alexametrics
25 C
Pontianak
Tuesday, June 28, 2022

Belum Ada Lonjakan Harga Pangan, Komoditas Telur Jadi Atensi

PONTIANAK – Harga bahan pokok pangan di Kalimantan Barat (Kalbar) hingga pertengahan Ramadan tahun ini belum bergejolak. Harga sejumlah komoditas cenderung stabil, meski masih ada yang tercatat mahal. Namun ada beberapa komoditas yang menjadi atensi pemerintah lantaran permintaan naik, misalnya telur.

“Telur ini sedang kita koordinasikan agar pasokannya stabil. Sebab telur ada kenaikan permintaan sesaat guna memenuhi kebutuhan masyarakat dalam membuat kue lebaran,” ujar Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kalbar, Budi L Sanjaya

Budi melanjutkan, saat ini pasokan telur di Kalbar masih mampu dipenuhi oleh para pemasok lokal. Namun mengingat permintaan yang tinggi, tak menutup kemungkinan langkah untuk mendatangkan pasokan telur dari luar provinsi ini ditempuh oleh pemerintah.

“Kalau nanti ternyata ada lonjakan permintaan, kami bisa upayakan untuk mendatangkan telur dari luar Kalbar. Saat ini harga telur Rp27-28 ribu per kilogram. Sementara di Jawa Tengah Rp24 ribu. Jika dibawa ke sini, selisihnya bisa Rp5 ribu, jadi harga telur Rp29 ribu,” katanya.

Kepala Dinas Pangan Peternakan dan Kesehatan Hewan, Muhammad Munsif menambahkan, pihaknya tengah mempersiapkan operasi pasar. Salah satu komoditas yang nanti akan difokuskan adalah telur, mengingat permintaannya yang secara historis cenderung mengalami lonjakan.

“Telur sangat diminati di puasa hingga Lebaran. Harganya, bila tren merangkak naik, perlu kemungkinan opsi operasi pasar telur,” tuturnya.

Baca Juga :  Oke Jack Penantang Baru Ojol di Pontianak

Sementara itu, kenaikan harga telur sudah mulai dirasakan oleh masyarakat. Indra Adhitya salah satunya. Pelaku usaha kue lapis itu mengatakan ada kenaikan harga telur hingga 10 persen dari harga normal yang biasa ia beli.

“Harga bahan pembuatan kue menjelang lebaran khususnya telur ada kenaikan harga. Kira-kira naik 10 persen,” imbuhnya. Meski begitu, hal tersebut tidak membuatnya menaikan harga kue lapis yang ia jual. Harganya masih sama seperti tahun lalu, berikut kualitas dan rasanya.

Pasokan Aman

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kalbar, Budi L Sanjaya mengatakan, selama Ramadan pasokan pangan berjalan dengan lancar. Pihaknya memprediksi, Kalbar tak akan menghadapi kekurangan stok pangan hingga Lebaran mendatang. “Semua komoditas pangan sejauh ini masih normal, dan tidak ada potensi penurunan stok,” tuturnya.

Normalnya pasokan pangan tersebut, menurutnya berdampak pada kestabilan harga hingga tingkat konsumen. Selama Ramadan, harga bahan pokok terpantau stabil bahkan cenderung menunjukkan adanya penurunan untuk sejumlah komoditas. “Bawang turun dibandingkan bulan lalu, ayam yang sebelumnya naik juga sudah turun,” katanya.

Hanya cabai rawit yang menurutnya hingga kini masih mahal, dan masih tembus Rp100 ribu per kilogram. Kurangnya stok masih menjadi penyebab naiknya harga si merah tersebut. Catatan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kalbar, harga cabai rawit merah per 23 April 2021, sebesar Rp101 ribu per kilogram. Menurutnya, keluhan terhadap naiknya komoditas itu lebih banyak datang dari pemilik usaha rumah makan.

Baca Juga :  Terinspirasi Aditya Prayoga, Kadin Kalbar Sediakan Makan Siang Gratis

Untuk daging sapi maupun ayam, dirinya memastikan pasokannya aman. Terlebih dengan adanya alternatif daging beku, yang bisa menjadi pilihan masyarakat. Sementara untuk beras, stoknya cukup dan harganya selalu stabil.

Untuk pasokan gula, sejauh ini juga tidak ada kendala. Produksi gula saat ini tengah melimpah di pasar. “Gula melimpah, harganya malah turun. Jadi tidak akan ada kejadian kesulitan pasokan gula seperti tahun lalu,” tuturnya.

Pihaknya mengaku telah berkoordinasi dengan dinas terkait hingga para pelaku usaha guna memastikan ketersediaan pangan hingga Lebaran nanti.(sti)

Harga Bahan Pokok Pangan Per 23 April 2021
Beras Bulog : Rp9.450 per kg

Beras Permium : 12.500-14.250 per kg

Minyak Goreng Kemasan : 15.400 per liter

Minyak Goreng Curah : 11.560 per liter

Daging Sapi : Rp129.000 per kg

Daging Ayam : Rp27.800 per kg

Telur : Rp27.960 per kg

Cabe  Rawit : Rp101.000 per kg

Batang Merah : Rp33.200 per kg

Batang Putih : RPRp25.400

Sumber : Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kalbar

PONTIANAK – Harga bahan pokok pangan di Kalimantan Barat (Kalbar) hingga pertengahan Ramadan tahun ini belum bergejolak. Harga sejumlah komoditas cenderung stabil, meski masih ada yang tercatat mahal. Namun ada beberapa komoditas yang menjadi atensi pemerintah lantaran permintaan naik, misalnya telur.

“Telur ini sedang kita koordinasikan agar pasokannya stabil. Sebab telur ada kenaikan permintaan sesaat guna memenuhi kebutuhan masyarakat dalam membuat kue lebaran,” ujar Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kalbar, Budi L Sanjaya

Budi melanjutkan, saat ini pasokan telur di Kalbar masih mampu dipenuhi oleh para pemasok lokal. Namun mengingat permintaan yang tinggi, tak menutup kemungkinan langkah untuk mendatangkan pasokan telur dari luar provinsi ini ditempuh oleh pemerintah.

“Kalau nanti ternyata ada lonjakan permintaan, kami bisa upayakan untuk mendatangkan telur dari luar Kalbar. Saat ini harga telur Rp27-28 ribu per kilogram. Sementara di Jawa Tengah Rp24 ribu. Jika dibawa ke sini, selisihnya bisa Rp5 ribu, jadi harga telur Rp29 ribu,” katanya.

Kepala Dinas Pangan Peternakan dan Kesehatan Hewan, Muhammad Munsif menambahkan, pihaknya tengah mempersiapkan operasi pasar. Salah satu komoditas yang nanti akan difokuskan adalah telur, mengingat permintaannya yang secara historis cenderung mengalami lonjakan.

“Telur sangat diminati di puasa hingga Lebaran. Harganya, bila tren merangkak naik, perlu kemungkinan opsi operasi pasar telur,” tuturnya.

Baca Juga :  Remaja jadi Korban Kejahatan Seksual

Sementara itu, kenaikan harga telur sudah mulai dirasakan oleh masyarakat. Indra Adhitya salah satunya. Pelaku usaha kue lapis itu mengatakan ada kenaikan harga telur hingga 10 persen dari harga normal yang biasa ia beli.

“Harga bahan pembuatan kue menjelang lebaran khususnya telur ada kenaikan harga. Kira-kira naik 10 persen,” imbuhnya. Meski begitu, hal tersebut tidak membuatnya menaikan harga kue lapis yang ia jual. Harganya masih sama seperti tahun lalu, berikut kualitas dan rasanya.

Pasokan Aman

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kalbar, Budi L Sanjaya mengatakan, selama Ramadan pasokan pangan berjalan dengan lancar. Pihaknya memprediksi, Kalbar tak akan menghadapi kekurangan stok pangan hingga Lebaran mendatang. “Semua komoditas pangan sejauh ini masih normal, dan tidak ada potensi penurunan stok,” tuturnya.

Normalnya pasokan pangan tersebut, menurutnya berdampak pada kestabilan harga hingga tingkat konsumen. Selama Ramadan, harga bahan pokok terpantau stabil bahkan cenderung menunjukkan adanya penurunan untuk sejumlah komoditas. “Bawang turun dibandingkan bulan lalu, ayam yang sebelumnya naik juga sudah turun,” katanya.

Hanya cabai rawit yang menurutnya hingga kini masih mahal, dan masih tembus Rp100 ribu per kilogram. Kurangnya stok masih menjadi penyebab naiknya harga si merah tersebut. Catatan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kalbar, harga cabai rawit merah per 23 April 2021, sebesar Rp101 ribu per kilogram. Menurutnya, keluhan terhadap naiknya komoditas itu lebih banyak datang dari pemilik usaha rumah makan.

Baca Juga :  Stok Pangan Jelang Lebaran Aman

Untuk daging sapi maupun ayam, dirinya memastikan pasokannya aman. Terlebih dengan adanya alternatif daging beku, yang bisa menjadi pilihan masyarakat. Sementara untuk beras, stoknya cukup dan harganya selalu stabil.

Untuk pasokan gula, sejauh ini juga tidak ada kendala. Produksi gula saat ini tengah melimpah di pasar. “Gula melimpah, harganya malah turun. Jadi tidak akan ada kejadian kesulitan pasokan gula seperti tahun lalu,” tuturnya.

Pihaknya mengaku telah berkoordinasi dengan dinas terkait hingga para pelaku usaha guna memastikan ketersediaan pangan hingga Lebaran nanti.(sti)

Harga Bahan Pokok Pangan Per 23 April 2021
Beras Bulog : Rp9.450 per kg

Beras Permium : 12.500-14.250 per kg

Minyak Goreng Kemasan : 15.400 per liter

Minyak Goreng Curah : 11.560 per liter

Daging Sapi : Rp129.000 per kg

Daging Ayam : Rp27.800 per kg

Telur : Rp27.960 per kg

Cabe  Rawit : Rp101.000 per kg

Batang Merah : Rp33.200 per kg

Batang Putih : RPRp25.400

Sumber : Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kalbar

Most Read

Artikel Terbaru

/