alexametrics
23.4 C
Pontianak
Sunday, August 14, 2022

Pontianak Tertinggi Partisipasi Sensus Penduduk Online

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pontianak Suminar Kristiani menyebut Kota Pontianak merupakan daerah terbanyak dalam melakukan sensus penduduk mandiri secara online di Provinsi Kalbar. Hal ini sejalan dengan kemudahan akses internet di Pontianak.  “Hingga saat ini terdapat 125 ribu penduduk atau 30 ribu lebih Kepala Keluarga (KK) yang melakukan sensus penduduk online di Kota Pontianak,” tuturnya usai menghadiri video conference pencanangan pembangunan Zona Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Satker BPS Provinsi Kalbar dan seluruh BPS kabupaten/kota se-Kalbar di Ruang Pontive Center Kantor Wali Kota Pontianak, Kamis (25/6).

Selanjutnya, kata Suminar, tahapan lanjutan akan dilakukan sensus wawancara pada September mendatang. Data tersebut digunakan dari database Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pontianak.  Diakuinya, selama masa pandemi Covid-19, pelaksanaan sensus penduduk memang mengalami keterbatasan. Capaian target 30 ribu KK di Kota Pontianak yang sudah melakukan sensus penduduk online dinilainya sudah cukup baik.

Baca Juga :  Hasil SP2020 : Penduduk Laki-Laki Lebih Banyak dari Perempuan

“Penduduk yang tidak terdata pada sensus penduduk online akan didata pada saat sensus penduduk wawancara pada September mendatang,” ungkapnya. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengapresiasi partisipasi masyarakat Pontianak dalam melakukan sensus penduduk mandiri secara online. Apalagi Kota Pontianak menjadi daerah tertinggi tingkat partisipasinya dalam melakukan sensus penduduk online.

“Kami apresiasi karena partisipasi warga Kota Pontianak cukup tinggi dalam melakukan sensus penduduk online,” tuturnya.

Menurutnya, data hasil sensus penduduk sangat penting bagi proses pembangunan. Jika data penduduk valid maka akan semakin mudah proses pemetaan dan perencanaan program pembangunan. “Data tersebut sebagai dasar pembuatan program jangka menengah dan panjang,” pungkasnya. (mse/r)

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pontianak Suminar Kristiani menyebut Kota Pontianak merupakan daerah terbanyak dalam melakukan sensus penduduk mandiri secara online di Provinsi Kalbar. Hal ini sejalan dengan kemudahan akses internet di Pontianak.  “Hingga saat ini terdapat 125 ribu penduduk atau 30 ribu lebih Kepala Keluarga (KK) yang melakukan sensus penduduk online di Kota Pontianak,” tuturnya usai menghadiri video conference pencanangan pembangunan Zona Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Satker BPS Provinsi Kalbar dan seluruh BPS kabupaten/kota se-Kalbar di Ruang Pontive Center Kantor Wali Kota Pontianak, Kamis (25/6).

Selanjutnya, kata Suminar, tahapan lanjutan akan dilakukan sensus wawancara pada September mendatang. Data tersebut digunakan dari database Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pontianak.  Diakuinya, selama masa pandemi Covid-19, pelaksanaan sensus penduduk memang mengalami keterbatasan. Capaian target 30 ribu KK di Kota Pontianak yang sudah melakukan sensus penduduk online dinilainya sudah cukup baik.

Baca Juga :  MD KAHMI Kota Pontianak dan KAHMI Preneur Kalbar, Bagi Paket Sembako Ke-II

“Penduduk yang tidak terdata pada sensus penduduk online akan didata pada saat sensus penduduk wawancara pada September mendatang,” ungkapnya. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengapresiasi partisipasi masyarakat Pontianak dalam melakukan sensus penduduk mandiri secara online. Apalagi Kota Pontianak menjadi daerah tertinggi tingkat partisipasinya dalam melakukan sensus penduduk online.

“Kami apresiasi karena partisipasi warga Kota Pontianak cukup tinggi dalam melakukan sensus penduduk online,” tuturnya.

Menurutnya, data hasil sensus penduduk sangat penting bagi proses pembangunan. Jika data penduduk valid maka akan semakin mudah proses pemetaan dan perencanaan program pembangunan. “Data tersebut sebagai dasar pembuatan program jangka menengah dan panjang,” pungkasnya. (mse/r)

Most Read

Artikel Terbaru

/