Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

DPRD Dorong Percepatan Isi Kekosongan Jabatan Eselon II di Pontianak

M
Penulis: Mirza Ahmad Muin❯

 

Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak, Bebby Nailufa.
Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak, Bebby Nailufa.

PONTIANAK POST - Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak, Bebby Nailufa memandang terdapat beberapa posisi strategis jabatan eselon II di Pemerintah Pontianak masih dirangkap dua jabatan. Agar kinerja lembaga dapat berjalan dengan optimal dimintanya untuk dapat diisi kekosongan jabatan itu. Demikian dikatakannnya kepada Pontianak Post, Jumat (21/11).


Advertisement

“Saat ini ada beberapa dinas diisi rangkap jabatan. Sudah seharusnya Wali Kota Pontianak melakukan percepatan untuk melakukan seleksi terbuka untuk pengisian jabatan eselon II untuk ditempatkan di dinas yang kosong,” ujar Bebby.

Seperti Dinas Pertanian, Kominfo, Dinsos saat ini masih diisi pelaksana tugas. Pengisi pelaksana tugas itu juga merangkap jabatan. Jika sudah merangkap dua jabatan, pandangan politisi Golkar itu, akan membuat kinerja tidak maksimal.

Apalagi semua dinas memiliki program dan target capaian setiap tahunnya. Jika ada dua jabatan, bagaimana mereka bisa mengejar target dari setiap program yang sudah direncanakan itu.

Advertisement

Terlebih di tahun depan, Pemkot Pontianak dihadapkan dengan tantangan efisiensi fiskal. Tunjangan ke Daerah dari pusat dikurangi hingga Rp 2 ratus miliar lebih. Sudah pasti, setiap eselon II mesti betul-betul fokus dengan jabatan yang diembannya.

Rencana program mesti dilihat betul-betul. Mesti menyeimbangkan dengan alokasi anggaran yang diefisiensi. Dengan penyusunan program terencana, akan menjadikan program berjalan sesuai dengan harapan. Keutamaan program adalah keberpihakan kepada masyarakat banyak.

Menurutnya, ke tiga dinas yang mengalami kekosongan posisi ini programnya banyak melibatkan masyarakat. Pertanian dan Perikanan, kata dia butuh penguatan pendampingan. Belum lagi persoalan sosial di Pontianak, kini semakin banyak. mesti fokus menghadapi tantangan tersebut.

Advertisement

Kekosongan Dinas Komunikasi dan Informasi juga vital. Sebab dinas tersebut memberikan edukasi dari setiap program Pemerintah Kota Pontianak. Edukasi dan informasi itu, diharap bisa sampai hingga masyarakat tapak.

Dalam open bidding nanti, diharapnya penempatan pejabat eselon II ini dapat senada dengan ilmunya. Sehingga ketika melakukan penerapan dan kebijakan, memiliki landasan kuat dan pastinya dapat menjadikan Kota Pontianak ini semakin baik.

“Eselon III itu cukup banyak yang bagus. Pengalaman juga sudah ada. Mudah-mudahan saat pembukaan jabatan, banyak diikuti pejabat eselon III,” ujaranya.(iza)

Advertisement

Artikel Terkait

DPRD Pontianak Soroti Lambannya Pelebaran Jalan Sungai Jawi, Desak Percepatan Pembebasan Lahan

DPRD Pontianak Soroti Lambannya Pelebaran Jalan Sungai Jawi, Desak Percepatan Pembebasan Lahan

DPRD Pontianak mendorong percepatan pembebasan lahan agar proyek pelebaran Jalan Sungai Jawi segera terealisasi.

Ketua DPRD Pontianak Desak Percepatan Perbaikan Dermaga Feri Bardan-Siantan Demi Kelancaran Transportasi Warga

Ketua DPRD Pontianak Desak Percepatan Perbaikan Dermaga Feri Bardan-Siantan Demi Kelancaran Transportasi Warga

DPRD Pontianak mendesak solusi percepatan perbaikan Dermaga Feri Bardan-Siantan agar layanan penyeberangan segera beroperasi.

Pemkab Ketapang Dorong Percepatan Akreditasi Perpustakaan Sekolah

Pemkab Ketapang Dorong Percepatan Akreditasi Perpustakaan Sekolah

Pemkab Ketapang dorong percepatan akreditasi perpustakaan sekolah untuk perkuat budaya literasi daerah.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer