alexametrics
27.8 C
Pontianak
Tuesday, July 5, 2022

Pemahaman Keluarga Tentang Covid Semakin Baik

PONTIANAK-Direktur Pemberdayaan Ekonomi Keluarga BKKBN RI, Eli Kusnaeli mengatakan pemahaman keluarga tentang covid 19 sudah semakin baik. Rasa takut untuk hadir ke fasilitas kesehatan juga telah mulai berkurang. Demikian dikatakannya saat memberikan sosialisasi pembangunan keluarga bersama mitra, di Aula Kantor Camat Pontianak Tenggara, Selasa (24/11).

“Pada saat ini terpantau keluarga sudah mulai paham. Rasa takut untuk hadir ke fasilitas kesehatan juga telah mulai berkurang. Upaya sosialisasi dan edukasi yang dilakukan BKKBN terus dilakukan,” kata Eli.

Masyarakat kata dia, jangan takut datang ke fasilitas kesehatan. Karena dalam pelayanannya, petugas kesehatan menomorsatukan protokol kesehatan.

Dia mengakui selama tiga bulan pertama awal Pandemi covid-19, penggunaan kontrasepsi terdapat kecenderungan turun. Hal tersebut terjadi karena tenaga kesehatan harus mempersiapkan diri dengan protokol kesehatan. Kemudian ada keraguan dari masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kontrasepsi.

Baca Juga :  Langkah Cepat Wagub Kalbar Koordinasikan Penurunan Stunting¬†

Untuk itu pihaknya terus melakukan sosialisasi untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Jangan sampai Covid-19 negatif tetapi hamil positif,” ujarnya.

Ia melanjutkan, BKKBN bersama mitra kerja telah melakukan upaya sosialisasi di tengah pandemi agar keluarga-keluarga Indonesia tetap menjaga kesehatan dan terus beraktivitas serta tidak terkena virus corona. Sosialisasi yang dilakukan yakni agar seluruh keluarga terutama di Kalbar tidak terkena Covid-19.

Seluruh keluarga di Kalbar walaupun pada masa pandemi Covid-19 tetap menggunakan alat kontrasepsi untuk menjaga komitmen mengatur jarak dan jumlah kelahiran agar terwujud keluarga sehat.

BKKBN dengan seluruh jajaran kesehatan siap untuk memberikan pelayanan yang terbaik. Serta sesuai dengan penerapan protokol kesehatan. Sehingga masyarakat diharapkan tidak ragu hadir ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pelayanan kontrasepsi.

Baca Juga :  Sasar Penggunaan MKJP di Wilayah Terpencil

Setiap keluarga diharapkan tetap semangat untuk terus berusaha memenuhi kebutuhan keluarga. Diketahui memang pada masa pandemi Covid-19 cukup berat dan banyak protokol kesehatan yang harus dipenuhi. Tetapi hal tersebut tidak berarti harus menyerahkan, karena setiap orang mampu melakukan adaptasi.(iza)

PONTIANAK-Direktur Pemberdayaan Ekonomi Keluarga BKKBN RI, Eli Kusnaeli mengatakan pemahaman keluarga tentang covid 19 sudah semakin baik. Rasa takut untuk hadir ke fasilitas kesehatan juga telah mulai berkurang. Demikian dikatakannya saat memberikan sosialisasi pembangunan keluarga bersama mitra, di Aula Kantor Camat Pontianak Tenggara, Selasa (24/11).

“Pada saat ini terpantau keluarga sudah mulai paham. Rasa takut untuk hadir ke fasilitas kesehatan juga telah mulai berkurang. Upaya sosialisasi dan edukasi yang dilakukan BKKBN terus dilakukan,” kata Eli.

Masyarakat kata dia, jangan takut datang ke fasilitas kesehatan. Karena dalam pelayanannya, petugas kesehatan menomorsatukan protokol kesehatan.

Dia mengakui selama tiga bulan pertama awal Pandemi covid-19, penggunaan kontrasepsi terdapat kecenderungan turun. Hal tersebut terjadi karena tenaga kesehatan harus mempersiapkan diri dengan protokol kesehatan. Kemudian ada keraguan dari masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kontrasepsi.

Baca Juga :  Dukung Pendataan Keluarga Tahun 2020

Untuk itu pihaknya terus melakukan sosialisasi untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Jangan sampai Covid-19 negatif tetapi hamil positif,” ujarnya.

Ia melanjutkan, BKKBN bersama mitra kerja telah melakukan upaya sosialisasi di tengah pandemi agar keluarga-keluarga Indonesia tetap menjaga kesehatan dan terus beraktivitas serta tidak terkena virus corona. Sosialisasi yang dilakukan yakni agar seluruh keluarga terutama di Kalbar tidak terkena Covid-19.

Seluruh keluarga di Kalbar walaupun pada masa pandemi Covid-19 tetap menggunakan alat kontrasepsi untuk menjaga komitmen mengatur jarak dan jumlah kelahiran agar terwujud keluarga sehat.

BKKBN dengan seluruh jajaran kesehatan siap untuk memberikan pelayanan yang terbaik. Serta sesuai dengan penerapan protokol kesehatan. Sehingga masyarakat diharapkan tidak ragu hadir ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pelayanan kontrasepsi.

Baca Juga :  Pembebasan Lahan Lanjutan Paralel Jalan Sungai Jawi

Setiap keluarga diharapkan tetap semangat untuk terus berusaha memenuhi kebutuhan keluarga. Diketahui memang pada masa pandemi Covid-19 cukup berat dan banyak protokol kesehatan yang harus dipenuhi. Tetapi hal tersebut tidak berarti harus menyerahkan, karena setiap orang mampu melakukan adaptasi.(iza)

Most Read

Artikel Terbaru

/