alexametrics
27 C
Pontianak
Sunday, June 26, 2022

Penumpang Speedboat dari Kayong Jalani Swab

PONTIANAK-Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat menggelar swab mendadak kepada seluruh penumpang speedboat. yang datang dari Kabupaten Kayong Utara di Pelabuhan Kapuas Indah Pontianak, Sabtu (23/1).

Satu persatu, penumpang yang baru turun dari speedboat langsung diambil samplenya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Harisson mengatakan, pengambilan sampel swab terhadap penumpang transportasi air dari wilayah Kabupaten Kayong Utara merupakan bentuk bantuan Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar dalam penanganan Covid-19, karena dinilainya kabupaten Kayong Utara sangat lambat dalam melakukan testing dan tracing.

“Kabupaten Kayong Utara menjadi sasaran, karena kabupaten ini Satgas Penanganan Covid-19-nya itu sedikit sekali melakukan tracing dan testing,” katanya.

Pengambilan sampel swab terhadap para penumpang tersebut, kata Harisson,  sudah sesuai dengan surat edaran Satgas Penanganan Covid-19  Nasional.

“Sesuai dengan surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 Nasional, Nomor 1 tahun 2021, bagi pelaku perjalanan dalam negeri itu harus swab Rapid Test Anti Gen,  dan longboad atau kapal motor inikan tidak melakukan Swab PCR, untuk itu, begitu mereka datang langsung kami lakukan Swab PCR,” jelasnya.

Baca Juga :  Taman Alun Kapuas-Digulis  Tutup

Hingga pekan ke dua Januari 2021, Harisson mengungkapkan Kabupaten Kayong Utara baru mengirim 22 sampel ke Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar. Di mana harusnya setiap daerah mengambil sampel 1 banding 1000 penduduk perminggu, sehingga normalnya dalam sepekan Kabupaten Kayong Utara harus mengirimkan 127 sampel.

“Mereka tidak bisa memetakan, ada berapa banyak Kasus Konfirmasi Covid 19 di kabupaten itu, mereka tidak tau sebaran penyakit ini dimana saja, mereka tidak tau. Kalau mereka tidak tau, bagaimana mereka mau menangani penyebaran Covid 19 ini, untuk itu kami bantu,” paparnya.

Satgas Covid 19 Provinsi Kalbar, pada 2020 pernah ke Kabupaten Kayong Utara untuk melaksanakan Rapid test sebagai bentuk tracing dan testing.

Baca Juga :  Pegawai KP2KP Bengkayang Jalani Swab

Kemudian, Gubenur Kalbar Sutarmidji sudah kerab bertemu dan memerintahkan kepada seluruh kepala dinas Kabupaten Kota se Kalimantan Barat untuk melakukan tracing, testing dan Treatment, dan terdapat sangksi bagi Satgas Penanggulangan Covid 19 kabupaten Kota yang tidak serius melakukan Trecing, testing dan Treatment dengan baik, yakni pembagian dana bagi hasil akan di tunda.

Sementara itu, terkait pelaksanaan Swab terhadap penumpang transportasi air dari kabupaten Kayong Utara ini akan dilakukan secara terus menerus hingga satgas Covid-19 Kabupaten Kayong Utara optimal melakukan tracing, testing dan Treatment Covid 19 di daerahnya. (arf)

PONTIANAK-Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat menggelar swab mendadak kepada seluruh penumpang speedboat. yang datang dari Kabupaten Kayong Utara di Pelabuhan Kapuas Indah Pontianak, Sabtu (23/1).

Satu persatu, penumpang yang baru turun dari speedboat langsung diambil samplenya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Harisson mengatakan, pengambilan sampel swab terhadap penumpang transportasi air dari wilayah Kabupaten Kayong Utara merupakan bentuk bantuan Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar dalam penanganan Covid-19, karena dinilainya kabupaten Kayong Utara sangat lambat dalam melakukan testing dan tracing.

“Kabupaten Kayong Utara menjadi sasaran, karena kabupaten ini Satgas Penanganan Covid-19-nya itu sedikit sekali melakukan tracing dan testing,” katanya.

Pengambilan sampel swab terhadap para penumpang tersebut, kata Harisson,  sudah sesuai dengan surat edaran Satgas Penanganan Covid-19  Nasional.

“Sesuai dengan surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 Nasional, Nomor 1 tahun 2021, bagi pelaku perjalanan dalam negeri itu harus swab Rapid Test Anti Gen,  dan longboad atau kapal motor inikan tidak melakukan Swab PCR, untuk itu, begitu mereka datang langsung kami lakukan Swab PCR,” jelasnya.

Baca Juga :  PKS Masih Rahasiakan Nama Pendamping Atbah

Hingga pekan ke dua Januari 2021, Harisson mengungkapkan Kabupaten Kayong Utara baru mengirim 22 sampel ke Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar. Di mana harusnya setiap daerah mengambil sampel 1 banding 1000 penduduk perminggu, sehingga normalnya dalam sepekan Kabupaten Kayong Utara harus mengirimkan 127 sampel.

“Mereka tidak bisa memetakan, ada berapa banyak Kasus Konfirmasi Covid 19 di kabupaten itu, mereka tidak tau sebaran penyakit ini dimana saja, mereka tidak tau. Kalau mereka tidak tau, bagaimana mereka mau menangani penyebaran Covid 19 ini, untuk itu kami bantu,” paparnya.

Satgas Covid 19 Provinsi Kalbar, pada 2020 pernah ke Kabupaten Kayong Utara untuk melaksanakan Rapid test sebagai bentuk tracing dan testing.

Baca Juga :  Tiga Penonton Bioskop Positif Covid-19

Kemudian, Gubenur Kalbar Sutarmidji sudah kerab bertemu dan memerintahkan kepada seluruh kepala dinas Kabupaten Kota se Kalimantan Barat untuk melakukan tracing, testing dan Treatment, dan terdapat sangksi bagi Satgas Penanggulangan Covid 19 kabupaten Kota yang tidak serius melakukan Trecing, testing dan Treatment dengan baik, yakni pembagian dana bagi hasil akan di tunda.

Sementara itu, terkait pelaksanaan Swab terhadap penumpang transportasi air dari kabupaten Kayong Utara ini akan dilakukan secara terus menerus hingga satgas Covid-19 Kabupaten Kayong Utara optimal melakukan tracing, testing dan Treatment Covid 19 di daerahnya. (arf)

Most Read

Artikel Terbaru

/