Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tinjau Progres Bedah Rumah di Ketapang, Ria Norsan Dorong Perluasan Program RTLH di Kalbar

N
Gubernur Kalbar Ria Norsan meninjau langsung pembangunan Bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Sungai Awan Kiri, Kabupaten Ketapang, Selasa (18/11).
Gubernur Kalbar Ria Norsan meninjau langsung pembangunan Bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Sungai Awan Kiri, Kabupaten Ketapang, Selasa (18/11).

PONTIANAK POST – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan meninjau langsung progres pembangunan Bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Sungai Awan Kiri, Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang, Selasa, (18/11).


Advertisement

Kunjungan ini menjadi bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam memastikan program peningkatan kualitas hunian masyarakat berjalan sesuai standar dan tepat sasaran.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur meninjau tiga unit rumah yang telah selesai direhabilitasi menjadi rumah layak huni.

Setiap unit diperiksa secara detail mulai dari struktur bangunan, kualitas material, hingga kelayakan fasilitas dasar. Ria Norsan juga berdialog langsung dengan para penerima manfaat untuk mengetahui secara langsung perubahan kondisi tempat tinggal mereka yang kini dianggap lebih aman, sehat, dan nyaman.

Advertisement

"Pemerintah Provinsi secara konsisten mengalokasikan anggaran khusus untuk program bedah rumah, terutama bagi warga yang tinggal di hunian tidak layak. Ini adalah komitmen kami untuk memastikan masyarakat dapat hidup dengan lebih aman dan bermartabat," jelasnya.

Peninjauan ini sekaligus menjadi evaluasi lapangan terhadap pelaksanaan program RTLH di Kabupaten Ketapang, serta dorongan agar pembangunan rumah layak huni di daerah lain di Kalimantan Barat dapat dipercepat dan ditingkatkan kualitasnya.

Gubernur menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya fokus pada jumlah rumah yang dibangun, tetapi juga pada kualitas bantuan agar mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Advertisement

Selain itu, Ria Norsan menyampaikan bahwa pemerintah provinsi akan memperluas cakupan program agar semakin banyak masyarakat di berbagai desa di Kalbar yang dapat merasakan manfaatnya.

"Insya Allah ke depan program ini akan kita laksanakan secara merata di semua desa. Kami ingin memastikan setiap warga yang benar-benar membutuhkan dapat merasakan langsung manfaatnya," pungkasnya. (mse/r)

Advertisement

Artikel Terkait

BNPP Perbaiki 174 Rumah Tak Layak Huni di Natuna, Diprioritaskan dari Keluarga Berpenghasilan Rendah

BNPP Perbaiki 174 Rumah Tak Layak Huni di Natuna, Diprioritaskan dari Keluarga Berpenghasilan Rendah

BNPP menyediakan bantuan perbaikan 174 rumah tak layak huni di kawasan perbatasan Natuna bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Masih Ada 10 Ribu RTLH di Kapuas Hulu, Program BSPS Rp20 Juta Mulai Perbaiki Rumah Warga

Masih Ada 10 Ribu RTLH di Kapuas Hulu, Program BSPS Rp20 Juta Mulai Perbaiki Rumah Warga

Sekitar 10 ribu rumah tidak layak huni di Kapuas Hulu masih membutuhkan perhatian, sementara ratusan rumah mendapat bantuan BSPS.

Pemkab Mempawah Sosialisasikan Bantuan Perbaikan RTLH dan Sanitasi Tahun 2026

Pemkab Mempawah Sosialisasikan Bantuan Perbaikan RTLH dan Sanitasi Tahun 2026

Pemerintah Kabupaten Mempawah sosialisasikan bantuan perbaikan RTLH dan sanitasi bagi warga Desa Pentek.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer