alexametrics
31.7 C
Pontianak
Monday, August 15, 2022

Hari Ini Kepastian Pelantikan Kepala Daerah Terpilih

PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji mengatakan, kepastian pelantikan lima bupati dan wakil bupati terpilih hasil Pilkada Serentak Tahun 2020 baru akan diumumkan hari ini, Rabu (24/2). Namun yang sudah pasti menurutnya pelantikan bakal dilaksanakan secara langsung namun dengan jumlah orang yang sangat terbatas.

“(Kepastian pelantikan) Belum tunggu besok (hari ini). Yang jelas SK (Surat Keterangan) sampai hari ini (kemarin) belum ada, juknisnya macam mana pun belum,” katanya kepada awak media, Selasa (23/2).

Sebenarnya, lanjut dia, Pemprov Kalbar sudah menyiapkan beberapa opsi pelaksanaan pelantikan. Sesuai anjuran kemendagri memang cukup dilaksanakan secara virtual dari daerah masing-masing. Sedangkan ia sendiri berkeinginan pelantikan dilaksanakan secara langsung tapi secara terbatas.

“Hanya terbatas, cuma bupati dengan istri, wakil dengan istri dan anaknya misalnya yang dewasa saja, yang anak-anak jangan,” ungkapnya.

Perkiraan untuk ruangan atau tempat pelantikan nantinya, hanya akan diisi sekitar 25-50 orang saja. Hal tersebut untuk mencegah terjadinya kerumunan yang berpotensi menyebabkan penularan Covid-19. Sementara alasan tetap dilaksanakan secara langsung, karena secara virtual dinilai kurang khidmat. “Nilai religinya misalnya kurang, psikologis bagi pemenang (Pilkada) itu, kalau dilantik langsung kan ada pemasangan tanda jabatan,” terangnya,

Baca Juga :  Aron-Subandrio Resmi Pimpin Sekadau

Sementara itu, berdasarkan surat bernomor 131/0556/Pem-B ditandatangani A.L. Leysandri, Sekretaris Daerah Kalbar, atas nama Gubernur Kalbar, Sutarmidji jadwal pelantikan sudah ditetapkan. Jumat 26 Februari 2021 pukul 08.00 WIB, lima pasangan kepala daerah terpilih akan diambil sumpah jabatannya.

Surat dengan kop Pemprov Kalbar (Sekretariat Daerah) beredar luas di kalangan jurnalis dan dunia maya. Surat dengan nomor 131/0556/Pem-B tertanggal 11 Februari 2021 berisikan daftar undangan kepada pasangan Kepala Daerah Pemenang Pemilu 2020.

Adapun nama-nama Kepala Daerah yang akan dilantik tersebut di antaranya dari Kabupaten Bengkayang (Sebastianus Darwis-Syamsul Rizal). Kabupaten Sintang ditujukan kepada dr.H.Jarot Winarno dan Sudiyanto. Sementara Kabupaten Melawi kepada H. Dadi Sunarya Usfa Yursa dan Kluisen. Untuk Kabupaten Kapuas Hulu ditujukan kepada pasangan Fransiskus Diaan dengan Wahyudi Hidayat. Kabupaten Ketapang kepada Martin Rantan-H.Farhan. Minus Kabupaten Sambas dan Kabupaten Sekadau yang tengah bersengketa di Mahkamah Konstitusi.

Baca Juga :  Matangkan Persiapan Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

Acara Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Hasil Pemilihan Umum 2020 dijadwalkan pada Jumat 26 Februari 2021 dimulai pukul 08.00 WIB di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar. Para Kepala Daerah diminta berpakaian PDUB lengkap. Sementara acara  Gladi Bersih dilakukan pada hari Kamis (25/2) pukul 14.00 Wib di Balai Petitih Kemeja dengan berpakain Putih Berlidah+Sepatu Putih.

Wakil Ketua DPRD Kalbar, Syarif Amin Muhammad mengakui belum mengetahui ada SK beredar terkait pelantikan Bupati-Wakil Bupati hasil Pemilu 2020. “Seandainya ada dan dilakukan pada Jumat nanti, kami bersyukur sekali. Saya pribadi saja belum menerima undangannya,” ujarnya.

