Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bawaslu Pontianak Uji Petik Pemilih TMS, Pastikan Data Akurat

N

 

Ridwan
Ridwan

PONTIANAK POST - Bawaslu Kota Pontianak melakukan uji petik terhadap data pemilih yang masuk kategori Tidak Memenuhi Syarat (TMS), khususnya pemilih yang telah meninggal dunia, sebagai bagian dari pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) yang dilaksanakan KPU Kota Pontianak.


Advertisement

Ketua Bawaslu Kota Pontianak, Ridwan, mengatakan uji petik tersebut dilakukan untuk memastikan akurasi data pemilih serta mencegah munculnya pemilih fiktif pada Pemilu dan Pilkada mendatang.

“Uji petik ini kami lakukan untuk memastikan pemilih yang sudah meninggal dunia benar-benar dihapus dari daftar pemilih, sekaligus memastikan pemilih pemula yang telah memenuhi syarat usia dapat masuk dalam daftar pemilih,” kata Ridwan di Pontianak, siang kemarin.

Selain melakukan uji petik secara mandiri, Bawaslu Kota Pontianak juga mengawasi KPU Kota Pontianak saat melaksanakan coklit terbatas terhadap pemilih yang berpotensi TMS karena meninggal dunia. Pengawasan ini dilakukan sebagai bagian dari fungsi pengawasan melekat Bawaslu pada masa non-tahapan Pemilu.

Advertisement

Ridwan menyebutkan hasil pengawasan dan uji petik tersebut disampaikan kepada KPU Kota Pontianak melalui rapat pleno Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan serta melalui surat resmi. Rekomendasi yang diberikan mencakup penghapusan pemilih TMS dan penambahan pemilih pemula.

Ridwan menegaskan, pengawasan data pemilih tetap menjadi prioritas meskipun tahapan Pemilu dan Pilkada 2024 telah berakhir.

“Data pemilih adalah fondasi utama demokrasi. Karena itu, meski saat ini berada pada masa non-tahapan, Bawaslu tetap menjalankan tugas pengawasan agar kualitas Pemilu ke depan tetap terjaga,” tegasnya.

Advertisement

Menurut Ridwan, selain pengawasan data pemilih, Bawaslu Kota Pontianak juga terus melakukan penguatan kelembagaan serta pengawasan partisipatif melalui pendidikan politik dan penguatan kerja sama lintas lembaga sebagai persiapan menuju Pemilu dan Pilkada berikutnya. (mse) 

Advertisement

Artikel Terkait

KPU Singkawang Tetapkan 179.067 Pemilih dalam Pemutakhiran Data Berkelanjutan Triwulan II Tahun 2026

KPU Singkawang Tetapkan 179.067 Pemilih dalam Pemutakhiran Data Berkelanjutan Triwulan II Tahun 2026

KPU Singkawang tetapkan 179.067 pemilih dalam Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Triwulan II Tahun 2026.

Pemilih Pemula Dominasi Kenaikan DPT Kalbar pada Pemutakhiran Data Semester I 2026

Pemilih Pemula Dominasi Kenaikan DPT Kalbar pada Pemutakhiran Data Semester I 2026

KPU Kalbar mencatat jumlah pemilih bertambah 48.686 orang, didominasi pemilih pemula atau Generasi Z.

Pemilih Kubu Raya Tambah 2.823 Orang, KPU Tetapkan DPB Triwulan II Sebanyak 473.229 Pemilih

Pemilih Kubu Raya Tambah 2.823 Orang, KPU Tetapkan DPB Triwulan II Sebanyak 473.229 Pemilih

KPU Kab. Kubu Raya tetapkan DPB Triwulan II 2026 sebanyak 473.229 pemilih atau bertambah 2.823 orang.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer