alexametrics
25.6 C
Pontianak
Thursday, May 19, 2022

Lapas Pontianak Gagalkan Penyelundupan 51 Gram Sabu

PONTIANAK – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 2A Pontianak berhasil menggagalkan penyelundupan paket sabu-sabu seberat 51 gram. Serbuk haram tersebut dikirim oleh pengunjung untuk warga binaan, Sabtu (24/7) kemarin.

Kepala Lapas (Kalapas) Kelas 2A Pontianak, Farhan Hidayat, membenarkan, sekitar pukul 14.30 WIB, pihaknya berhasil menggagalkan penyelundupan paket sabu-sabu ke dalam Lapas. Saat itu petugas penitipan barang mereka menerima barang titipan dari seorang warga. Barang titipan itu ditujukan untuk salah seorang warga binaan mereka atas nama, Her alias Anton. Setelah barang titipan diterima, seorang warga binaan berinisial MAR alias Batman, menurut dia, datang hendak mengambil barang titipan dimaksud. Namun, sebelum paket diambil dan dibawa masuk ke dalam oleh MAR, petugasnya melakukan pengecekan terhadap barang titipan. Di mana dari pengecekan tersebut, petugasnya menemukan bungkusan dengan lakban di dalam plastik yang berisikan beras.

Baca Juga :  Menjelang Idul Fitri, Arief Rinaldi Dorong Pemerintah Siapkan Atribut Memutuskan Mata Rantai Covid-19

“Ketika bungkusan di dalam plastik beras dibuka, ternyata di dalamnya ditemukan plastik transparan berisikann diduga sabu,” kata Farhan, Minggu (25/7) di Pontianak.

Farhan mengatakan, dari temuan itu petugasnya langsung menyita barang bukti dan mengamankan MAR. Kemudian petugasnya melakukan interogasi. Kepada petugasnya, yang bersangkutan mengakui jika barang haram tersebut milik Her alias Anton.

“Pengakuan MAR, dirinya hanya disuruh Anton untuk mengambil barang titipan,” ucap Farhan.

Farhan menuturkan, dari temuan itu petugasnya langsung berkoordinasi dengan komandan regu, di mana informasi tersebut langsung disampaikan kepada pelaksana kepala tugas keamanan. “Barang bukti langsung diamankan dan ditimbang, hasilnya paket sabu yang dikirim diketahui seberat 51 gram,” ungkap Farhan.

Baca Juga :  Pemkot Beri Bantuan Pembangunan Masjid Al Hidayah

Sejauh ini, pihaknya telah mengamankan dua orang yang terlibat dalam penyelundupan paket sabu-sabu ke dalam Lapas Kelas 2 A Pontianak tersebut. Kedua pelaku yakni MAR yang berperan mengambil paket dan Her, pemilik dari paket sabu-sabu.

Terkait penemuan paket sabu-sabu tersebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan kepolisian. Mereka meminta agar dilakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap kasus penyelundupan paket sabu-sabu tersebut.

Pihaknya juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap orang yang membawa dan menitipkan paket sabu-sabu tersebut. Data-data tersebut telah mereka serahkan kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.

“Untuk barang bukti paket sabu sudah kami serahkan kepada pihak kepolisian,” pungkas Farhan. (adg)

PONTIANAK – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 2A Pontianak berhasil menggagalkan penyelundupan paket sabu-sabu seberat 51 gram. Serbuk haram tersebut dikirim oleh pengunjung untuk warga binaan, Sabtu (24/7) kemarin.

Kepala Lapas (Kalapas) Kelas 2A Pontianak, Farhan Hidayat, membenarkan, sekitar pukul 14.30 WIB, pihaknya berhasil menggagalkan penyelundupan paket sabu-sabu ke dalam Lapas. Saat itu petugas penitipan barang mereka menerima barang titipan dari seorang warga. Barang titipan itu ditujukan untuk salah seorang warga binaan mereka atas nama, Her alias Anton. Setelah barang titipan diterima, seorang warga binaan berinisial MAR alias Batman, menurut dia, datang hendak mengambil barang titipan dimaksud. Namun, sebelum paket diambil dan dibawa masuk ke dalam oleh MAR, petugasnya melakukan pengecekan terhadap barang titipan. Di mana dari pengecekan tersebut, petugasnya menemukan bungkusan dengan lakban di dalam plastik yang berisikan beras.

Baca Juga :  Ekonomi Kalbar Terjerembab Lagi

“Ketika bungkusan di dalam plastik beras dibuka, ternyata di dalamnya ditemukan plastik transparan berisikann diduga sabu,” kata Farhan, Minggu (25/7) di Pontianak.

Farhan mengatakan, dari temuan itu petugasnya langsung menyita barang bukti dan mengamankan MAR. Kemudian petugasnya melakukan interogasi. Kepada petugasnya, yang bersangkutan mengakui jika barang haram tersebut milik Her alias Anton.

“Pengakuan MAR, dirinya hanya disuruh Anton untuk mengambil barang titipan,” ucap Farhan.

Farhan menuturkan, dari temuan itu petugasnya langsung berkoordinasi dengan komandan regu, di mana informasi tersebut langsung disampaikan kepada pelaksana kepala tugas keamanan. “Barang bukti langsung diamankan dan ditimbang, hasilnya paket sabu yang dikirim diketahui seberat 51 gram,” ungkap Farhan.

Baca Juga :  Update Covid-19 Kalbar, Lima Kasus Positif Baru dan Enam Pasien Sembuh

Sejauh ini, pihaknya telah mengamankan dua orang yang terlibat dalam penyelundupan paket sabu-sabu ke dalam Lapas Kelas 2 A Pontianak tersebut. Kedua pelaku yakni MAR yang berperan mengambil paket dan Her, pemilik dari paket sabu-sabu.

Terkait penemuan paket sabu-sabu tersebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan kepolisian. Mereka meminta agar dilakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap kasus penyelundupan paket sabu-sabu tersebut.

Pihaknya juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap orang yang membawa dan menitipkan paket sabu-sabu tersebut. Data-data tersebut telah mereka serahkan kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.

“Untuk barang bukti paket sabu sudah kami serahkan kepada pihak kepolisian,” pungkas Farhan. (adg)

Most Read

Fortuner Tabrak Warung dan Sepeda Motor

Sudah Terprediksi Sejak Pekan Lalu

Punya Kebebasan Berbicara

Cemburu, Pelaku Tusuk Sang Pacar

Artikel Terbaru

/