Terlepas dari itu semua, Syarif Amin berharap pelantikan Kepala Daerah Hasil Pemilu 2020 dapat segera dilaksanakan demi kelancaran proses pemerintahan dan penganggaran. Terlebih lagi Kalbar tengah menghadapi Covid dan karhulta. (den/bar)

PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji mengatakan, kepastian pelantikan lima bupati dan wakil bupati terpilih hasil Pilkada Serentak Tahun 2020 baru akan diumumkan hari ini, Rabu (24/2). Namun yang sudah pasti menurutnya pelantikan bakal dilaksanakan secara langsung namun dengan jumlah orang yang sangat terbatas.

“(Kepastian pelantikan) Belum tunggu besok (hari ini). Yang jelas SK (Surat Keterangan) sampai hari ini (kemarin) belum ada, juknisnya macam mana pun belum,” katanya kepada awak media, Selasa (23/2).

Sebenarnya, lanjut dia, Pemprov Kalbar sudah menyiapkan beberapa opsi pelaksanaan pelantikan. Sesuai anjuran kemendagri memang cukup dilaksanakan secara virtual dari daerah masing-masing. Sedangkan ia sendiri berkeinginan pelantikan dilaksanakan secara langsung tapi secara terbatas.

“Hanya terbatas, cuma bupati dengan istri, wakil dengan istri dan anaknya misalnya yang dewasa saja, yang anak-anak jangan,” ungkapnya.

Perkiraan untuk ruangan atau tempat pelantikan nantinya, hanya akan diisi sekitar 25-50 orang saja. Hal tersebut untuk mencegah terjadinya kerumunan yang berpotensi menyebabkan penularan Covid-19. Sementara alasan tetap dilaksanakan secara langsung, karena secara virtual dinilai kurang khidmat. “Nilai religinya misalnya kurang, psikologis bagi pemenang (Pilkada) itu, kalau dilantik langsung kan ada pemasangan tanda jabatan,” terangnya,

Baca Juga :  Polda Kirim Surat Panggilan Hendropriyono

Sementara itu, berdasarkan surat bernomor 131/0556/Pem-B ditandatangani A.L. Leysandri, Sekretaris Daerah Kalbar, atas nama Gubernur Kalbar, Sutarmidji jadwal pelantikan sudah ditetapkan. Jumat 26 Februari 2021 pukul 08.00 WIB, lima pasangan kepala daerah terpilih akan diambil sumpah jabatannya.

Surat dengan kop Pemprov Kalbar (Sekretariat Daerah) beredar luas di kalangan jurnalis dan dunia maya. Surat dengan nomor 131/0556/Pem-B tertanggal 11 Februari 2021 berisikan daftar undangan kepada pasangan Kepala Daerah Pemenang Pemilu 2020.

Adapun nama-nama Kepala Daerah yang akan dilantik tersebut di antaranya dari Kabupaten Bengkayang (Sebastianus Darwis-Syamsul Rizal). Kabupaten Sintang ditujukan kepada dr.H.Jarot Winarno dan Sudiyanto. Sementara Kabupaten Melawi kepada H. Dadi Sunarya Usfa Yursa dan Kluisen. Untuk Kabupaten Kapuas Hulu ditujukan kepada pasangan Fransiskus Diaan dengan Wahyudi Hidayat. Kabupaten Ketapang kepada Martin Rantan-H.Farhan. Minus Kabupaten Sambas dan Kabupaten Sekadau yang tengah bersengketa di Mahkamah Konstitusi.

Baca Juga :  Promo Electrinet Lifestyle, Tawarkan Kemudahan Layanan Internet Sekaligus Tambah Daya Super Murah

Acara Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Hasil Pemilihan Umum 2020 dijadwalkan pada Jumat 26 Februari 2021 dimulai pukul 08.00 WIB di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar. Para Kepala Daerah diminta berpakaian PDUB lengkap. Sementara acara  Gladi Bersih dilakukan pada hari Kamis (25/2) pukul 14.00 Wib di Balai Petitih Kemeja dengan berpakain Putih Berlidah+Sepatu Putih.

Wakil Ketua DPRD Kalbar, Syarif Amin Muhammad mengakui belum mengetahui ada SK beredar terkait pelantikan Bupati-Wakil Bupati hasil Pemilu 2020. “Seandainya ada dan dilakukan pada Jumat nanti, kami bersyukur sekali. Saya pribadi saja belum menerima undangannya,” ujarnya.

Terlepas dari itu semua, Syarif Amin berharap pelantikan Kepala Daerah Hasil Pemilu 2020 dapat segera dilaksanakan demi kelancaran proses pemerintahan dan penganggaran. Terlebih lagi Kalbar tengah menghadapi Covid dan karhulta. (den/bar)

Most Read

Artikel Terbaru

/