alexametrics
28 C
Pontianak
Thursday, May 26, 2022

Jusuf Kalla Prihatin Banjir di Kalbar

PONTIANAK – Ketua Umum Palang Merah Indonesia(PMI) Jusuf Kalla melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kalimantan Barat, Kamis (25/11). Kedatangan Mantan Wakil Presiden RI itu disambut Wakil Gubernur Kalbar Ria Norsan di Ruang VIP Bandara Supadio, Kabupaten Kubu Raya.

Salah satu agenda Jusuf Kalla ke Kalbar adalah mengunjungi kantor PMI Kota Pontianak di Jalan Ahmad Yani dan kantor PMI Kalbar di Jalan KH Ahmad Dahlan. Beberapa hal ia sampaikan saat pertemuan dengan ketua harian dan para pengurus PMI Kalbar. Salah satunya tentang prinsip pokok PMI, yaitu menangani kesulitan masyarakat.

“PMI berdiri di tengah, di antara orang yang siap membantu dengan orang yang perlu dibantu. PMI menjadi perantara bagi pihak yang ingin membantu dari segi tenaga, dana atau pun kebutuhan lainnya yang telah diberikan kepada PMI,” jelasnya.

JK,  sapaan karibnya, juga menyampaikan simpati atas terjadinya bencana banjir di beberapa daerah di Kalbar. Ia mengatakan PMI pusat serta beberapa organisasi dan CSR perusahaan, sudah mengirimkan beragam bantuan melalui PMI Kalbar. Hal terpenting dalam penanganan bencana menurutnya adalah keberadaan relawan yang akan menyalurkan bantuan tersebut langsung ke masyarakat.

Baca Juga :  Fenomena Ngelem Bikin Resah

“Modal utama PMI adalah kegiatan dan kepercayaan. Jika kegiatan yang dilaksanakan jelas, maka masyarakat akan menyalurkan bantuan melalui PMI. Oleh karena itu, dibutuhkan pengorganisasian yang baik dan kecepatan dalam penanggulangan bencana,” pesannya.

Saat ini PMI disebutkan dia, sudah menerapkan moto “enam jam sampai”. Artinya respon awal PMI akan dilakukan paling lama dalam waktu enam jam setelah bencana terjadi. Selain itu ia juga mengingatkan pentingnya pengamalan sila kedua dalam Pancasila yang berbunyi, “kemanusiaanyang adil dan beradab”.

“Pelaksanaan tugas-tugas kemanusiaan harus sesuai dengan prinsip pengamalan Pancasila. Sebagaimana tugas PMI yang bekerja sesuai prinsip pengertian, persamaan, kemandirian, kesukarelaan, persatuan dan persemestaan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Harian PMI Kalbar Sekundus menyampaikan rasa terima kasih kepada PMI pusat yang telah membantu merenovasi gudang penyimpanan PMI Kalbar. Termasuk telah mengirimkan stok bantuan untuk masyarakat Kalbar yang saat ini tertimpa musibah banjir.

Baca Juga :  2020 Target Pasokan Air Bersih Capai 92 Persen

“Besar harapan kami PMI Kalbar mendapatkan tambahan dana hibah, sehingga program-program penting dapat terlaksana sesuai dengan visi dan misi PMI. Kemudiankami akan melaksanakan Musprov pemilihan Ketua PMI Kalbar Periode 2022-2027, kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada 2022 nanti,” tutupnya.

Adapun kunker Ketua Umum PMI ke Kalbar turut didampingi Sekjen PMI Sudirman Said, Ketua Bidang Organisasi PMI Fery Mursyi dan, Kepala Markas PMI dan Ketua Bidang Penanggulangan Bencana.

Usai pertemuan bersama PMI Kalbar, Ketua Umum PMI Jusuf Kalla beserta rombongan sempat meninjau gudang penyimpanan logistik bantuan milik PMI Kalbar yang pembangunannya dibantu PMI pusat.

