alexametrics
26 C
Pontianak
Friday, May 27, 2022

Fenomena Ngelem Bikin Resah

Anwar Ali ; Jangan Jual Lem ke Anak-Anak

PONTIANAK-Anggota DPRD Pontianak Anwar Ali minta agar penjualan lem di toko bangunan tidak diperjual belikan untuk anak-anak. Pasalnya alat perekat itu justru digunakan segelintir anak untuk ngelem.

“Saya minta pemilik toko bangunan tidak sembarang menjual lem. Beberapa hari ini di media sosial viral anak-anak ngelem. Belum tahu persisnya dimana, karena masih dalam pencarian. Tapi yang jelas kejadian ini memilukan,” tegas Anwar Ali, Senin (25/11).

Efek menghirup lem jika dilakukan berkelanjutan sangat berbahaya bagi kesehatan anak. Salah satunya bisa merusak otak. Selain itu, menghirup lem juga dapat membahayakan jantung.

Apa yang terjadi ini kata dia sangat mengkhawatirkan. Dia meminta laporan-laporan ini dapat ditindaklanjuti oleh dinas, Camat dan Lurah. “Jika terdapat laporan segera ditindaklanjuti,” katanya.

Baca Juga :  Gelar Pangan Murah, Ringankan Beban Warga Terdampak Pandemi

Penelusuran rekam jejak si anak dan kehidupannya harus dilakukan. Itu untuk mencari latar belakang si anak sampai menghirup lem. Jika alasan mereka cuma coba-coba maka patut dikhawatirkan. Jika dibiarkan fenomena anak ngelem di Pontianak bisa menggurita.

Pemilik toko bangunan kata dia diminta untuk tidak sembarangan menjual lem. “Nanti akan saya sampaikan persoalan ini ke komisi empat. Persoalan ini harus diambil langkah sigap buat penyelesaiannya. Pemilik bangunan juga akan dipanggil ke sini,” tegasnya.(iza)

Anwar Ali ; Jangan Jual Lem ke Anak-Anak

PONTIANAK-Anggota DPRD Pontianak Anwar Ali minta agar penjualan lem di toko bangunan tidak diperjual belikan untuk anak-anak. Pasalnya alat perekat itu justru digunakan segelintir anak untuk ngelem.

“Saya minta pemilik toko bangunan tidak sembarang menjual lem. Beberapa hari ini di media sosial viral anak-anak ngelem. Belum tahu persisnya dimana, karena masih dalam pencarian. Tapi yang jelas kejadian ini memilukan,” tegas Anwar Ali, Senin (25/11).

Efek menghirup lem jika dilakukan berkelanjutan sangat berbahaya bagi kesehatan anak. Salah satunya bisa merusak otak. Selain itu, menghirup lem juga dapat membahayakan jantung.

Apa yang terjadi ini kata dia sangat mengkhawatirkan. Dia meminta laporan-laporan ini dapat ditindaklanjuti oleh dinas, Camat dan Lurah. “Jika terdapat laporan segera ditindaklanjuti,” katanya.

Baca Juga :  Agen Penyalur Diburu

Penelusuran rekam jejak si anak dan kehidupannya harus dilakukan. Itu untuk mencari latar belakang si anak sampai menghirup lem. Jika alasan mereka cuma coba-coba maka patut dikhawatirkan. Jika dibiarkan fenomena anak ngelem di Pontianak bisa menggurita.

Pemilik toko bangunan kata dia diminta untuk tidak sembarangan menjual lem. “Nanti akan saya sampaikan persoalan ini ke komisi empat. Persoalan ini harus diambil langkah sigap buat penyelesaiannya. Pemilik bangunan juga akan dipanggil ke sini,” tegasnya.(iza)

Most Read

Munzalan Sebut Sudah Transparan

Ambalau Kekurangan Guru

Artikel Terbaru

/