alexametrics
31.7 C
Pontianak
Monday, August 15, 2022

Pemkot Pontianak Ciptakan Remaja ber SDM Unggul

Tekan Nikah Muda

PONTIANAK-Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono memandang pengetahuan remaja tentang usia ideal menikah bagi perempuan 21 tahun dan laki-laki 25 tahun telah diketahui para remaja. Namun dia tak menutupi kejadian menikah muda masih ditemukan di Pontianak.

“Salah satu penyebab terjadinya nikah muda biasanya karena kecelakaan. Selain itu, perkembangan media sosial yang begitu deras juga pemicu terjadinya hal-hal negatif. Para remaja mestinya paham dan bisa menyaring informasi-informasi yang masuk melalui medsos,” ungkap Edi Rusdi Kamtono, usai menghadiri
bumi perkemahan putra wirakarya daerah Kalbar 2019, Selasa (20/10).

Di Pontianak para remaja umumnya sudah mulai sadar dengan usia ideal perkawinan. Namun tak ditutupi kejadian itu memang masih ada di Pontianak.

Baca Juga :  Hisfarsi PD IAI Kalbar Adakan Pelatihan Bagi Apoteker

Pemerintah Pontianak sudah melakukan upaya untuk menurunkan pernikahan usia muda. Caranya dengan memberikan kesempatan bagi anak muda menjadi enterpreneur. “Jadi mereka ini kita arahkan untuk berkembang berpikir inovatif dan kreatif dengan melihat peluang kerja yang bisa menghasilkan,” katanya.

Di Pontianak kata dia kota barang dan jasa. Untuk bisa menciptakan lapangan kerja, mereka mesti meningkatkan SDM dan keterampilan. Caranya dengan berinovasi serta kreativitas. Jika ini dimiliki remaja Pontianak, dia meyakini mereka akan dipakai bahkan tidak di Pontianak saja melainkan jasa mereka bisa dipakai di luar daerah. Saat ini sudah banyak remaja Pontianak yang telah berhasil.(iza)

Tekan Nikah Muda

PONTIANAK-Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono memandang pengetahuan remaja tentang usia ideal menikah bagi perempuan 21 tahun dan laki-laki 25 tahun telah diketahui para remaja. Namun dia tak menutupi kejadian menikah muda masih ditemukan di Pontianak.

“Salah satu penyebab terjadinya nikah muda biasanya karena kecelakaan. Selain itu, perkembangan media sosial yang begitu deras juga pemicu terjadinya hal-hal negatif. Para remaja mestinya paham dan bisa menyaring informasi-informasi yang masuk melalui medsos,” ungkap Edi Rusdi Kamtono, usai menghadiri
bumi perkemahan putra wirakarya daerah Kalbar 2019, Selasa (20/10).

Di Pontianak para remaja umumnya sudah mulai sadar dengan usia ideal perkawinan. Namun tak ditutupi kejadian itu memang masih ada di Pontianak.

Baca Juga :  Ada yang Histeris, Terpaksa Ditunda Vaksinasinya

Pemerintah Pontianak sudah melakukan upaya untuk menurunkan pernikahan usia muda. Caranya dengan memberikan kesempatan bagi anak muda menjadi enterpreneur. “Jadi mereka ini kita arahkan untuk berkembang berpikir inovatif dan kreatif dengan melihat peluang kerja yang bisa menghasilkan,” katanya.

Di Pontianak kata dia kota barang dan jasa. Untuk bisa menciptakan lapangan kerja, mereka mesti meningkatkan SDM dan keterampilan. Caranya dengan berinovasi serta kreativitas. Jika ini dimiliki remaja Pontianak, dia meyakini mereka akan dipakai bahkan tidak di Pontianak saja melainkan jasa mereka bisa dipakai di luar daerah. Saat ini sudah banyak remaja Pontianak yang telah berhasil.(iza)

Most Read

Artikel Terbaru

/