Jamuan Malam APTIK 2026 Pererat Kebersamaan dan Dorong Transformasi Perguruan Tinggi

PONTIANAK POST - Suasana akrab dan penuh kebersamaan mewarnai jamuan makan malam peserta Hari Studi Asosiasi Perguruan Tinggi Katolik (APTIK) 2026 di Function Hall Gedung Fransiskus Assisi, Universitas Widya Dharma Pontianak (UWDP), Jumat (23/10).
Para rektor dan pimpinan perguruan tinggi Katolik dari berbagai daerah di Indonesia berkumpul untuk mempererat silaturahmi sekaligus bertukar pengalaman mengenai pengembangan pendidikan tinggi.
Para peserta menikmati hidangan makan malam sembari menyaksikan penampilan musik tradisional di atas panggung.
Baca Juga: Uti Rusdian Kembali Pimpin STIKes Yarsi, Disiapkan Kawal Transformasi Jadi Universitas
Rektor UWDP Pontianak, M. Hadi Santoso, mengatakan jamuan makan malam sengaja dikemas dalam suasana santai agar para peserta merasa nyaman selama mengikuti kegiatan di Pontianak.
Menurutnya, interaksi informal dapat menjadi ruang yang produktif untuk melahirkan gagasan dan memperkuat hubungan antarkampus.
“Kami ingin para peserta merasa seperti di rumah sendiri. Diskusi tidak harus selalu kaku di ruang seminar. Sambil makan malam, sambil menikmati musik, ide-ide besar tentang masa depan perguruan tinggi Katolik juga bisa lahir,” ujarnya.
Hadi menilai, pertemuan APTIK memiliki arti penting bagi UWDP karena membuka kesempatan untuk belajar dari pengalaman berbagai perguruan tinggi Katolik di Indonesia.
Melalui pertemuan tersebut, setiap institusi dapat saling bertukar pengetahuan dan memperkaya perspektif dalam menghadapi perkembangan dunia pendidikan.
"Bagi UWDP, menjadi tuan rumah kegiatan ini merupakan kesempatan untuk mempererat hubungan dengan sesama perguruan tinggi Katolik sekaligus memperkenalkan lingkungan kampus kepada para peserta, " ungkap Hadi
Ia berharap, kebersamaan yang terbangun selama kegiatan tidak hanya mempererat hubungan personal, tetapi juga mendorong kerja sama antarkampus dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi.

