24.7 C
Pontianak
Thursday, December 1, 2022

Wacana Pembentukan Provinsi Kapuas Raya Terganjal Moratorium

PONTIANAK – Wacana pembentukan Provinsi Kapuas Raya sudah lama digaungkan, namun hingga saat ini masih belum bisa terealisasikan. Wakil Presiden Republik Indonesia, KH Ma’ruf Amin menyatakan pemekaran wilayah provinsi ataupun kabupaten masih moratorium terkecuali di Papua.

“Jadi memang untuk daerah otonomi baru ini masih moratorium. Jadi, masih moratorium,” ungkapnya saat press conference usai membuka secara resmi Silaturahmi Bisnis XIV Ikatan Saudagar Muslim Indonesia di Pontianak, Rabu (23/11).

Menurut Ma’ruf, permintaan untuk pemekaran baik provinsi maupun kabupaten bukan hanya di Kalbar saja, melainkan ada banyak daerah, dan kabupaten kota yang mengusulkan pemekaran. “Karena memang sedang dievaluasi bahwa banyak dulu yang dimekarkan itu ternyata pendapatan aslinya itu tidak mendukung. Belum mendukung,” katanya.

Baca Juga :  Satu Pasien Warga Pontianak Diisolasi Dalam Tahap Pengawasan Virus Corona

Persoalan lainnya, kata Ma’ruf pemerintah pusat masih  mengahdapi kendala ekonomi di situasi pandemi virus korona, kemudian berlanjut masalah krisis global. “Ini masih kita melakukan penataan-penataan,” katanya.

Wapres menegaskan pemekaran dikecualiakan untuk Papua. Menurutnya, pemekaran Provinsi Papua sangat penting dilakukan karena terlalu luas.

“Bagaimana mempercepat kesejahteraan, bagaimana mengendalikan keamanan di Papua. Itu sangat banyak faktornya sehingga Papua dikecualikan dalam pembagian provinsinya,” paparnya.

Saat ini, lanjut Ma’ruf Provinsi Papua yang tadinya satu  sekarang jadi empat.

“Papua Barat yang tadinya satu sekarang menjadi dua, ini dalam rangka bagaimana menyelesaikan Papua dalam mempercepat pelayanan dan membangun kesejahteraan di Papua,” pungkasnya. (mrd)

PONTIANAK – Wacana pembentukan Provinsi Kapuas Raya sudah lama digaungkan, namun hingga saat ini masih belum bisa terealisasikan. Wakil Presiden Republik Indonesia, KH Ma’ruf Amin menyatakan pemekaran wilayah provinsi ataupun kabupaten masih moratorium terkecuali di Papua.

“Jadi memang untuk daerah otonomi baru ini masih moratorium. Jadi, masih moratorium,” ungkapnya saat press conference usai membuka secara resmi Silaturahmi Bisnis XIV Ikatan Saudagar Muslim Indonesia di Pontianak, Rabu (23/11).

Menurut Ma’ruf, permintaan untuk pemekaran baik provinsi maupun kabupaten bukan hanya di Kalbar saja, melainkan ada banyak daerah, dan kabupaten kota yang mengusulkan pemekaran. “Karena memang sedang dievaluasi bahwa banyak dulu yang dimekarkan itu ternyata pendapatan aslinya itu tidak mendukung. Belum mendukung,” katanya.

Baca Juga :  Rajia Masker, Pemilik Kafe Merasa Dijaga

Persoalan lainnya, kata Ma’ruf pemerintah pusat masih  mengahdapi kendala ekonomi di situasi pandemi virus korona, kemudian berlanjut masalah krisis global. “Ini masih kita melakukan penataan-penataan,” katanya.

Wapres menegaskan pemekaran dikecualiakan untuk Papua. Menurutnya, pemekaran Provinsi Papua sangat penting dilakukan karena terlalu luas.

“Bagaimana mempercepat kesejahteraan, bagaimana mengendalikan keamanan di Papua. Itu sangat banyak faktornya sehingga Papua dikecualikan dalam pembagian provinsinya,” paparnya.

Saat ini, lanjut Ma’ruf Provinsi Papua yang tadinya satu  sekarang jadi empat.

“Papua Barat yang tadinya satu sekarang menjadi dua, ini dalam rangka bagaimana menyelesaikan Papua dalam mempercepat pelayanan dan membangun kesejahteraan di Papua,” pungkasnya. (mrd)

Most Read

Artikel Terbaru

/