alexametrics
23 C
Pontianak
Wednesday, June 29, 2022

Angkasa Pura II Gelar Bazar UMKM di Bandara

PT Angkasa Pura II Kantor Cabang Bandara Supadio Pontianak kembali menggelar Bazar Produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Kegiatan yang digelar pada tanggal 21 April sampai dengan 5 Mei 2021 itu merupakan salah satu rangkaian Supadio Ramadan Fair 1442 H.

Executive General Manager Bandara Supadio Pontianak, Akbar Putra Mardhika menerangkan, Bazar UMKM yang bertempat di Area Publik Terminal Bandara Supadio ini merupakan Kegiatan UMKM ke-3 yang dilakukan oleh Manajemen Bandara Supadio. Hal ini sebagai bentuk kepedulian dan komitmen dari PT Angkasa Pura II (Persero) dalam mendukung pengembangan dan kemajuan sektor UMKM, khususnya UMKM Kalimantan Barat.

“Sebagaimana agenda UMKM sebelumnya, pada kesempatan Ramadan kali ini kembali menggelar Bazar UMKM yang diikuti oleh para penggerak UMKM Mandiri dengan menampilkan berbagai kemasan produk hasil karya. Harapannya semoga penggerak UMKM tetap berdaya dan bertahan dalam situasi pandemi saat ini,” ungkap Akbar, Jumat (23/4).

Kepala Bidang Usaha Mikro Dinas Koperasi UMKM Perdagangan dan Perindustrian, Tri Pramuarko kembali mengapresiasi kebijakan Manajemen Bandara Supadio yang konsisten dalam pengembangan UMKM. Dari kegiatan ini, dia juga berharap, pelaku usaha dapat mendominasi usaha di Indonesia dan dapat memajukan masyarakat Kalbar.

Baca Juga :  PPnBM, Xpander Ultimate Paling Laris

Ketua BPP Pelopor Pemuda Ekonomi Kreatif, Alwa Rerizia menambahkan, ada beberapa program UMKM yang saat ini sedang dilakukan dalam menjembatani UMKM milenial, yakni mendirikan inkubator UMKM berbasis masyarakat. UMKM milenial menurutnya juga perlu didampingi dalam proses membuat branding produk supaya tidak kalah saing dan dapat menembus kancah internasional.  “Saya meyakini potensi nak-anak Kalimantan Barat banyak yang kreatif, hanya saja kurang fasilitas. Perlu kolaborasi dari Instansi maupun Dinas serta stakeholder lainnya untuk mendukung keberlangsungan UMKM” ujar Alwa.

Selain Bazar UMKM, di lokasi yang sama, rangkaian kegiatan Supadio Ramadan Fair 1442 H ini juga diisi dengan kegiatan NgEBand (Ngobrol Enjoy di Bandara), serta Iftor Akbar bersama Santri dan Penghafal Qur’an. Adapun kegiatan NgEBand, dialog interaktif bertajuk “Kartini Masa Kini : Tantangan Perempuan Berperan Ganda di Masa Pandemi” yang digelar di ruang tunggu keberangkatan Bandara Supadio.

Baca Juga :  Daihatsu Tebar Promo Servis

Kegiatan NgEBand dalam rangka memperingati Hari Kartini 2021 ini diselenggarakan dengan harapan dapat mengajak para perempuan Indonesia untuk lebih berani serta percaya diri dan tentunya tetap waras di masa pandemic dengan menjaga keselarasan antara kehidupan karir maupun personal.  “Kuncinya adalah 3B yakni Berkomunikasi, Berkolaborasi serta Bersyukur ketika perempuan dihadapkan pada pilihan antara karir maupun rumah tangga”, ujar Alwa Rerizia, salah satu pembicara.

Alwa sendiri meyakini perempuan pada dasarnya makhluk yang serba bisa, mereka dapat bekerja, mereka dapat mengurus rumah tangga dan mereka dapat berkarya. Sebagai seorang wanita karir yang lebih banyak menghabiskan waktu di luar rumah, ia juga mengajak para perempuan untuk merefleksikan diri, bukan hanya dengan kemampuan multitalent yang dimiliki seorang perempuan, tapi juga bagaimana agar kemampuan ini dapat saling melengkapi dengan peran pasangan nantinya. (sti)

PT Angkasa Pura II Kantor Cabang Bandara Supadio Pontianak kembali menggelar Bazar Produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Kegiatan yang digelar pada tanggal 21 April sampai dengan 5 Mei 2021 itu merupakan salah satu rangkaian Supadio Ramadan Fair 1442 H.

