alexametrics
28 C
Pontianak
Thursday, May 26, 2022

Maksimalkan Penanganan dan Penanggulangan Covid-19

PONTIANAK – Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat Harisson mengingatkan kepala dinas kesehatan di kabupaten/kota agar terus memaksimalkan penanganan dan penanggulangan Covid-19.

Sebab saat ini ada 11 kabupaten/kota yang masuk dalam zona orange (risiko sedang) berdasarkan kategori risiko kenaikan kasus kabupaten/kota, Kalimantan Barat, per tanggal 20 Desember 2020. Sedangkan tiga kabupaten lainnya masuk dalam dalam zona kuning (resiko rendah).

Adapun daerah yang masuk dalam zona orange antara lain, Kabupaten Melawi, Kayong Utara, Sekadau, Kapuas Hulu, Sambas, Landak, Sintang, Bengkayang, Kubu Raya, Kota Pontianak dan Singkawang. Sementara daerah yang berada di zona kuning antara lain, Sanggau, Ketapang dan Mempawah.

“Hingga tanggal 21 Desember kemarin, jumlah kasus konfirmasi Covid-19 di Kalbar mencapai 2.950 kasus,” kata Harisson di Pontianak, kemarin.

Baca Juga :  Pengadilan Negeri Pontianak Gelar Sidang Secara Online

Kemudian dari 2.950 kasus konfirmasi Covid-19 itu sebanyak 392 orang masih dalam perawatan dan diisiolasi. Sementara 2.533 orang lainnya dinyatakan sembuh dan 25 orang meninggal.

Ia melanjutkan pihaknya terus memaksimalkan penanganan dan pencegahan Covid-19. Antara lain dengan memperketat pintu masuk ke Kalimantan Barat.

Upaya lain yang dilakukan dengan terus gencar melakukan razia dengan menggandeng pemerintah kabupaten/kota maupun TNI/Polri.
“Razia dilakukan untuk menelusuri mereka yang sudah terkena Covid-19,” kata terang Harisson.

Ia mengingatkan kabupaten/kota yang masuk dalam zona orange untuk lebih maksimal lagi menelusuri siapa saja yang sudah terkonfirmasi.
“Sehingga semakin cepat dilakukan pencegahan maka semakin banyak masyarakat yang terlindungi dari Covid-19,” harapnya.

Baca Juga :  Bentuk Batalyon Guru Bergerak Kepong Cegah Covid-19

Ia melanjutkan semakin banyaknya daerah yang masuk dalam zona orange, tentu menjadi peringatan bagi masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan selalu menerapkan protokol kesehatan. (mse)

PONTIANAK – Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat Harisson mengingatkan kepala dinas kesehatan di kabupaten/kota agar terus memaksimalkan penanganan dan penanggulangan Covid-19.

Sebab saat ini ada 11 kabupaten/kota yang masuk dalam zona orange (risiko sedang) berdasarkan kategori risiko kenaikan kasus kabupaten/kota, Kalimantan Barat, per tanggal 20 Desember 2020. Sedangkan tiga kabupaten lainnya masuk dalam dalam zona kuning (resiko rendah).

Adapun daerah yang masuk dalam zona orange antara lain, Kabupaten Melawi, Kayong Utara, Sekadau, Kapuas Hulu, Sambas, Landak, Sintang, Bengkayang, Kubu Raya, Kota Pontianak dan Singkawang. Sementara daerah yang berada di zona kuning antara lain, Sanggau, Ketapang dan Mempawah.

“Hingga tanggal 21 Desember kemarin, jumlah kasus konfirmasi Covid-19 di Kalbar mencapai 2.950 kasus,” kata Harisson di Pontianak, kemarin.

Baca Juga :  Wasit Pilkada Diminta Netral

Kemudian dari 2.950 kasus konfirmasi Covid-19 itu sebanyak 392 orang masih dalam perawatan dan diisiolasi. Sementara 2.533 orang lainnya dinyatakan sembuh dan 25 orang meninggal.

Ia melanjutkan pihaknya terus memaksimalkan penanganan dan pencegahan Covid-19. Antara lain dengan memperketat pintu masuk ke Kalimantan Barat.

Upaya lain yang dilakukan dengan terus gencar melakukan razia dengan menggandeng pemerintah kabupaten/kota maupun TNI/Polri.
“Razia dilakukan untuk menelusuri mereka yang sudah terkena Covid-19,” kata terang Harisson.

Ia mengingatkan kabupaten/kota yang masuk dalam zona orange untuk lebih maksimal lagi menelusuri siapa saja yang sudah terkonfirmasi.
“Sehingga semakin cepat dilakukan pencegahan maka semakin banyak masyarakat yang terlindungi dari Covid-19,” harapnya.

Baca Juga :  Kenakan Rompi Khusus, Pelanggar Prokes Sapu Pasar

Ia melanjutkan semakin banyaknya daerah yang masuk dalam zona orange, tentu menjadi peringatan bagi masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan selalu menerapkan protokol kesehatan. (mse)

Most Read

Artikel Terbaru

/