alexametrics
25 C
Pontianak
Friday, May 20, 2022

26 Desember Singkawang Dilintasi Gerhana Matahari Cincin

Perlu 300 Tahun Terjadi di Lokasi yang Sama

PONTIANAKPOST.CO.ID, PONTIANAK-Fenomena Gerhana Matahari Cincin (GMC) bakal melintasi Kota Singkawang, Kalimantan Barat (Kalbar) pada 26 Desember 2019.

Dari penjelasan Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer (BPAA) Pontianak-LAPAN, peristiwa langka khusus GMC ini diperkirakan memerlukan waktu sekitar 300-an tahun untuk terlihat di lokasi yang sama.

Pada 26 Desember nanti LAPAN bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang akan melakukan pengamatan di Masjid Raya Singkawang. Tepatnya di koordinat 0,8978 derajat LU, 108,9721 derajat BT. Dengan durasi GMC selama tiga menit 38,1 detik.

“Momen gerhana adalah peristiwa langka yang tidak semua wilayah dilintasi dan tidak bisa dipastikan kapan terjadi lagi. Dalam hal ini kami (LAPAN) akan memberikan edukasi dan sosialiasi kepada masyarakat,” ungkap Kepala BPAA-LAPAN Pontianak Kuncoro Wisnu saat kegiatan diseminasi dan sosialisasi GMC 26 Desember 2019 Singkawang, Selasa (26/11).

Baca Juga :  Timbun Jalan Berlubang, Satlantas Polres Singkawang Gandeng Komunitas Supir Truk

Seperti diketahui gerhana matahari terjadi ketika bulan terletak di antara bumi dan matahari. Piringan bulan tepat berada di tengah-tengah piringan matahari tetapi sisi pinggirnya tidak tertutup sempurna, sehingga seolah membentuk cincin.(bar)

Perlu 300 Tahun Terjadi di Lokasi yang Sama

PONTIANAKPOST.CO.ID, PONTIANAK-Fenomena Gerhana Matahari Cincin (GMC) bakal melintasi Kota Singkawang, Kalimantan Barat (Kalbar) pada 26 Desember 2019.

Dari penjelasan Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer (BPAA) Pontianak-LAPAN, peristiwa langka khusus GMC ini diperkirakan memerlukan waktu sekitar 300-an tahun untuk terlihat di lokasi yang sama.

Pada 26 Desember nanti LAPAN bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang akan melakukan pengamatan di Masjid Raya Singkawang. Tepatnya di koordinat 0,8978 derajat LU, 108,9721 derajat BT. Dengan durasi GMC selama tiga menit 38,1 detik.

“Momen gerhana adalah peristiwa langka yang tidak semua wilayah dilintasi dan tidak bisa dipastikan kapan terjadi lagi. Dalam hal ini kami (LAPAN) akan memberikan edukasi dan sosialiasi kepada masyarakat,” ungkap Kepala BPAA-LAPAN Pontianak Kuncoro Wisnu saat kegiatan diseminasi dan sosialisasi GMC 26 Desember 2019 Singkawang, Selasa (26/11).

Baca Juga :  Satpol PP Awasi Warga Negara Asing

Seperti diketahui gerhana matahari terjadi ketika bulan terletak di antara bumi dan matahari. Piringan bulan tepat berada di tengah-tengah piringan matahari tetapi sisi pinggirnya tidak tertutup sempurna, sehingga seolah membentuk cincin.(bar)

Most Read

Artikel Terbaru

/