Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kanwil KemenHAM Ajak Mahasiswa Untan Peduli HAM

H
Penulis: Hanif❯
Kanwil KemenHAM melakukan penguatan kapasistas HAM bagi mahasiswa FISIP Untan.
Kanwil KemenHAM melakukan penguatan kapasistas HAM bagi mahasiswa FISIP Untan.

Advertisement

 

PONTIANAK POST - Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia Kalimantan Tengah Wilayah Kerja Kalimantan Barat mengajak mahasiswa Universitas Tanjungpura untuk peduli HAM melalui seminar penguatan kapasitas HAM di ruangan teater 1, gedung konferensi Untan, Senin (6/7). Peserta diajak untuk membangun kesadaran, menguatkan kapasitas, dan menggerakkan perubahan terkait HAM.

Farid Junaedi, Inspektur Jenderal KemenHAM RI menjadi keynote speaker. Kegiatan dibuka Kristiana Meinalita Samosir, Kepala Kanwil KemenHAM Kalteng wilayah kerja Kalbar. Herlan, Dekan FISIP Untan dan Hermansyah, Koordinator Prodi MH Untan menjadi narasumber seminar.

Advertisement

Azie Mardianto, Ketua Himpunan Mahasiswa Prodi Pembangunan Sosial FISIP Untan menyampaikan, pada era sekarang banyak hal kontroversial di masyarakat, sehingga mahasiswa perlu penguatan di bidang HAM. Azie berharap, ilmu dari seminar dapat ia dan teman-temannya teruskan di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini, kita sangat apresiasi. Kedepannya semoga dapat berlanjut untuk kerjasasma yang lebih bermanfaat,” ujarnya.

Advertisement

Sementara itu, Kristiana Meinalita Samosir menyampaikan, kegiatan ditujukan untuk memperkuat kapasitas HAM bagi masyarakat yang diwakili para mahasiswa. Kanwil KemenHAM Kalteng wilayah kerja Kalbar berharap mahasiswa dapat menjadi garda terdepan yang menyampaikan kepedulian dan kesadaran HAM di tengah masyarakat. Kondisi tersebut sejalan pula dengan salah satu tujuan perguruan tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat. 

“Kami berharap penguatan HAM ini tidak berhenti di sini, hanya seremonial. Kami membuka peluang bagi seluruh mahasiswa untuk aktif berkolaborasi dan bersinergi dengan pemerintah,” kata kanwil yang juga alumni Untan ini.

Terpisah, Farid Junaedi menyampaikan, kegiatan tersebut menjadi momen temu kangen sebagai alumni 96 FISIP Untan. “Banyak perubahan selama 30 tahun, baik fisik maupun mahasiswa. Ini menunjukkan bahwa ketika kita bicara SDM. Maka, kita bicara bagaimana mahasiswa tidak hanya dibekali profesionalisme keilmuan, tetapi juga harus dibekali etika moral. Serta bagaimana keberadaan itu sinkron dengan HAM Pancasila,” ujarnya.

HAM milik semua orang, sebagai hak yang dimiliki sejak manusia lahir. “Jadi semuanya, misalnya, hak hidup, semua harus menghormati hidup. Terus hak berpendidikan, kita harus beri pendidikan yang layak,” katanya.

Menurutnya, era digitalisasi menjadi tantangan tersendiri yang tidak dapat dihindari. Digitalisasi membawa pemahaman baru terkait bagaimana ilmu ada dan bagaimana Tuhan sendiri memberikan imu dengan berbagai cara.

Advertisement

Artikel Terkait

Kanwil Kemenkum Kalbar Selesaikan Persoalan Pencatatan Ganda BMN Bersama Pengadilan Tinggi Pontianak

Kanwil Kemenkum Kalbar Selesaikan Persoalan Pencatatan Ganda BMN Bersama Pengadilan Tinggi Pontianak

Kanwil Kemenkum Kalbar bersama Pengadilan Tinggi Pontianak menyelesaikan pencatatan ganda BMN demi tertib administrasi aset negara.

Akselerasi Kinerja Semester II, Kanwil Kemenkum Kalbar Siapkan Langkah Nyata Tindak Lanjuti Evaluasi Nasional

Akselerasi Kinerja Semester II, Kanwil Kemenkum Kalbar Siapkan Langkah Nyata Tindak Lanjuti Evaluasi Nasional

Kanwil Kemenkum Kalbar menyiapkan empat langkah percepatan kinerja Semester II 2026 untuk memperkuat layanan hukum dan akuntabilitas.

Kanwil Kemenkum Kalbar Beri Masukan Yuridis dalam Pembahasan Raperda Pencabutan Perda RT, RW, dan LPM Pontianak

Kanwil Kemenkum Kalbar Beri Masukan Yuridis dalam Pembahasan Raperda Pencabutan Perda RT, RW, dan LPM Pontianak

Kanwil Kemenkum Kalbar memberi masukan yuridis dalam pembahasan Raperda pencabutan Perda RT/RW dan LPM Kota Pontianak.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer