisi dengan partai politik lain. Perolehan kursi dan suara memaksa membangun koalisi searah,” katanya, Selasa(23/6) di Pontianak.

Baca Juga :  Minyak Goreng 14 Ribu Sudah Berlaku di Pontianak, Ada Saja Cara Warga Memburu

Menurutnya kembali, untuk kesiapan menyeluruh, DPW PKB sebenarnya sudah hampir rampung menyeleksi Bacalonkada untuk 7 Kabupaten di Kalbar. Namun, karena kondisi Covid-19, pihaknya tetap harus berkoordinasi kembali, ke DPP PKB di Jakarta.

Apalagi, katanya, hasil peserta Bacalonkada yang mendaftar beberapa waktu lalu, sudah diadakan profit and test, semacam uji kelayakan dan kapatutan. Nama-nama Bacalonkada mendaftar juga sudah dikirim dan menunggu pengesahan atau surat rekomendasi dari DPP PKB. “Tetapi harus menunggu petunjuk kembali dari DPP seiring perubahan jadwal Pilkada beberapa waktu lalu,” ucapnya.(den)

PONTIANAK—Gencarnya partai politik menyiapkan Bakal Calon Kepala Daerah (Bacalonkada) yang bertarung pada 7 kabupaten di Kalimantan Barat, juga menjadi perhatian parpol lain, dengan perolehan suara harus berkoalisi. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) misalnya, tetap melihat situasi dan perkembangan politik sambil terus menjalin komunikasi intens antar partai politik.

Mulyadi Tawik, Ketua DPW PKB Kalimantan Barat mengatakannya belum lama ini. Dia menyatakan bahwa persiapan PKB menghadapi Pilkada tujuh kabupaten (Sambas, Sintang, Kapuas Hulu, Sekadau, Melawi, Bengkayang dan Ketapang) adalah tetap harus berkoalisi dengan parpol lain.

”Kami (DPC PKB) di daerah tidak bisa mengusung sendiri, harus berkoalisi dengan partai politik lain. Perolehan kursi dan suara memaksa membangun koalisi searah,” katanya, Selasa(23/6) di Pontianak.

Baca Juga :  Minyak Goreng 14 Ribu Sudah Berlaku di Pontianak, Ada Saja Cara Warga Memburu

Menurutnya kembali, untuk kesiapan menyeluruh, DPW PKB sebenarnya sudah hampir rampung menyeleksi Bacalonkada untuk 7 Kabupaten di Kalbar. Namun, karena kondisi Covid-19, pihaknya tetap harus berkoordinasi kembali, ke DPP PKB di Jakarta.

Apalagi, katanya, hasil peserta Bacalonkada yang mendaftar beberapa waktu lalu, sudah diadakan profit and test, semacam uji kelayakan dan kapatutan. Nama-nama Bacalonkada mendaftar juga sudah dikirim dan menunggu pengesahan atau surat rekomendasi dari DPP PKB. “Tetapi harus menunggu petunjuk kembali dari DPP seiring perubahan jadwal Pilkada beberapa waktu lalu,” ucapnya.(den)

Most Read

Artikel Terbaru

/