Executive General Manager Bandara Supadio Pontianak, Akbar Putra Mardhika menerangkan, Bazar UMKM yang bertempat di Area Publik Terminal Bandara Supadio ini merupakan Kegiatan UMKM ke-3 yang dilakukan oleh Manajemen Bandara Supadio. Hal ini sebagai bentuk kepedulian dan komitmen dari PT Angkasa Pura II (Persero) dalam mendukung pengembangan dan kemajuan sektor UMKM, khususnya UMKM Kalimantan Barat.

“Sebagaimana agenda UMKM sebelumnya, pada kesempatan Ramadan kali ini kembali menggelar Bazar UMKM yang diikuti oleh para penggerak UMKM Mandiri dengan menampilkan berbagai kemasan produk hasil karya. Harapannya semoga penggerak UMKM tetap berdaya dan bertahan dalam situasi pandemi saat ini,” ungkap Akbar, Jumat (23/4).

Kepala Bidang Usaha Mikro Dinas Koperasi UMKM Perdagangan dan Perindustrian, Tri Pramuarko kembali mengapresiasi kebijakan Manajemen Bandara Supadio yang konsisten dalam pengembangan UMKM. Dari kegiatan ini, dia juga berharap, pelaku usaha dapat mendominasi usaha di Indonesia dan dapat memajukan masyarakat Kalbar.

Baca Juga :  Masih Banyak Warga Ragu

Ketua BPP Pelopor Pemuda Ekonomi Kreatif, Alwa Rerizia menambahkan, ada beberapa program UMKM yang saat ini sedang dilakukan dalam menjembatani UMKM milenial, yakni mendirikan inkubator UMKM berbasis masyarakat. UMKM milenial menurutnya juga perlu didampingi dalam proses membuat branding produk supaya tidak kalah saing dan dapat menembus kancah internasional.  “Saya meyakini potensi nak-anak Kalimantan Barat banyak yang kreatif, hanya saja kurang fasilitas. Perlu kolaborasi dari Instansi maupun Dinas serta stakeholder lainnya untuk mendukung keberlangsungan UMKM” ujar Alwa.

Selain Bazar UMKM, di lokasi yang sama, rangkaian kegiatan Supadio Ramadan Fair 1442 H ini juga diisi dengan kegiatan NgEBand (Ngobrol Enjoy di Bandara), serta Iftor Akbar bersama Santri dan Penghafal Qur’an. Adapun kegiatan NgEBand, dialog interaktif bertajuk “Kartini Masa Kini : Tantangan Perempuan Berperan Ganda di Masa Pandemi” yang digelar di ruang tunggu keberangkatan Bandara Supadio.

Baca Juga :  Daihatsu Tebar Promo Servis

Kegiatan NgEBand dalam rangka memperingati Hari Kartini 2021 ini diselenggarakan dengan harapan dapat mengajak para perempuan Indonesia untuk lebih berani serta percaya diri dan tentunya tetap waras di masa pandemic dengan menjaga keselarasan antara kehidupan karir maupun personal.  “Kuncinya adalah 3B yakni Berkomunikasi, Berkolaborasi serta Bersyukur ketika perempuan dihadapkan pada pilihan antara karir maupun rumah tangga”, ujar Alwa Rerizia, salah satu pembicara.

Alwa sendiri meyakini perempuan pada dasarnya makhluk yang serba bisa, mereka dapat bekerja, mereka dapat mengurus rumah tangga dan mereka dapat berkarya. Sebagai seorang wanita karir yang lebih banyak menghabiskan waktu di luar rumah, ia juga mengajak para perempuan untuk merefleksikan diri, bukan hanya dengan kemampuan multitalent yang dimiliki seorang perempuan, tapi juga bagaimana agar kemampuan ini dapat saling melengkapi dengan peran pasangan nantinya. (sti)

Most Read

Artikel Terbaru

/