Setelah peninjauan, Jusuf Kalla yang juga Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) beserta Wagub Ria Norsan yang juga Ketua DMI Kalbar, melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Mempawah untuk meresmikan Masjid Agung Al-Falah. (bar/r) 

PONTIANAK – Ketua Umum Palang Merah Indonesia(PMI) Jusuf Kalla melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kalimantan Barat, Kamis (25/11). Kedatangan Mantan Wakil Presiden RI itu disambut Wakil Gubernur Kalbar Ria Norsan di Ruang VIP Bandara Supadio, Kabupaten Kubu Raya.

Salah satu agenda Jusuf Kalla ke Kalbar adalah mengunjungi kantor PMI Kota Pontianak di Jalan Ahmad Yani dan kantor PMI Kalbar di Jalan KH Ahmad Dahlan. Beberapa hal ia sampaikan saat pertemuan dengan ketua harian dan para pengurus PMI Kalbar. Salah satunya tentang prinsip pokok PMI, yaitu menangani kesulitan masyarakat.

“PMI berdiri di tengah, di antara orang yang siap membantu dengan orang yang perlu dibantu. PMI menjadi perantara bagi pihak yang ingin membantu dari segi tenaga, dana atau pun kebutuhan lainnya yang telah diberikan kepada PMI,” jelasnya.

JK,  sapaan karibnya, juga menyampaikan simpati atas terjadinya bencana banjir di beberapa daerah di Kalbar. Ia mengatakan PMI pusat serta beberapa organisasi dan CSR perusahaan, sudah mengirimkan beragam bantuan melalui PMI Kalbar. Hal terpenting dalam penanganan bencana menurutnya adalah keberadaan relawan yang akan menyalurkan bantuan tersebut langsung ke masyarakat.

Baca Juga :  Mantan Kepala Desa Menuai Prama Ditahan Perkara APBDes

“Modal utama PMI adalah kegiatan dan kepercayaan. Jika kegiatan yang dilaksanakan jelas, maka masyarakat akan menyalurkan bantuan melalui PMI. Oleh karena itu, dibutuhkan pengorganisasian yang baik dan kecepatan dalam penanggulangan bencana,” pesannya.

Saat ini PMI disebutkan dia, sudah menerapkan moto “enam jam sampai”. Artinya respon awal PMI akan dilakukan paling lama dalam waktu enam jam setelah bencana terjadi. Selain itu ia juga mengingatkan pentingnya pengamalan sila kedua dalam Pancasila yang berbunyi, “kemanusiaanyang adil dan beradab”.

“Pelaksanaan tugas-tugas kemanusiaan harus sesuai dengan prinsip pengamalan Pancasila. Sebagaimana tugas PMI yang bekerja sesuai prinsip pengertian, persamaan, kemandirian, kesukarelaan, persatuan dan persemestaan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Harian PMI Kalbar Sekundus menyampaikan rasa terima kasih kepada PMI pusat yang telah membantu merenovasi gudang penyimpanan PMI Kalbar. Termasuk telah mengirimkan stok bantuan untuk masyarakat Kalbar yang saat ini tertimpa musibah banjir.

Baca Juga :  Biodiesel Jadikan Kalbar Pusat Energi Nasional

“Besar harapan kami PMI Kalbar mendapatkan tambahan dana hibah, sehingga program-program penting dapat terlaksana sesuai dengan visi dan misi PMI. Kemudiankami akan melaksanakan Musprov pemilihan Ketua PMI Kalbar Periode 2022-2027, kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada 2022 nanti,” tutupnya.

Adapun kunker Ketua Umum PMI ke Kalbar turut didampingi Sekjen PMI Sudirman Said, Ketua Bidang Organisasi PMI Fery Mursyi dan, Kepala Markas PMI dan Ketua Bidang Penanggulangan Bencana.

Usai pertemuan bersama PMI Kalbar, Ketua Umum PMI Jusuf Kalla beserta rombongan sempat meninjau gudang penyimpanan logistik bantuan milik PMI Kalbar yang pembangunannya dibantu PMI pusat.

Setelah peninjauan, Jusuf Kalla yang juga Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) beserta Wagub Ria Norsan yang juga Ketua DMI Kalbar, melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Mempawah untuk meresmikan Masjid Agung Al-Falah. (bar/r) 

Most Read

Artikel Terbaru

/