Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Musrenbang Sintang 2027, Wagub Kalbar Tekankan Program Harus Tepat Sasaran dan Berdampak Nyata

N
SAMBUTAN: Wakil Gubernur Krisantus Kurniawan menyampaikan sambutan saat pembukaan Musrenbang di Kabupaten Sintang.
SAMBUTAN: Wakil Gubernur Krisantus Kurniawan menyampaikan sambutan saat pembukaan Musrenbang di Kabupaten Sintang.

Advertisement

PONTIANAK POST – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Sintang Tahun 2027 di Aula Pendopo Bupati Sintang, Kamis (9/4).  Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala.

Musrenbang dihadiri kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalbar, jajaran Pemerintah Kabupaten Sintang, forkopimda, akademisi, tokoh agama, serta tokoh masyarakat. Forum ini menjadi wadah untuk menyelaraskan arah pembangunan daerah agar lebih tepat sasaran dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.

Dalam sambutannya, Krisantus menegaskan bahwa Musrenbang tidak boleh sekadar menjadi agenda formalitas atau daftar usulan program. Menurutnya, forum ini harus mampu melahirkan kebijakan yang benar-benar menjawab kebutuhan dasar masyarakat.

Advertisement

“Saya berharap musrenbang ini dapat menghasilkan usulan kebijakan pembangunan yang benar-benar menyentuh hajat hidup orang banyak, terutama infrastruktur yang menjadi prioritas,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam menyusun RKPD yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga mampu menjawab persoalan riil di lapangan, khususnya terkait konektivitas antarwilayah.

Advertisement

Sejalan dengan itu, Krisantus juga merespons aspirasi masyarakat terkait kondisi infrastruktur jalan provinsi di wilayah Sintang. Ia menegaskan bahwa pemerintah provinsi berkomitmen melanjutkan perbaikan jalan dan jembatan secara bertahap.

“Hari ini saya hadir bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Kepala Bappeda Provinsi Kalimantan Barat agar terjadi kolaborasi dan sinkronisasi antara perencanaan pembangunan provinsi dan kabupaten,” terangnya.

Terkait kondisi jalan provinsi yang masih mengalami kerusakan, ia memastikan penanganan akan terus dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan fiskal daerah.

“Mengenai jalan yang menjadi kewenangan provinsi, penanganan akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Pelan namun pasti, setidaknya fungsional, dengan menyesuaikan kondisi fiskal pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota,” jelasnya.

Di tengah keterbatasan tersebut, Pemprov Kalbar tetap menekankan pentingnya penetapan skala prioritas pembangunan yang tepat sasaran, terutama pada infrastruktur dasar sebagai fokus utama alokasi anggaran.

Advertisement

Artikel Terkait

Bupati Sintang Serahkan Empat Belas Usulan Pembangunan Infrastruktur Kepada Komisi V DPR

Bupati Sintang Serahkan Empat Belas Usulan Pembangunan Infrastruktur Kepada Komisi V DPR

Guna tingkatkan infrastruktur, Pemkab Sintang ajukan 14 usulan prioritas pembangunan untuk dibiayai APBN pemerintah pusat.

Lasarus Pastikan 80 Persen Usulan Pembangunan Kabupaten Sintang Siap Dibantu Lewat Anggaran APBN

Lasarus Pastikan 80 Persen Usulan Pembangunan Kabupaten Sintang Siap Dibantu Lewat Anggaran APBN

Ketua Komisi V DPR RI Lasarus pastikan 80 persen usulan pembangunan Sintang dibantu APBN untuk tingkatkan infrastruktur.

Tekan Inflasi dan Atasi Kelangkaan BBM: Pemkab Sintang Gelar Program Gerakan Pangan Murah

Tekan Inflasi dan Atasi Kelangkaan BBM: Pemkab Sintang Gelar Program Gerakan Pangan Murah

Atasi inflasi dan kelangkaan BBM, Pemkab Sintang menggelar Gerakan Pangan Murah tiga kali sepanjang Oktober 2026.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer