Kabut Asap dan Jalan Licin Mengintai, Astra Motor Kalbar Ingatkan Pengendara Lebih Waspada

PONTIANAK POST - Peralihan musim yang terjadi di Kalimantan Barat menjadi perhatian bagi pengguna jalan. Setelah menghadapi kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), masyarakat juga perlu mewaspadai potensi hujan dengan intensitas tinggi yang dapat menyebabkan jalan licin dan meningkatkan risiko kecelakaan.
Menghadapi kondisi tersebut, Astra Motor Kalimantan Barat mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, terutama bagi orang tua yang membawa anak menggunakan sepeda motor.
Edukasi keselamatan berkendara tersebut disampaikan melalui kolaborasi dengan RRI Pontianak. Instruktur Safety Riding Astra Motor Kalbar, Febri Andrian memberikan sejumlah panduan berkendara aman, khususnya saat kondisi jarak pandang terbatas akibat kabut asap serta permukaan jalan yang licin akibat hujan.
Febri mengatakan, keselamatan anak sebagai penumpang harus menjadi perhatian utama bagi orang tua. Anak merupakan kelompok rentan saat berada di jalan raya sehingga membutuhkan perlindungan ekstra selama perjalanan.
Ia mengimbau orang tua memastikan anak menggunakan helm berstandar SNI dengan ukuran yang sesuai serta mengenakan masker untuk mengurangi paparan asap dan polusi udara.
Selain itu, posisi duduk anak juga harus diperhatikan. Anak disarankan duduk di jok belakang dengan posisi aman, memegang pengendara dengan erat, dan memastikan kaki berada pada pijakan kaki.
Pengendara juga diingatkan tidak membonceng anak di bagian depan karena dapat mengganggu kendali kendaraan serta membuat anak lebih rentan terkena paparan langsung kabut asap.
Saat menghadapi kondisi jalan licin, pengendara diminta mengurangi kecepatan dan menghindari pengereman secara mendadak. Penggunaan rem secara halus dan menjaga jarak aman dengan kendaraan lain menjadi langkah penting untuk mencegah kecelakaan.
Selain itu, pengendara perlu memastikan kondisi kendaraan tetap prima, terutama komponen ban. Kondisi alur ban yang masih baik dapat membantu mengurangi risiko kendaraan tergelincir saat melintasi jalan basah.
Pengendara juga disarankan menyalakan lampu utama agar kendaraan lebih mudah terlihat oleh pengguna jalan lain, terutama saat kabut asap menyebabkan jarak pandang terbatas.



