Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

UPM Pontianak Jadi Lokasi Program Pendidikan Gratis Anak Nelayan Terdampak Bencana Sumatra

A
 WISUDA: Foto para wisudawan angkatan 52 SUPM Pontianak. IST
Ilustrasi wisuda SUPM Pontianak. IST

Advertisement

 

PONTIANAK POST - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyiapkan kuota pendidikan gratis bagi anak-anak pelaku utama sektor kelautan dan perikanan yang terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada Tahun Akademik 2026/2027.

Salah satu sekolah yang menjadi lokasi program afirmasi tersebut adalah Sekolah Usaha Perikanan Menengah Pontianak atau SUPM Pontianak.

Advertisement

Program ini menjadi bagian dari jalur afirmasi Anak Pelaku Utama (APU) yang disiapkan pemerintah untuk memastikan anak-anak keluarga nelayan dan pelaku usaha perikanan tetap memperoleh akses pendidikan meski terdampak bencana.

150 Kursi Khusus untuk Anak Keluarga Nelayan Terdampak

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan, I Nyoman Radiarta mengatakan kuota afirmasi khusus tersebut dialokasikan lebih dari 10 persen dari total penerimaan jalur APU.

Advertisement

Dari total 1.310 kuota afirmasi APU tahun 2026, sebanyak 150 kursi disiapkan khusus bagi anak-anak pelaku utama kelautan dan perikanan terdampak bencana di wilayah Sumatra.

“Kebijakan ini bertujuan mendukung percepatan pemulihan pascabencana sekaligus memastikan akses pendidikan tetap terbuka bagi keluarga nelayan, pembudi daya ikan, petambak hingga pelaku usaha perikanan,” kata Nyoman dalam keterangan resmi, Selasa (26/5/2026).

SUPM Pontianak Jadi Bagian Penguatan SDM Kelautan

SUPM Pontianak menjadi salah satu sekolah vokasi perikanan tingkat menengah yang dilibatkan dalam program afirmasi tersebut bersama SUPM Ladong, Pariaman, Kota Agung, Tegal, Waiheru, dan Sorong.

KKP menilai pendidikan vokasi memiliki peran penting dalam membangun kapasitas generasi muda sektor kelautan dan perikanan, terutama bagi keluarga yang terdampak kondisi ekonomi akibat bencana.

Nyoman mengatakan pendidikan vokasi tidak hanya membuka akses belajar, tetapi juga menjadi bagian dari pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat pesisir.

Advertisement

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer