alexametrics
24 C
Pontianak
Thursday, May 26, 2022

Mahasiswa Untan Gantung Diri di Kost

SEORANG mahasiswa ditemukan tewas gantung diri di kamar indekosnya, Jalan Sepakat 2, Blok S, Kelurahan Bansir Darat, Kecamatan Pontianak Tenggara, Senin (23/12). Korban diketahui bernama Nafis Maulana (20), mahasiswa semester lima, jurusan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tanjungpura (FKIP Untan).

Korban ditemukan tergantung dengan seutas tali di dalam kamar oleh orang tuanya yang baru tiba dari Ketapang. Namun upaya penyelamatan yang dilakukan pihak keluarga tidak membuahkan hasil. Saat diturunkan, korban sudah tak bernyawa.

Sementara itu, pihak kepolisian yang mendapat laporan langsung meluncur ke lokasi. Olah tempat kejadian perkara (TKP) kemudian dilakukan. Polisi ingin memastikan apakah korban memang meninggal akibat gantung diri atau ada penyebab lain. Tim Inafis Polresta Pontianak memeriksa tubuh korban untuk mengecek kemungkinan adanya bekas tindakan kekerasan atau lainnya.

Baca Juga :  Rencana Pelaminan Dihambat, Pemuda Nekat Gantung Diri

“Korban atas nama Nafis Maulana, warga asli Ketapang. Di Pontianak, korban diketahui merupakan mahasiswa semester lima di FKIP Untan,” kata Kapolsek Pontianak Selatan, Kompol Anton Satriadi.

Dari keterangan pihak keluarga, kata Anton, pada Senin 23 Desember, orang tua korban bersama adiknya datang dari Kabupaten Ketapang ke indekos korban sekitar pukul 08.00. Ketika tiba di depan kamar, ayah korban lalu mengetuk pintu tetapi tidak kunjung ada jawaban.

Setelah sekian lama, ayah korban kemudian berinisiatif mengintip kamar anaknya dari ventilasi jendela kamar. Saat itulah dia melihat anaknya sudah dalam keadaan tergantung.

“Orang tua dan adik korban langsung mendobrak pintu kamar hingga terbuka. Adiknya kemudian memotong tali yang melingkar di leher menggunakan gunting,” tutur Anton. Korban lalu dilarikan ke rumah sakit. Namun petugas medis menyatakan ia sudah meninggal.

Baca Juga :  Mahasiswa Untan Produksi Face Shield untuk Petugas Medis

“Rencananya korban akan diautopsi tetapi pihak keluarga menolak. Jadi terhadap jenazah kami serahkan kepada keluarga,” sambungnya. Hingga berita ini ditulis, belum diketahui pasti penyebab korban nekat mengakhiri hidupnya. (adg)

SEORANG mahasiswa ditemukan tewas gantung diri di kamar indekosnya, Jalan Sepakat 2, Blok S, Kelurahan Bansir Darat, Kecamatan Pontianak Tenggara, Senin (23/12). Korban diketahui bernama Nafis Maulana (20), mahasiswa semester lima, jurusan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tanjungpura (FKIP Untan).

Korban ditemukan tergantung dengan seutas tali di dalam kamar oleh orang tuanya yang baru tiba dari Ketapang. Namun upaya penyelamatan yang dilakukan pihak keluarga tidak membuahkan hasil. Saat diturunkan, korban sudah tak bernyawa.

Sementara itu, pihak kepolisian yang mendapat laporan langsung meluncur ke lokasi. Olah tempat kejadian perkara (TKP) kemudian dilakukan. Polisi ingin memastikan apakah korban memang meninggal akibat gantung diri atau ada penyebab lain. Tim Inafis Polresta Pontianak memeriksa tubuh korban untuk mengecek kemungkinan adanya bekas tindakan kekerasan atau lainnya.

Baca Juga :  Pontianak Post dan FKIP Untan Latih Guru Menulis

“Korban atas nama Nafis Maulana, warga asli Ketapang. Di Pontianak, korban diketahui merupakan mahasiswa semester lima di FKIP Untan,” kata Kapolsek Pontianak Selatan, Kompol Anton Satriadi.

Dari keterangan pihak keluarga, kata Anton, pada Senin 23 Desember, orang tua korban bersama adiknya datang dari Kabupaten Ketapang ke indekos korban sekitar pukul 08.00. Ketika tiba di depan kamar, ayah korban lalu mengetuk pintu tetapi tidak kunjung ada jawaban.

Setelah sekian lama, ayah korban kemudian berinisiatif mengintip kamar anaknya dari ventilasi jendela kamar. Saat itulah dia melihat anaknya sudah dalam keadaan tergantung.

“Orang tua dan adik korban langsung mendobrak pintu kamar hingga terbuka. Adiknya kemudian memotong tali yang melingkar di leher menggunakan gunting,” tutur Anton. Korban lalu dilarikan ke rumah sakit. Namun petugas medis menyatakan ia sudah meninggal.

Baca Juga :  Gubernur Ajak Mahasiswa Ciptakan Peluang Usaha

“Rencananya korban akan diautopsi tetapi pihak keluarga menolak. Jadi terhadap jenazah kami serahkan kepada keluarga,” sambungnya. Hingga berita ini ditulis, belum diketahui pasti penyebab korban nekat mengakhiri hidupnya. (adg)

Most Read

Pelari Kenya Sabet Juara

Ramaikan Karnaval Tenun Lunggi

Harga Kripto Ambruk, Kembali Menghijau

Artikel Terbaru

/