Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gestur Menghina Guru Dinilai Bukti Krisis Adab di Dunia Pendidikan Saat Ini

C
Penulis: Chairunnisya❯
Ilustrasi pelajar (AI)
Ilustrasi pelajar (AI)

Advertisement

PONTIANAK POST - Hubungan akrab antara guru dan siswa memang dapat menciptakan suasana belajar yang nyaman.

Namun, kedekatan tidak boleh menghilangkan rasa hormat. Ketika candaan berubah menjadi penghinaan, batas etika pun telah terlampaui.

Dilansir dari Jawapos, Amazing Teacher Trainer Panji Mahardika SPd MPd menanggapi video viral yang memperlihatkan seorang siswa SMA di Purwakarta mengolok-olok hingga mengacungkan jari tengah kepada gurunya beberapa waktu lalu. 

Menurut dia, tindakan tersebut tidak bisa lagi dianggap sebagai kenakalan remaja.

Bukan Sekadar Kenakalan

Advertisement

Panji menilai perilaku itu sudah masuk dalam kategori pelanggaran etika.

"Kenakalan remaja masih bisa dimaknai sebagai eksplorasi batas. Tapi ketika sudah ada gestur merendahkan, ekspresi melecehkan, dan dilakukan di ruang formal seperti kelas, itu sudah masuk wilayah krisis adab," ujarnya.

Menurut Panji, ruang kelas merupakan tempat yang tetap menuntut adanya penghormatan terhadap guru. Karena itu, tindakan yang bersifat merendahkan tidak dapat dibenarkan meski dibungkus candaan.

Kedekatan Tetap Harus Berbatas

Ia menegaskan hubungan guru dan siswa memang bisa dibangun secara hangat. Namun, kedekatan tersebut harus tetap berada dalam koridor etika.

"Komunikasi itu bisa akrab, tapi tetap beradab. Santai, tapi tidak kehilangan batas. Ukurannya sederhana: tidak merendahkan, tidak melecehkan, dan tidak menghilangkan rasa hormat," jelasnya.

Panji mengingatkan bahwa kedekatan tanpa batas justru dapat mengaburkan arah relasi pendidikan.

Advertisement

Artikel Terkait

Bukan Sekadar Dinasihati, Psikolog Ungkap Remaja Perlu Orang Tua dan Guru yang Mau Mendengarkan

Bukan Sekadar Dinasihati, Psikolog Ungkap Remaja Perlu Orang Tua dan Guru yang Mau Mendengarkan

Psikolog mengingatkan remaja lebih membutuhkan pendamping yang mau mendengar daripada sekadar nasihat dari orang tua dan guru.

Disdikbud Singkawang Perketat Penggunaan Ponsel di Sekolah, Ortu dan Guru Diminta Ikut Mendukung

Disdikbud Singkawang Perketat Penggunaan Ponsel di Sekolah, Ortu dan Guru Diminta Ikut Mendukung

Disdikbud Singkawang memperketat penggunaan ponsel di sekolah untuk meningkatkan konsentrasi belajar dan melindungi siswa dari risiko ruang

DPR Minta Pemerintah Petakan Guru Bergaji di Bawah UMK, Jadi Dasar Kebijakan Kesejahteraan

DPR Minta Pemerintah Petakan Guru Bergaji di Bawah UMK, Jadi Dasar Kebijakan Kesejahteraan

Komisi X DPR meminta pemerintah memetakan guru bergaji di bawah standar agar kebijakan peningkatan kesejahteraan lebih tepat sasaran.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer