alexametrics
25 C
Pontianak
Tuesday, June 28, 2022

Butuh Uang, Motor Teman Digadaikan

PONTIANAK – Seorang warga Kabupaten Sanggau, berinisial NS harus mendekam di rumah tahanan Polresta Pontianak. Ia diduga telah menggelapkan sepeda motor milik teman sendiri. Pelaku ditangkap pada Minggu 22 Mei 2022. Selain NS, polisi juga tengah memburu pelaku lain yang terlibat menadah barang hasil kejahatan.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Indra Asrianto mengatakan, berdasarkan keterangan korban, Feriandi, NS datang menemuinya di rumah Jalan Gajah Mada, Kelurahan Benua Melayu Darat, Kecamatan Pontianak Selatan pada Jumat 18 Februari 2022.

Indra menerangkan, kepada korban pelaku meminjam sepeda motor dengan alasan hendak mengambil sepeda motornya di suatu tempat. Korban yang tidak curiga karena mengenal pelaku, meminjamkan kendaraannya.

Baca Juga :  Tipikor APBDes Sei. Alai, Jaksa Kembali Tahan Satu Tersangka

“Namun sepeda motor tersebut tidak kunjung dikembalikan oleh pelaku. Sehingga korban membuat laporan polisi,” kata Indra, Senin (23/5).

Berdasarkan laporan korban, lanjut Indra, pihaknya melakukan serangkaian penyelidikan terhadap keberadaan pelaku. Setelah hampir tiga bulan lama, pada Minggu 22 Mei 2022 didapat informasi jika yang bersangkutan sedang berada di Jalan Gajah Mada.

Dari informasi korban, Indra menambahkah, pihaknya langsung bergerak menuju lokasi tersebut. Pelaku berhasil ditangkap tanpa perlawanan.

“Dari interogasi pelaku mengakui perbuatannya. Sepeda motor korban telah digadaikan sebesar Rp3,5 juta kepada DN, warga Singkawang,” ungkap Indra.

Indra menjelaskan, berdasarkan keterangan pelaku, saat itu DN mengutus MN datang ke Pontianak menemui NS. Kemudian sepeda motor tersebut diserahkan pelaku kepada orang suruhan DN.

Baca Juga :  Kalbar Kurang Inovatif, Masuk Lima Terendah IID 2020

Indra mengatakan, pelaku mengaku jika uang hasil dari menggadaikan sepeda motor tersebut digunakan untuk kebutuhan sehari hari.

Indra menyatakan, saat ini pihaknya tengah mendalami keberadaan pelaku penadah barang hasil kejahatan serta keberadaan sepeda motor korban.

“Untuk NS akan dikenakan pasal 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan dengan ancaman pidana penjara empat tahun,” pungkas Indra. (adg)

PONTIANAK – Seorang warga Kabupaten Sanggau, berinisial NS harus mendekam di rumah tahanan Polresta Pontianak. Ia diduga telah menggelapkan sepeda motor milik teman sendiri. Pelaku ditangkap pada Minggu 22 Mei 2022. Selain NS, polisi juga tengah memburu pelaku lain yang terlibat menadah barang hasil kejahatan.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Indra Asrianto mengatakan, berdasarkan keterangan korban, Feriandi, NS datang menemuinya di rumah Jalan Gajah Mada, Kelurahan Benua Melayu Darat, Kecamatan Pontianak Selatan pada Jumat 18 Februari 2022.

Indra menerangkan, kepada korban pelaku meminjam sepeda motor dengan alasan hendak mengambil sepeda motornya di suatu tempat. Korban yang tidak curiga karena mengenal pelaku, meminjamkan kendaraannya.

Baca Juga :  Tipikor APBDes Sei. Alai, Jaksa Kembali Tahan Satu Tersangka

“Namun sepeda motor tersebut tidak kunjung dikembalikan oleh pelaku. Sehingga korban membuat laporan polisi,” kata Indra, Senin (23/5).

Berdasarkan laporan korban, lanjut Indra, pihaknya melakukan serangkaian penyelidikan terhadap keberadaan pelaku. Setelah hampir tiga bulan lama, pada Minggu 22 Mei 2022 didapat informasi jika yang bersangkutan sedang berada di Jalan Gajah Mada.

Dari informasi korban, Indra menambahkah, pihaknya langsung bergerak menuju lokasi tersebut. Pelaku berhasil ditangkap tanpa perlawanan.

“Dari interogasi pelaku mengakui perbuatannya. Sepeda motor korban telah digadaikan sebesar Rp3,5 juta kepada DN, warga Singkawang,” ungkap Indra.

Indra menjelaskan, berdasarkan keterangan pelaku, saat itu DN mengutus MN datang ke Pontianak menemui NS. Kemudian sepeda motor tersebut diserahkan pelaku kepada orang suruhan DN.

Baca Juga :  Kisruh Dewan Terpilih; Belum Dilantik,  Nama Hendri Kembali Tercoret

Indra mengatakan, pelaku mengaku jika uang hasil dari menggadaikan sepeda motor tersebut digunakan untuk kebutuhan sehari hari.

Indra menyatakan, saat ini pihaknya tengah mendalami keberadaan pelaku penadah barang hasil kejahatan serta keberadaan sepeda motor korban.

“Untuk NS akan dikenakan pasal 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan dengan ancaman pidana penjara empat tahun,” pungkas Indra. (adg)

Most Read

Artikel Terbaru

/