alexametrics
26 C
Pontianak
Sunday, June 26, 2022

Keladi Singkawang Ikut Pameran KTNA Expo 2019 di Pekan Baru

PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mempromosikan keladi asal Singkawang dalam perhelatan Rembuk Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Expo 2019 yang digelar di Pekan Baru, Riau.
“Keladi Singkawang satu di antara produk unggulan pertanian Kalbar. Prodak ini kami promosikan selama berlangsung expo,” kata Koordinator Stan Kalbar, Erviyanto saat dihubungi di Riau kemarin siang.

Erviyanto menjelaskan masa tanam keladi Singkawang selama delapan bulan. Saat ini luas tanamnya sudah 10 hektar. Luasan itu terbagi di Setapuk Besar, Semelagi Kecil dan Sungai Bulan, Kota Singkawang. Semua lahan tanam itu berada di lahan gambut,” terang Erviyanto.

Pemprov Kalbar juga mempromosikan produk pertanian lainnya. Seperti beras merah dan hitam. Ada juga jeruk sambas, buah dan produk olahan pertanian lainnya.

Baca Juga :  Berharap Masa Kerja Guru Honorer jadi Pertimbangan Penerimaan PPPK

Erviyanto menyebutkan produk pertanian yang dipromosikan juga sudah memiliki brand. Misalnya Beras Hitam Sepauk. Ini produk pertanian dari Sintang. Ada juga Beras hitam dan merah dengan merek yang sama, yakni Cap Intan berasal dari Landak.

KTNA Expo 2019 ini berlangsung dari tanggal 22 hingga 25 September. Ajang ini sebagai rangkaian peringatan KTNA ke-48. Selain itu juga bagian dari Rembung Paripurna KTNA Nasional 2019.

Ia melanjutkan dalam kegiatna KTNA tahun ini mengusung tema meningkatkan kuantitas dan kualitas produk pangan lokal menuju lumbung pangan dunia.
“Peserta asal Kalbar dari delapan kabupaten dengan membawa produk unggulan pertanian kabupaten masing-masing,” jelas dia.

Ia berharap dari pameran ini sebagai kesempatan mengenalkan lebih luas produk pertanian asal Kalbar. Pameran ini juga untuk memotivasi agar semakin meningkatkan produktivitas pertaniannya.
“Kalbar kaya akan produk pertanian sehingga expo ini sebagai kesempatan untuk mempromosikannya,” akuinya. (mse)

Baca Juga :  60 Dosen Lapor Pajak Via E-Filing

PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mempromosikan keladi asal Singkawang dalam perhelatan Rembuk Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Expo 2019 yang digelar di Pekan Baru, Riau.
“Keladi Singkawang satu di antara produk unggulan pertanian Kalbar. Prodak ini kami promosikan selama berlangsung expo,” kata Koordinator Stan Kalbar, Erviyanto saat dihubungi di Riau kemarin siang.

Erviyanto menjelaskan masa tanam keladi Singkawang selama delapan bulan. Saat ini luas tanamnya sudah 10 hektar. Luasan itu terbagi di Setapuk Besar, Semelagi Kecil dan Sungai Bulan, Kota Singkawang. Semua lahan tanam itu berada di lahan gambut,” terang Erviyanto.

Pemprov Kalbar juga mempromosikan produk pertanian lainnya. Seperti beras merah dan hitam. Ada juga jeruk sambas, buah dan produk olahan pertanian lainnya.

Baca Juga :  Iseng Ikut Lomba, Willy tak Sangka jadi Juara Lomba Selfie Bareng Naga

Erviyanto menyebutkan produk pertanian yang dipromosikan juga sudah memiliki brand. Misalnya Beras Hitam Sepauk. Ini produk pertanian dari Sintang. Ada juga Beras hitam dan merah dengan merek yang sama, yakni Cap Intan berasal dari Landak.

KTNA Expo 2019 ini berlangsung dari tanggal 22 hingga 25 September. Ajang ini sebagai rangkaian peringatan KTNA ke-48. Selain itu juga bagian dari Rembung Paripurna KTNA Nasional 2019.

Ia melanjutkan dalam kegiatna KTNA tahun ini mengusung tema meningkatkan kuantitas dan kualitas produk pangan lokal menuju lumbung pangan dunia.
“Peserta asal Kalbar dari delapan kabupaten dengan membawa produk unggulan pertanian kabupaten masing-masing,” jelas dia.

Ia berharap dari pameran ini sebagai kesempatan mengenalkan lebih luas produk pertanian asal Kalbar. Pameran ini juga untuk memotivasi agar semakin meningkatkan produktivitas pertaniannya.
“Kalbar kaya akan produk pertanian sehingga expo ini sebagai kesempatan untuk mempromosikannya,” akuinya. (mse)

Baca Juga :  Temuan Positif Covid Warga Pontianak Dekati 500

Most Read

Artikel Terbaru

/