alexametrics
24 C
Pontianak
Tuesday, June 28, 2022

PHRI Fasilitasi 2000 Pekerja untuk Divaksin

PONTIANAK – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kalimantan Barat berupaya mempercepat vaksinasi bagi pekerja hotel dan restoran. Ketua PHRI Kalbar, Yuliardi Qamal mengatakan, pihaknya telah mengajukan lebih dari dua ribu pekerja, dan sebagiannya telah dilakukan vaksin.

“Anggota kami yang mendaftar lewat PHRI Kalbar ada sekitar 2000an pekerja. Kemarin kerja sama PHRI dan Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Sudan ada sebanyak 500 pekerja yang divaksin,” ungkapnya, Senin (21/6).

Sisanya yang belum divaksin, dikatakan Yuliardi, sedang menunggu konfirmasi dan jadwal vaksinasi dari dinas terkait. Meski begitu, tidak semua hotel dan restoran difasilitasi oleh PHRI Kalbar, sebab ada sebagian dari anggotanya yang mengajukan vaksin secara mandiri. Dengan begitu, apabila ditotalkan, sudah lebih dari 500 pekerja hotel dan restoran yang telah divaksin.

Baca Juga :  Budidaya Jeruk Teknik Moraga Kian Bergeliat

Dalam mengimplementasikan vaksinasi untuk pekerja di sektor perhotelan dan rumah makan ini, dirinya mendapatkan informasi bahwa ada sejumlah pekerja yang masih khawatir untuk divaksin. Dirinya memaklumi kondisi tersebut, namun vaksin dinilainya menjadi salah satu cara untuk terlepas dari pandemi covid-19. Karena itu, dirinya menargetkan seluruh pekerja di sektor ini dapat mengikut vaksinasi.

“Kami sangat berharap seluruh pekerja itu divaksin. Dengan begitu, akan memberikan rasa aman kepada pekerja maupun tamu yang datang berkunjung. Mereka yang datang ke restoran atau hotel menjadi tidak ragu,” tuturnya.

Program vaksinasi ini juga menjadi harapannya dalam rangka memulihkan perekonomian, terutama di sektor jasa hotel dan restoran. Sebab selama lebih dari satu tahun, kata dia, sektor ini menjadi salah satu sektor yang mengalami kemandekan akibat pandemi covid-19. Bahkan hingga saat ini, menurutinya, masih ada ada pekerja yang terdampak.

Baca Juga :  Satar Siap Divaksin Pertama

“Masih ada pekerja yang dirumahkan, masih ada yang kerja pakai shift. Jangan sampai nanti ada hotel yang tutup karena kondisi ini,” pungkasnya.

Sementara itu, sejumlah hotel di Kalbar secara mandiri mendaftarkan karyawannya untuk mengikuti program vaksinasi. Salah satunya adalah Hotel Aston Pontianak. Arifin selaku Public Relations Manager Hotel Aston Pontianak mengatakan, selain penerapan protokol kesehatan secara ketat di lingkungan hotel, vaksinasi terhadap para karyawan juga digencarkan guna mencegah penularan covid-19.

“Aston Pontianak saat ini gencar untuk mengikuti program vaksinasi yang sedang berjalan, dengan cara melakukan pendaftaran secara kolektif untuk karyawan. Sudah tercapai sekitar 40 orang yang ikut vaksin sedangkan targetnya adalah seluruh karyawan,” tuturnya. (sti)

PONTIANAK – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kalimantan Barat berupaya mempercepat vaksinasi bagi pekerja hotel dan restoran. Ketua PHRI Kalbar, Yuliardi Qamal mengatakan, pihaknya telah mengajukan lebih dari dua ribu pekerja, dan sebagiannya telah dilakukan vaksin.

“Anggota kami yang mendaftar lewat PHRI Kalbar ada sekitar 2000an pekerja. Kemarin kerja sama PHRI dan Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Sudan ada sebanyak 500 pekerja yang divaksin,” ungkapnya, Senin (21/6).

Sisanya yang belum divaksin, dikatakan Yuliardi, sedang menunggu konfirmasi dan jadwal vaksinasi dari dinas terkait. Meski begitu, tidak semua hotel dan restoran difasilitasi oleh PHRI Kalbar, sebab ada sebagian dari anggotanya yang mengajukan vaksin secara mandiri. Dengan begitu, apabila ditotalkan, sudah lebih dari 500 pekerja hotel dan restoran yang telah divaksin.

Baca Juga :  Pelatihan Berbasis Kompetensi Dimulai

Dalam mengimplementasikan vaksinasi untuk pekerja di sektor perhotelan dan rumah makan ini, dirinya mendapatkan informasi bahwa ada sejumlah pekerja yang masih khawatir untuk divaksin. Dirinya memaklumi kondisi tersebut, namun vaksin dinilainya menjadi salah satu cara untuk terlepas dari pandemi covid-19. Karena itu, dirinya menargetkan seluruh pekerja di sektor ini dapat mengikut vaksinasi.

“Kami sangat berharap seluruh pekerja itu divaksin. Dengan begitu, akan memberikan rasa aman kepada pekerja maupun tamu yang datang berkunjung. Mereka yang datang ke restoran atau hotel menjadi tidak ragu,” tuturnya.

Program vaksinasi ini juga menjadi harapannya dalam rangka memulihkan perekonomian, terutama di sektor jasa hotel dan restoran. Sebab selama lebih dari satu tahun, kata dia, sektor ini menjadi salah satu sektor yang mengalami kemandekan akibat pandemi covid-19. Bahkan hingga saat ini, menurutinya, masih ada ada pekerja yang terdampak.

Baca Juga :  Fokus Benahi Kampung KB Percontohan

“Masih ada pekerja yang dirumahkan, masih ada yang kerja pakai shift. Jangan sampai nanti ada hotel yang tutup karena kondisi ini,” pungkasnya.

Sementara itu, sejumlah hotel di Kalbar secara mandiri mendaftarkan karyawannya untuk mengikuti program vaksinasi. Salah satunya adalah Hotel Aston Pontianak. Arifin selaku Public Relations Manager Hotel Aston Pontianak mengatakan, selain penerapan protokol kesehatan secara ketat di lingkungan hotel, vaksinasi terhadap para karyawan juga digencarkan guna mencegah penularan covid-19.

“Aston Pontianak saat ini gencar untuk mengikuti program vaksinasi yang sedang berjalan, dengan cara melakukan pendaftaran secara kolektif untuk karyawan. Sudah tercapai sekitar 40 orang yang ikut vaksin sedangkan targetnya adalah seluruh karyawan,” tuturnya. (sti)

Most Read

Artikel Terbaru

/