DPRD Pontianak Dorong Warkop dan Kafe Bertahan, Pekerja Diminta Dapat Perlindungan

PONTIANAK POST - Komisi IV DPRD Kota Pontianak, Emiliana TB menegaskan, pentingnya menjaga keberlangsungan iklim usaha warung kopi (warkop) dan kafe di Kota Pontianak. Hal tersebut disampaikannya usai mengikuti rapat bersama dengan perwakilan pelaku usaha warkop, belum lama ini.
Menurut Emiliana, keberadaan warkop dan kafe tidak hanya menjadi bagian dari aktivitas masyarakat, tetapi juga turut menopang perputaran dan pertumbuhan ekonomi di Kota Pontianak.
“Yang paling penting iklim usaha warkop dan kafe di Pontianak harus terus berjalan. Karena usaha ini juga ikut menopang perekonomian daerah, termasuk membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” ujar Emiliana, Selasa (22/9).
Baca Juga: Kemenkum Kalbar Tegaskan Kafe, Hotel, dan Warkop Wajib Bayar Royalti Musik, Ini Aturannya
Selain keberlangsungan usaha, Emiliana juga menekankan pentingnya perhatian pelaku usaha terhadap kesejahteraan dan perlindungan para pekerjanya. Ia mendorong agar para pengusaha warkop dan kafe mendaftarkan karyawannya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
“Para pekerja juga harus mendapatkan rasa aman dalam bekerja. Salah satunya dengan didaftarkan dalam BPJS Ketenagakerjaan, sehingga ketika terjadi risiko dalam pekerjaan, mereka memiliki perlindungan,” katanya.
Emiliana juga berharap kesejahteraan pekerja di sektor usaha warkop dan kafe terus mengalami peningkatan. Menurutnya, keberlangsungan usaha harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan tenaga kerja. Dalam penyerapan tenaga kerja, pelaku usaha juga dimintanya untuk memprioritaskan warga Pontianak sesuai dengan keahliannya.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha warkop dan kafe mesti berjalan dengan baik. Sebab, tak ditutupi, masih ditemukan usaha-usaha yang justru tidak bertahan begitu lama. Setelah satu dua tahun kata dia, justru tutup. Hal-hal seperti ini tidak diinginkannya. Kenapa usaha justru tutup dan berganti nama dan pergantian ownernya, sudah jelas akibat ketidakmampuan pelaku usaha dalam memanajemen usahanya.
Oleh sebab itu marketing serta kualitas produk yang dihasilkan oleh pelaku usaha juga jangan sembarangan. Sebab selain mau menikmati tempat yang bagus di lokasi usaha warkop dan kafe, konsumen juga mau menikmati rasa.
“Ini semua harus dipadukan. Dengan harapan usaha-usaha ini dapat berlangsung lama dan temurun,” tutupnya.(iza)



