alexametrics
25.6 C
Pontianak
Thursday, May 19, 2022

Guntur Karyawan Suku Cadang Mobil Optimis Raih Medali di Cabor Wushu

MERAUKE-Peluang Dwi Teguh Wardana (25) atlet Wushu PON Kalbar, Papua XX meraih medali di kelas 48 kg, kategori sanda terbuka lebar. Jelang pertandingan 29 September ini, secara mental ia sudah seratus persen siap bertanding.

“Hari ini saya cukup latihan ringan, sekaligus memperkuat teknik yang akan digunakan ketika bertanding nanti,” ungkap Dwi Teguh Wardana kepada Pontianak Post, usai latihan di GOR Izakod Bekai Izakod Kai, Merauke, Minggu (26/9).

Ia menuturkan, jumlah peserta yang terdaftar di kelasnya ada delapan orang. Namun dari informasi yang ia dapat, satu peserta dari Papua kosong, sehingga sisa peserta yang bakal merebutkan medali tersisa tujuh orang.

Melihat keseluruhan peserta yang tampil, ia yakin dan optimis bisa mempersembahkan medali di PON Papua XX.

Baca Juga :  Tim Futsal Kalbar Menang Telak 10-4

Jelang pertandingan, ia terus memantapkan semuanya. Untuk teknik, baik pukulan kiri dan kanan, tendangan kiri dan kanan dan bantingan terus dimantapkan. Teknik bantingan menurutnya menjadi penting. Sebab poin bantihan paling tinggi nilainya.

“Sisanya tinggal pemantapan mental,” ujar karyawan di penjualan suku cadang mobil Asia Jaya Motor ini.

Di latihan ini, ia sekaligus melakukan adaptasi tempat ring pertandingan. Menurutnya, penyesuaian tempat harus dilakukan, sehingga saat pertandingan nanti ia akan nyaman karena telah terbiasa dengan kondisi ring tersebut. “Untuk ring ini, memang sama dengan ring yang bakal digunakan di tempat pertandingan,” ungkap pria yang karib disapa Guntur.(iza)

MERAUKE-Peluang Dwi Teguh Wardana (25) atlet Wushu PON Kalbar, Papua XX meraih medali di kelas 48 kg, kategori sanda terbuka lebar. Jelang pertandingan 29 September ini, secara mental ia sudah seratus persen siap bertanding.

“Hari ini saya cukup latihan ringan, sekaligus memperkuat teknik yang akan digunakan ketika bertanding nanti,” ungkap Dwi Teguh Wardana kepada Pontianak Post, usai latihan di GOR Izakod Bekai Izakod Kai, Merauke, Minggu (26/9).

Ia menuturkan, jumlah peserta yang terdaftar di kelasnya ada delapan orang. Namun dari informasi yang ia dapat, satu peserta dari Papua kosong, sehingga sisa peserta yang bakal merebutkan medali tersisa tujuh orang.

Melihat keseluruhan peserta yang tampil, ia yakin dan optimis bisa mempersembahkan medali di PON Papua XX.

Baca Juga :  Masalah Hibah Ambulans, CV CKM Terlambat Selesaikan Pekerjaan

Jelang pertandingan, ia terus memantapkan semuanya. Untuk teknik, baik pukulan kiri dan kanan, tendangan kiri dan kanan dan bantingan terus dimantapkan. Teknik bantingan menurutnya menjadi penting. Sebab poin bantihan paling tinggi nilainya.

“Sisanya tinggal pemantapan mental,” ujar karyawan di penjualan suku cadang mobil Asia Jaya Motor ini.

Di latihan ini, ia sekaligus melakukan adaptasi tempat ring pertandingan. Menurutnya, penyesuaian tempat harus dilakukan, sehingga saat pertandingan nanti ia akan nyaman karena telah terbiasa dengan kondisi ring tersebut. “Untuk ring ini, memang sama dengan ring yang bakal digunakan di tempat pertandingan,” ungkap pria yang karib disapa Guntur.(iza)

Most Read

Artikel Terbaru

/