alexametrics
30.6 C
Pontianak
Monday, August 8, 2022

Orang Tua Berperan Mengawasi Anak dalam Bermedsos

PONTIANAK – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menekankan, pentingnya peran orang tua dan guru dalam menangani masalah bullying terhadap anak, terutama di media sosial (medsos). Terlebih, era digital saat ini gadget menjadi sebuah perangkat yang tidak terlepas dari keseharian anak-anak.

“Untuk itu peran orang tua dan guru penting dalam mengawasi anak-anak supaya tidak kebablasan dalam penggunaan medsos,” ujarnya usai menghadiri peringatan Hari Anak Nasional (HAN) secara virtual di Ruang Pontive Center, Kamis (23/7).

Sebagaimana yang dibacakan oleh anak-anak yang tergabung dalam Forum Anak Kota Pontianak, mereka menyampaikan sepuluh aspirasi yang menjadi keinginan anak-anak di Kota Pontianak. “Satu diantaranya mereka meminta perlindungan dari efek kekerasan atau perundungan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Mudik Lebaran Dilarang, Tempat Wisata Juga Harus Ditutup

Terkait hal itu, pihaknya akan memberikan atensi dalam memberikan perlindungan terhadap anak-anak yang mengalami kekerasan maupun bullying. Dengan bekerjasama pihak terkait, Pemkot Pontianak berupaya memberikan perlindungan terhadap anak khususnya di Kota Pontianak.

“Sesuai dengan tema Hari Anak Nasional tahun ini, yakni ‘Anak Yang Terlindungi, Indonesia Maju,” tutur Edi.

Ketua Forum Anak Kota Pontianak Risna Nur Safira menjelaskan, sepuluh keinginan anak yang tercakup dalam Suara Anak Kota Pontianak terbagi dalam empat bagian. “Bidang pendidikan, kesehatan, partisipasi dan perlindungan,” imbuhnya.

Dirinya mengungkapkan, diantara aspirasi anak yang disampaikan oleh Forum Anak Kota Pontianak adalah fasilitas akses internet untuk belajar daring, perlindungan dari bullying serta tindak lanjutnya, penerapan protokol kesehatan, serta Kartu Identitas Anak (KIA) yang merata sebarannya.

Baca Juga :  Roby Nazarudin ; 95 Tahun NU Hadir Bersama Masyarakat

“Harapan kami semoga bisa tercapai karena tadi sudah dibacakan dan diserahkan kepada Bapak Wali Kota, jadi kami berharap dari sepuluh bagian itu suara kami didengar dan direalisasikan,” pungkasnya.(iza/r)

 

PONTIANAK – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menekankan, pentingnya peran orang tua dan guru dalam menangani masalah bullying terhadap anak, terutama di media sosial (medsos). Terlebih, era digital saat ini gadget menjadi sebuah perangkat yang tidak terlepas dari keseharian anak-anak.

“Untuk itu peran orang tua dan guru penting dalam mengawasi anak-anak supaya tidak kebablasan dalam penggunaan medsos,” ujarnya usai menghadiri peringatan Hari Anak Nasional (HAN) secara virtual di Ruang Pontive Center, Kamis (23/7).

Sebagaimana yang dibacakan oleh anak-anak yang tergabung dalam Forum Anak Kota Pontianak, mereka menyampaikan sepuluh aspirasi yang menjadi keinginan anak-anak di Kota Pontianak. “Satu diantaranya mereka meminta perlindungan dari efek kekerasan atau perundungan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Ayo Empati pada Anak Terdampak Pandemi

Terkait hal itu, pihaknya akan memberikan atensi dalam memberikan perlindungan terhadap anak-anak yang mengalami kekerasan maupun bullying. Dengan bekerjasama pihak terkait, Pemkot Pontianak berupaya memberikan perlindungan terhadap anak khususnya di Kota Pontianak.

“Sesuai dengan tema Hari Anak Nasional tahun ini, yakni ‘Anak Yang Terlindungi, Indonesia Maju,” tutur Edi.

Ketua Forum Anak Kota Pontianak Risna Nur Safira menjelaskan, sepuluh keinginan anak yang tercakup dalam Suara Anak Kota Pontianak terbagi dalam empat bagian. “Bidang pendidikan, kesehatan, partisipasi dan perlindungan,” imbuhnya.

Dirinya mengungkapkan, diantara aspirasi anak yang disampaikan oleh Forum Anak Kota Pontianak adalah fasilitas akses internet untuk belajar daring, perlindungan dari bullying serta tindak lanjutnya, penerapan protokol kesehatan, serta Kartu Identitas Anak (KIA) yang merata sebarannya.

Baca Juga :  Polsek Sanggau Ledo dan PPA Kanaan Gelar Aksi Kampanye Anak

“Harapan kami semoga bisa tercapai karena tadi sudah dibacakan dan diserahkan kepada Bapak Wali Kota, jadi kami berharap dari sepuluh bagian itu suara kami didengar dan direalisasikan,” pungkasnya.(iza/r)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/