Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Satu Pasien Hantavirus Meninggal, DPRD Kalbar Ajak Warga Waspada dan Jaga Kebersihan

D
Penulis: Deny Hamdani❯
Anggota Komisi V DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Yuliani.
Anggota Komisi V DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Yuliani.

Advertisement

PONTIANAK POST – Wakil Ketua Komisi V DPRD Kalimantan Barat, Yuliani mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan menyusul adanya satu pasien terkonfirmasi positif hantavirus di Kalimantan Barat yang dilaporkan meninggal dunia setelah menjalani perawatan selama satu hari di rumah sakit.

Menurut Yuliani, langkah antisipasi paling penting yang harus dilakukan masyarakat saat ini adalah menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah penyebaran penyakit yang berkaitan dengan hewan pengerat, khususnya tikus.

“Pastinya kita harus berhati-hati dengan adanya virus ini. Kewaspadaan masyarakat Kalimantan Barat terhadap virus ini harus ditingkatkan,” ujarnya.

Ia mengatakan, kondisi lingkungan yang tidak bersih berpotensi memicu berkembangnya populasi tikus yang diketahui menjadi salah satu media penularan hantavirus.

“Kita tetap waspada dan menjaga kebersihan. Kalau lingkungan kotor, pasti banyak tikus,” katanya.

Advertisement

Politisi PAN Kalbar ini juga mengimbau masyarakat di Kabupaten Ketapang maupun wilayah Kalimantan Barat secara umum agar tidak mengabaikan pola hidup bersih dan sehat di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

“Yang pasti saya mengimbau masyarakat Kabupaten Ketapang dan Kalimantan Barat secara umum untuk tetap waspada dan menjaga kebersihan,” tutur anggota DPRD Kalbar dari dapil Ketapang dan Kayong Utara ini.

Selain menjaga kebersihan rumah dan lingkungan sekitar, masyarakat juga diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala yang terindikasi pada mengalami gejala hantavirus ini.

Kasus hantavirus sendiri menjadi perhatian karena virus tersebut dapat menular melalui paparan urine, air liur, maupun kotoran tikus yang terinfeksi. Karena itu, pengendalian lingkungan dan kebersihan menjadi langkah utama dalam pencegahan penyebaran penyakit tersebut.

"Kami (DPRD Kalbar) berharap pemerintah daerah bersama dinas kesehatan dapat terus meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat terkait tindakan pencegahan dan langkah mitigasi terhadap potensi penyebaran hantavirus di daerah," pungkasnya.(den)

Advertisement

Artikel Terkait

Sekda Kalbar Ungkap Kronologi Kasus Hanta Virus di Ketapang, Pasien Meninggal Sehari Setelah Dirawat

Sekda Kalbar Ungkap Kronologi Kasus Hanta Virus di Ketapang, Pasien Meninggal Sehari Setelah Dirawat

Satu kasus hanta virus ditemukan di Kalbar, pasien asal Ketapang meninggal sehari setelah dirawat di rumah sakit.

IDAI Tegaskan Virus Hanta Bukan Baru, Penularan Bisa Dicegah dengan PHBS dan Menjaga Kebersihan Lingkungan

IDAI Tegaskan Virus Hanta Bukan Baru, Penularan Bisa Dicegah dengan PHBS dan Menjaga Kebersihan Lingkungan

Para ahli IDAI menekankan perilaku hidup bersih dan sehat sebagai kunci pencegahan virus hanta meski vaksin belum tersedia.

Waspada Virus Hanta, Penularan dari Debu Urin Tikus Bisa Picu Gagal Napas Mematikan dengan Risiko Kematian Tinggi

Waspada Virus Hanta, Penularan dari Debu Urin Tikus Bisa Picu Gagal Napas Mematikan dengan Risiko Kematian Tinggi

Virus hanta menular dari paparan urin dan kotoran tikus, berisiko sebabkan gangguan paru serius dengan angka kematian tinggi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer