alexametrics
32.8 C
Pontianak
Monday, July 4, 2022

Norma, Utusan Kalbar Juara 1 Tahfiz 15 Juz

Norma, utusan Kalbar di ajang Musabaqah Hafalan Al-Qur’an dan Hadits (MQHQ) Pangeran Sultan Abdul ‘Aziz Alu Su’ud berhasil meraih juara pertama. Peserta Tahfiz Alquran putri, Cabang 15 Juz ini menambah sederet prestasi Kalbar di ajang tilawah dan tahfiz.

MARSITA RIANDINI,Pontianak.

Norma sudah bisa bernafas lega, penampilannya di final unggul dari Nabilah Suharso, Sumatera Utara Juara ke dua dan Nur Fadhilah Wahid, Sulawesi Selatan Juara ke tiga.

Tak ada bel yang dipencet dewan hakim, sebagai tanda adanya kesalahan dari gadis kelahiran Sengkubang, 20 tahun lalu itu. Bahkan tak ada pula dewan hakim yang harus membimbing Norma untuk mengingat hafalannya. Final itu dilalui dengan lancar.

MHQH Pangeran Sultan Bin Abdul Aziz Alu Su’ud tingkat nasional 2021 ini dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat, dan berlangsung di Jakarta selama empat hari, 22-25 Maret 2021. Tercatat 250 hafiz dan hafizah dari 34 provinsi di Indonesia mengikuti lima cabang perlombaan. Mereka adalah hafiz Al-Qur’an dan Hadits terbaik dari berbagai daerah yang diutus oleh Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an ( LPTQ) Provinsi dan Pondok Pesantren.

Ustaz Hepni Putra, salah satu pendamping peserta Kalbar mengatakan peraturan lomba lebih kurang dengan peraturan lomba serupa yang diselenggarakan pada MTQ. “Karena lomba ini diselenggarakan oleh Kementerian Agama bekerja sama dengan Kedutaan Besar Arab Saudi,” jelasnya saat dihubungi Pontianak Post.

Baca Juga :  ACT Kalbar - Bank Kalbar Serahkan Bantuan Bagi Pedagang

Penampilan Norma di babak penyisihan hingga final kata dia sangat maksimal. Tak ada dewan hakim memencet bel, juga tak ada dibimbing karena lupa dengan hafalan. “Alahmdulillah saat di final, kami bisa menyaksikan langsung, memang penampilan Norma dan hafalannya lancar,” ulas dia.

Sementara tiga peserta lainnya, lanjut Hepni belum berhasil masuk ke final. Namun, dari hasil pantauannya potensi peserta Kalbar cukup bersaing dengan peserta lainnya. Diperlukan penguatan, motivasi, dan latihan lebih lanjut untuk meningkatkan prestasi, khususnya di tingkat nasional.

Sementara itu, tantangan lomba kali ini kata Hepni, peserta harus mandiri. Mulai dari registrasi hingga tampil lomba tidak didampingi panitia. “Mungkin mempertimbangkan pandemi,” tambahnya.

Sebelumnya, Lembaga Pengembangan Musabaqah Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kalbar telah menggelar pemusatan latihan untuk lima utusan Kalbar yang mengikuti MHQH Pangeran Sultan Abdul ‘Aziz Alu Su’ud Tingkat Nasional XIII Tahun 2021 ini. Pemusatan latihan di Sekretariat LPTQ Kalbar, Jalan M Sohor itu berlangsung dua tahapan. Para peserta dilatih pendamping yang memang pakar di bidangnya. Dari lima peserta hang dilatih, hanya empat peserta yang dinyatakan lolos untuk tampil ke Jakarta.

Baca Juga :  Covid-19 Naik, Kemanjuran Vaksin Sinopharm di Seychelles Dipertanyakan

“Kami pengurus LPTQ Provinsi Kalbar mengucapkan syukur Alhamdulillah atas prestasi yang diraih oleh salah satu peserta dari empat peserta dari LPTQ Provinsi Kalbar yang mengikuti Musabaqah Hifzil Qur’an dan Hadis (MHQH) XIII Tahun 2021 di Jakarta atas nama Norma sebagai juara I Tahfizd 15 Juz putri,” kata Ketua Umum LPTQ Kalbar, Andi Musa.

Hal ini bisa dicapai, lanjut Andi karena adanya ridha dari Allah SWT yang didukung dengan adanya kerjasama dan sinergi dari peserta, Pimpinan dan pengasuh pondok pesantren Nurul Huda Sengkubang Mempawah, pelatih dan Pengurus LPTQ Provinsi Kalbar.

“Diharapkan dari raihan prestasi ini dapat terus dan menjadi motivasi para Qari-qariah dan hafidz-hafidzah Kalbar untuk terus berlatih guna meningkatkan kualitas Tilawah dan hafalannya dalam rangka mengukir dan prestasi setiap even yang diikuti baik pada tingkat nasional maupun internasional. Insyaa Allah bisa dan sukses buat Kalbar,” pungkasnya. (*)

Norma, utusan Kalbar di ajang Musabaqah Hafalan Al-Qur’an dan Hadits (MQHQ) Pangeran Sultan Abdul ‘Aziz Alu Su’ud berhasil meraih juara pertama. Peserta Tahfiz Alquran putri, Cabang 15 Juz ini menambah sederet prestasi Kalbar di ajang tilawah dan tahfiz.

MARSITA RIANDINI,Pontianak.

Norma sudah bisa bernafas lega, penampilannya di final unggul dari Nabilah Suharso, Sumatera Utara Juara ke dua dan Nur Fadhilah Wahid, Sulawesi Selatan Juara ke tiga.

Tak ada bel yang dipencet dewan hakim, sebagai tanda adanya kesalahan dari gadis kelahiran Sengkubang, 20 tahun lalu itu. Bahkan tak ada pula dewan hakim yang harus membimbing Norma untuk mengingat hafalannya. Final itu dilalui dengan lancar.

MHQH Pangeran Sultan Bin Abdul Aziz Alu Su’ud tingkat nasional 2021 ini dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat, dan berlangsung di Jakarta selama empat hari, 22-25 Maret 2021. Tercatat 250 hafiz dan hafizah dari 34 provinsi di Indonesia mengikuti lima cabang perlombaan. Mereka adalah hafiz Al-Qur’an dan Hadits terbaik dari berbagai daerah yang diutus oleh Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an ( LPTQ) Provinsi dan Pondok Pesantren.

Ustaz Hepni Putra, salah satu pendamping peserta Kalbar mengatakan peraturan lomba lebih kurang dengan peraturan lomba serupa yang diselenggarakan pada MTQ. “Karena lomba ini diselenggarakan oleh Kementerian Agama bekerja sama dengan Kedutaan Besar Arab Saudi,” jelasnya saat dihubungi Pontianak Post.

Baca Juga :  Covid-19 Naik, Kemanjuran Vaksin Sinopharm di Seychelles Dipertanyakan

Penampilan Norma di babak penyisihan hingga final kata dia sangat maksimal. Tak ada dewan hakim memencet bel, juga tak ada dibimbing karena lupa dengan hafalan. “Alahmdulillah saat di final, kami bisa menyaksikan langsung, memang penampilan Norma dan hafalannya lancar,” ulas dia.

Sementara tiga peserta lainnya, lanjut Hepni belum berhasil masuk ke final. Namun, dari hasil pantauannya potensi peserta Kalbar cukup bersaing dengan peserta lainnya. Diperlukan penguatan, motivasi, dan latihan lebih lanjut untuk meningkatkan prestasi, khususnya di tingkat nasional.

Sementara itu, tantangan lomba kali ini kata Hepni, peserta harus mandiri. Mulai dari registrasi hingga tampil lomba tidak didampingi panitia. “Mungkin mempertimbangkan pandemi,” tambahnya.

Sebelumnya, Lembaga Pengembangan Musabaqah Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kalbar telah menggelar pemusatan latihan untuk lima utusan Kalbar yang mengikuti MHQH Pangeran Sultan Abdul ‘Aziz Alu Su’ud Tingkat Nasional XIII Tahun 2021 ini. Pemusatan latihan di Sekretariat LPTQ Kalbar, Jalan M Sohor itu berlangsung dua tahapan. Para peserta dilatih pendamping yang memang pakar di bidangnya. Dari lima peserta hang dilatih, hanya empat peserta yang dinyatakan lolos untuk tampil ke Jakarta.

Baca Juga :  Enam Puluh Anak Terima Komuni Pertama

“Kami pengurus LPTQ Provinsi Kalbar mengucapkan syukur Alhamdulillah atas prestasi yang diraih oleh salah satu peserta dari empat peserta dari LPTQ Provinsi Kalbar yang mengikuti Musabaqah Hifzil Qur’an dan Hadis (MHQH) XIII Tahun 2021 di Jakarta atas nama Norma sebagai juara I Tahfizd 15 Juz putri,” kata Ketua Umum LPTQ Kalbar, Andi Musa.

Hal ini bisa dicapai, lanjut Andi karena adanya ridha dari Allah SWT yang didukung dengan adanya kerjasama dan sinergi dari peserta, Pimpinan dan pengasuh pondok pesantren Nurul Huda Sengkubang Mempawah, pelatih dan Pengurus LPTQ Provinsi Kalbar.

“Diharapkan dari raihan prestasi ini dapat terus dan menjadi motivasi para Qari-qariah dan hafidz-hafidzah Kalbar untuk terus berlatih guna meningkatkan kualitas Tilawah dan hafalannya dalam rangka mengukir dan prestasi setiap even yang diikuti baik pada tingkat nasional maupun internasional. Insyaa Allah bisa dan sukses buat Kalbar,” pungkasnya. (*)

Most Read

Artikel Terbaru

/