Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

DWP dan BKKBN Kalbar Perkuat Kualitas TPA Lewat Program Tamasya Nasional

I
Penulis: Idil Aqsa Akbary❯
Windy Prihastari bersama Kepala Perwakilan BKKBN Kalbar meninjau aktivitas pengasuhan di TPA Pertiwi. (ISTIMEWA)
Windy Prihastari bersama Kepala Perwakilan BKKBN Kalbar meninjau aktivitas pengasuhan di TPA Pertiwi. (ISTIMEWA)


Advertisement

PONTIANAK POST - Kualitas Taman Penitipan Anak (TPA) menjadi perhatian serius di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan pengasuhan anak yang aman dan berkualitas. Untuk itu, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kalimantan Barat bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kalbar mulai memperkuat pembinaan TPA melalui Program Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya).

Program nasional tersebut tidak hanya berfokus pada penyediaan fasilitas, tetapi juga peningkatan kualitas pengasuhan, kompetensi tenaga pengasuh, hingga penguatan kelembagaan TPA. Dengan tujuan agar TPA mampu memenuhi standar layanan yang mendukung tumbuh kembang anak.

Ketua DWP Kalbar, Windy Prihastari mengatakan, TPA harus mampu menjadi tempat yang aman, dan nyaman bagi anak ketika orang tua menjalankan aktivitas kerja. 

"Melalui Program Tamasya kami ingin meningkatkan kualitas TPA, bukan hanya dari sisi fasilitas, tetapi juga pola asuh anak, peningkatan kemampuan para pengasuh, penguatan kelembagaan hingga membangun kemitraan dengan berbagai pihak. Jadi bukan hanya gedungnya yang bagus, tetapi kualitas pengasuhannya juga harus semakin baik," ujarnya saat meninjau TPA Pertiwi Kota Pontianak, baru-baru ini.

Menurut Windy, keberadaan TPA yang memenuhi standar menjadi kebutuhan masyarakat saat ini. Sebab, semakin banyak orang tua yang membutuhkan tempat penitipan anak yang dapat dipercaya. 

Advertisement

"Banyak orang tua yang bekerja membutuhkan tempat penitipan anak yang benar-benar aman, dan dapat dipercaya. Karena itu kami ingin memastikan anak-anak mendapatkan pengasuhan yang baik selama orang tuanya bekerja," katanya.

Ia berharap TPA Pertiwi dapat menjadi percontohan penerapan program Tamasya di Kalbar. Selanjutnya, model pembinaan tersebut diharapkan dapat diterapkan di TPA lainnya. "Program ini berlaku secara nasional, dan dalam waktu dekat akan diluncurkan secara resmi. Kami ingin Kalbar siap menjadi salah satu daerah yang mampu menerapkannya dengan baik," ucapnya.

Di tempat yang sama, Kepala Perwakilan BKKBN Kalbar, Nyigit Wudi Amini menegaskan, program Tamasya disiapkan untuk meningkatkan standar pelayanan di seluruh TPA. 

"Melalui program Tamasya, kami ingin memastikan setiap anak yang dititipkan mendapatkan pengasuhan yang berkualitas, aman, sehat, dan sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembangnya," katanya.

Ia menjelaskan, peningkatan kualitas dilakukan melalui pelatihan bagi para pengasuh dengan materi yang telah disusun sesuai standar. Pelatihan mencakup pengasuhan anak, kesehatan, pemantauan tumbuh kembang, hingga aspek keselamatan anak selama berada di lingkungan TPA.

Advertisement

Artikel Terkait

DWP Kalbar dan YKI Beri Semangat Anak Pejuang Kanker yang Jalani Terapi di RSUD Soedarso

DWP Kalbar dan YKI Beri Semangat Anak Pejuang Kanker yang Jalani Terapi di RSUD Soedarso

DWP Kalbar dan YKI beri semangat anak pejuang kanker di RSUD Soedarso melalui pendampingan moral dan bingkisan.

Kemenag Singkawang Suntik Semangat Kafilah MTQ Kalbar ke-34, Tekankan Pengamalan Nilai-Nilai Al-Qur'an

Kemenag Singkawang Suntik Semangat Kafilah MTQ Kalbar ke-34, Tekankan Pengamalan Nilai-Nilai Al-Qur'an

Kemenag Singkawang beri dukungan moril kepada kafilah MTQ Kalbar ke-34 dan tekankan pengamalan nilai-nilai Al-Qur'an.

Ketua DWP Sintang Norhayati Kartiyus Tekankan Kerja Sama dan Kekompakan Keluarga ASN

Ketua DWP Sintang Norhayati Kartiyus Tekankan Kerja Sama dan Kekompakan Keluarga ASN

Ketua DWP Sintang Norhayati Kartiyus ajak keluarga ASN perkuat kerja sama dan manfaatkan pekarangan untuk kebun keluarga.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer