alexametrics
31.7 C
Pontianak
Saturday, May 21, 2022

Dua Siswi SMA Gembala Baik Persembahkan Silver Medal

PONTIANAK – Mengawali semester ganjil Tahun Pelajaran 2021/2022, dua siswi SMA Gembala Baik (SMA GB) yang tergabung dalam Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) kembali mengharumkan nama bangsa dan nama daerah dikancah internasional setelah mempersembahkan Medali Perak (Silver Medal) di event World Youth Invention and Innovation Award (WYIIA) 2021 yang babak finalnya berlangsung secara online pada 17 – 21 Agustus lalu.

Prestasi ini menjadi kado manis bagi bangsa Indonesia yang masih dalam suasana peringatan  HUT Ke-76. Sebagai ketua tim WYIIA adalah Gishella Wilson (Kelas XII MIPA 1)  putri dari Bapak Willy Alens dan Ibu The Yam Suan dan sebagai anggota tim Angelica Clementine Harun Rasjid (XI MIPA 1) putri Bapak  Robert Iskandar dan ibu Yunus Sudaryanti, dengan supervisor Winny Kurniawan, S.Si., M.Si.

Event World Youth Invention and Innovation Award (WYIIA) 2021 yang diselenggarakan oleh State University of Yogyakarta (UNY) bekerja sama dengan Cygnus – Centru UNESCO Romania, Indonesian Young Scientist Association (IYSA), MILSET Asia, “Doza Srekja” – Skopje RN Macedonia, Malaysia Innovation Invention and Creativity Association (MIICA),  dan I-FEST2 Tunisia.

Diceritakan oleh Winny, babak final WYIIA 2021 diikuti oleh 377 finalis dari 35 Negara, yaitu dari USA, Canada, Russia, France, South Korea, Uni Emirates Arab, Romania, Croatia, Colombia, Tunisia, South Africa, Kuwait, Macedonia, Jordania,  Zimbabwe,  Puerto Rico, Mexico, India,  Macao, Bangladesh, Pakistan, Nepal, Azerbaijan, Algeria,  Suriah, Palestine, Iran, Iraq, Yemen, Turkey, Philippines, Vietnam, Malaysia,  Thailand, dan tentunya  Indonesia.

Baca Juga :  Maman Siap Jadi Ketua DPD Golkar Kalbar

Ada 8 bidang kategori yang diperlombakan dalam WYIIA 2021, yaitu matematika, lingkungan, teknologi, energi dan rekayasa, ilmu kehidupan, ilmu sosial, fisika serta pendidikan. “Ada empat aspek yang dinilai oleh dewan juri pada WYIIA tahun ini, meliputi makalah ilmiah, saintifik poster, presentasi, dan tanya dengan dewan juri” ungkap Winny yang  juga merupakan guru Kimia lulusan S2 Kimia FMIPA UNTAN.

Dihubungi via telepon, beberapa saat sebelum keikutsertaan mereka di Puncak Acara Kejar Prestasi Anak Indonesia (KREASI) 2021 oleh pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang akan dihadiri secara virtual oleh Presiden RI, kedua siswi yang merupakan alumni SD GB II , SMP GB, dan SMP GB Plus membagikan cerita mereka tentang lomba yang mereka ikuti. “Kami mengambil kategori life science atau ilmu kehidupan, spesifiknya bidang biochemistry” ungkap Gishella selaku ketua tim. “Inovasi yang kami tawarkan adalah plastik ramah lingkungan yang dapat memperpanjang masa simpan buah” ucap Angelica yang bercita-cita jadi dokter gigi ini.

Baca Juga :  Pelajar SMA GB Raih Tiga Penghargaan Gold Medal, Silver Medal & Special Award

Ajang WYIIA 2021 bukan merupakan ajang internasional pertama bagi kedua gadis yang punya hobi jalan-jalan ini, tetapi mendapat undian pertama pada ajang lomba internasional menjadi pengalaman pertama mereka. “Ada sedikit kendala teknis di awal-awal presentasi, sehingga waktu presentasi kami yang hanya 7 menit sedikit tersita. Tapi berkat pelatihan yang intensif, presentasi dan tanya jawab online dengan dewan juri dari berbagai negara dapat selesai dengan baik, walaupun ada juri yang komentar kami bicaranya cepat banget” ungkap keduanya sambil tertawa.

Marsianus Ami, S.Pd. selaku Kepala SMA GB menyampaikan puji syukur dan terima kasih atas dukungan semua pihak, antara lain Profesor Willybrodus, OFMCap selaku pastor pembina yayasan, pastor Dr. Paulus Toni, OFMCap selaku ketua beserta segenap pengurus yayasan, dinas pendidikan dan pengawas pembina Ibu Hj. Isnawati, M.Si., orang tua siswa, dewan guru, dan guru pembimbing. “Semoga prestasi Gishella dan Angelica, dapat menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk terus berprestasi walaupun masih dalam masa pandemi” pungkasnya. (*/r)

PONTIANAK – Mengawali semester ganjil Tahun Pelajaran 2021/2022, dua siswi SMA Gembala Baik (SMA GB) yang tergabung dalam Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) kembali mengharumkan nama bangsa dan nama daerah dikancah internasional setelah mempersembahkan Medali Perak (Silver Medal) di event World Youth Invention and Innovation Award (WYIIA) 2021 yang babak finalnya berlangsung secara online pada 17 – 21 Agustus lalu.

Prestasi ini menjadi kado manis bagi bangsa Indonesia yang masih dalam suasana peringatan  HUT Ke-76. Sebagai ketua tim WYIIA adalah Gishella Wilson (Kelas XII MIPA 1)  putri dari Bapak Willy Alens dan Ibu The Yam Suan dan sebagai anggota tim Angelica Clementine Harun Rasjid (XI MIPA 1) putri Bapak  Robert Iskandar dan ibu Yunus Sudaryanti, dengan supervisor Winny Kurniawan, S.Si., M.Si.

Event World Youth Invention and Innovation Award (WYIIA) 2021 yang diselenggarakan oleh State University of Yogyakarta (UNY) bekerja sama dengan Cygnus – Centru UNESCO Romania, Indonesian Young Scientist Association (IYSA), MILSET Asia, “Doza Srekja” – Skopje RN Macedonia, Malaysia Innovation Invention and Creativity Association (MIICA),  dan I-FEST2 Tunisia.

Diceritakan oleh Winny, babak final WYIIA 2021 diikuti oleh 377 finalis dari 35 Negara, yaitu dari USA, Canada, Russia, France, South Korea, Uni Emirates Arab, Romania, Croatia, Colombia, Tunisia, South Africa, Kuwait, Macedonia, Jordania,  Zimbabwe,  Puerto Rico, Mexico, India,  Macao, Bangladesh, Pakistan, Nepal, Azerbaijan, Algeria,  Suriah, Palestine, Iran, Iraq, Yemen, Turkey, Philippines, Vietnam, Malaysia,  Thailand, dan tentunya  Indonesia.

Baca Juga :  Ini Alasan BRI Kerap jadi Sasaran Skimming

Ada 8 bidang kategori yang diperlombakan dalam WYIIA 2021, yaitu matematika, lingkungan, teknologi, energi dan rekayasa, ilmu kehidupan, ilmu sosial, fisika serta pendidikan. “Ada empat aspek yang dinilai oleh dewan juri pada WYIIA tahun ini, meliputi makalah ilmiah, saintifik poster, presentasi, dan tanya dengan dewan juri” ungkap Winny yang  juga merupakan guru Kimia lulusan S2 Kimia FMIPA UNTAN.

Dihubungi via telepon, beberapa saat sebelum keikutsertaan mereka di Puncak Acara Kejar Prestasi Anak Indonesia (KREASI) 2021 oleh pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang akan dihadiri secara virtual oleh Presiden RI, kedua siswi yang merupakan alumni SD GB II , SMP GB, dan SMP GB Plus membagikan cerita mereka tentang lomba yang mereka ikuti. “Kami mengambil kategori life science atau ilmu kehidupan, spesifiknya bidang biochemistry” ungkap Gishella selaku ketua tim. “Inovasi yang kami tawarkan adalah plastik ramah lingkungan yang dapat memperpanjang masa simpan buah” ucap Angelica yang bercita-cita jadi dokter gigi ini.

Baca Juga :  MAN 2 Pontianak Kembali Ukir Prestasi di Tingkat Nasional

Ajang WYIIA 2021 bukan merupakan ajang internasional pertama bagi kedua gadis yang punya hobi jalan-jalan ini, tetapi mendapat undian pertama pada ajang lomba internasional menjadi pengalaman pertama mereka. “Ada sedikit kendala teknis di awal-awal presentasi, sehingga waktu presentasi kami yang hanya 7 menit sedikit tersita. Tapi berkat pelatihan yang intensif, presentasi dan tanya jawab online dengan dewan juri dari berbagai negara dapat selesai dengan baik, walaupun ada juri yang komentar kami bicaranya cepat banget” ungkap keduanya sambil tertawa.

Marsianus Ami, S.Pd. selaku Kepala SMA GB menyampaikan puji syukur dan terima kasih atas dukungan semua pihak, antara lain Profesor Willybrodus, OFMCap selaku pastor pembina yayasan, pastor Dr. Paulus Toni, OFMCap selaku ketua beserta segenap pengurus yayasan, dinas pendidikan dan pengawas pembina Ibu Hj. Isnawati, M.Si., orang tua siswa, dewan guru, dan guru pembimbing. “Semoga prestasi Gishella dan Angelica, dapat menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk terus berprestasi walaupun masih dalam masa pandemi” pungkasnya. (*/r)

Most Read

Artikel Terbaru

/