Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dana Transfer Dipangkas Rp233 Miliar, Pemkot Pontianak Perkuat Evaluasi dan Prioritas Program

M
Penulis: Mirza Ahmad Muin❯
Ilustrasi Anggaran.
Ilustrasi Anggaran.

Advertisement

PONTIANAK POST - Pemerintah Kota Pontianak menggelar upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Hari Pendidikan Nasional di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak, Senin (4/5).

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengatakan tema Hari Otonomi Daerah tahun ini, “Otonomi Daerah, Kita Wujudkan Asta Cita”, menegaskan pentingnya kemandirian daerah dalam mengelola potensi lokal secara bertanggung jawab guna mendukung cita-cita nasional.

Menurutnya, peringatan Hari Otonomi Daerah menjadi momentum memperkuat sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung pembangunan nasional sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Advertisement

“Berbagai tugas dan program kita telah berjalan. Tinggal kita evaluasi apa yang sudah dilakukan,” ujarnya usai upacara.

Edi menilai kesamaan visi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci keberhasilan pembangunan nasional. Ia menyebut delapan kluster prioritas nasional yang menjadi perhatian pemerintah meliputi kedaulatan pangan, kemandirian energi dan air, pendidikan, kesehatan, hilirisasi dan industrialisasi, infrastruktur dan ketahanan bencana, ekonomi kerakyatan dan desa, serta penurunan kemiskinan.

Advertisement

Selain itu, pemerintah daerah juga didorong memperkuat reformasi birokrasi berbasis hasil melalui digitalisasi dan inovasi pelayanan publik. Saat ini, sebanyak 305 Mal Pelayanan Publik (MPP) telah beroperasi di berbagai daerah di Indonesia.

Edi mengungkapkan Pemerintah Kota Pontianak terus berupaya menjaga kinerja daerah di tengah keterbatasan anggaran. Ia menyebut dana transfer ke Kota Pontianak pada tahun 2026 berkurang sebesar Rp233 miliar sehingga pemerintah daerah harus melakukan evaluasi dan penyesuaian prioritas program sesuai RPJMD dan visi misi daerah.

“Program prioritas tetap kita fokuskan pada pertumbuhan ekonomi, penurunan kemiskinan, pengangguran, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, Kota Pontianak juga terus mendukung program prioritas nasional seperti Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, Koperasi Merah Putih, dan Indonesia Asri. Di tingkat daerah, gerakan Pontianak Asri juga terus diperkuat.

Edi turut menyoroti keterbatasan sumber daya aparatur di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak. Saat ini rasio ASN Kota Pontianak baru mencapai 0,94 persen, masih di bawah rata-rata nasional sebesar 2,4 persen.

Advertisement

Artikel Terkait

Dibangun di Lahan Negara, Begini Progres Markas Yon TP 927/Uncak Kapuas

Dibangun di Lahan Negara, Begini Progres Markas Yon TP 927/Uncak Kapuas

Pembangunan markas Yon TP 927/Uncak Kapuas di Kalis, Kapuas Hulu, terus dikebut. Targetnya, prajurit sudah mulai pindah pada Januari 2027.

Bupati Sintang Serahkan Empat Belas Usulan Pembangunan Infrastruktur Kepada Komisi V DPR

Bupati Sintang Serahkan Empat Belas Usulan Pembangunan Infrastruktur Kepada Komisi V DPR

Guna tingkatkan infrastruktur, Pemkab Sintang ajukan 14 usulan prioritas pembangunan untuk dibiayai APBN pemerintah pusat.

Kodim Sanggau Klarifikasi Proyek KDKMP Belum Rampung, Konsultan Diminta Bertanggung Jawab

Kodim Sanggau Klarifikasi Proyek KDKMP Belum Rampung, Konsultan Diminta Bertanggung Jawab

Dana sudah cair tapi 12 proyek KDKMP di Sanggau tak kunjung beres. Kodim 1204 ganti konsultan dan tuntut pertanggungjawaban anggaran!

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer